Tarif Mahal Jadi Pemicu Utama Masyarakat Enggan Tes Swab

Kamis, 08 Oktober 2020 - 10:01 WIB
loading...
A A A
Dimas mengatakan, saat ini jumlah kasus Covid-19 di Indonesia belum membaik. Sementara, untuk mendeteksi keterjangkitan virus Covid-19 ini diperlukan tes swab. Tapi persoalannya, tarif yang diberlakukan masih cukup tinggi sementara kondisi ekonomi saat ini juga tidak memungkinkan warga untuk mengeluarkan uang sebesar itu.

“Harga tes swab perlu diturunkan, agar dapat menjangkau masyarakat. Terlebih banyak masyarakat kelas bawah yang membutuhkannya,” ujar Dimas.

Dalam hasil jajak pendapat juga tergambar, satu-satunya persoalan yang membuat masyarakat enggan untuk mengikuti tes swab adalah karena harga yang tidak terjangkau.

Hal ini jugalah yang membuat kasus Covid di Indonesia belum menunjukkan tanda-tanda penurunan. “Bukannya saya takut ikut tes swab, tapi kalau ada yang gratis atau terjangkau saya pasti ikut. Yang sekarang saya prioritaskan adalah kebutuhan pokok dulu intinya,” ujar Indri, salah satu responden asal Depok.

Adanya keputusan standardisasi tarif tes swab oleh pemerintah tentunya membuat masyarakat lega. Meskipun masyarakat tetap mengharapkan adanya tarif yang lebih terjangkau dan bahkan tes gratis, khususnya bagi warga yang kurang mampu
“Harusnya bagi warga yang kurang mampu digratiskan saja biayanya untuk tes swab ini. Pemerintah harus mengusahakan dong, bagaimanapun caranya,” ujar Yohana, responden asal Jakarta
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hasil Survei, Kejagung...
Hasil Survei, Kejagung Jadi Lembaga Hukum Paling Dipercaya Anak Muda
Survei Membuktikan 70,77%...
Survei Membuktikan 70,77% Publik Puas dengan Kepemimpinan Prabowo
Mayoritas Publik Tolak...
Mayoritas Publik Tolak Wacana Pelengseran, Stabilitas Jadi Pertimbangan Utama
Survei Indikator: Beragam...
Survei Indikator: Beragam Program Pemerintah Sukses Kawal Mudik 2026
BSKDN Kemendagri Terapkan...
BSKDN Kemendagri Terapkan Rasch Model untuk Memperkuat Kualitas Kebijakan
Sjafrie Sjamsoeddin...
Sjafrie Sjamsoeddin Dinilai Berpotensi Jadi Matahari Baru di Pilpres 2029
Survei Nasional: 83,7...
Survei Nasional: 83,7 Persen Publik Puas Kinerja Pertamina
Gebrakan Pelindo Diapresiasi,...
Gebrakan Pelindo Diapresiasi, Hasil Survei: 85% Lebih Pelanggan Puas
Mengejutkan! Konsumen...
Mengejutkan! Konsumen Usia 55 Tahun ke Atas Tertinggi Adopsi AI
Rekomendasi
Siap Uji Nyali? Ini...
Siap Uji Nyali? Ini Deretan Rekomendasi Microdrama Horor di V+Short
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Berita Terkini
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim, KPK: Ada Uang Rp500 Juta untuk Jaga Hubungan Baik
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Geledah Kantor Wika,...
Geledah Kantor Wika, Kortas Tipikor Polri Sita Dokumen hingga Barbuk Elektronik
Ajukan JC di Kasus Korupsi...
Ajukan JC di Kasus Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 26 Nama di BAP
Infografis
PPN Naik Jadi 12%, Masyarakat...
PPN Naik Jadi 12%, Masyarakat Beralih ke Frugal Living
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved