Relawan Komduk Penanganan Corona Ala Menhan Prabowo Dikritik

Rabu, 06 Mei 2020 - 04:07 WIB
loading...
Relawan Komduk Penanganan...
Menhan, Prabowo Subianto kemarin melepas sekira 293 relawan yang tergabung dalam Komduk Pertahanan Negara Bidang Kesehatan untuk ikut menangani wabah COVID-19 atau Corona. Foto/SINDOphoto
A A A
JAKARTA - Menteri Pertahanan (Menhan), Prabowo Subianto kemarin melepas sekira 293 relawan yang tergabung dalam Komponen Pendukung (Komduk) Pertahanan Negara Bidang Kesehatan untuk ikut menangani wabah COVID-19 atau Corona. Prosesi pelepasan Komduk disampaikan oleh Juru Bicara Menhan, Dahnil Anzar Simanjuntak yang mana Prabowo menyampaikan terima kasih atas kesukarelawanan dan semangat bela negara yang ditunjukkan para Relawan Komduk yang akan ditugaskan di RS Dr Suyoto Pusrehab Kemhan tersebut.

Cara Prabowo melepas relawan Komduk dikritik Pengamat Institute for Scurity and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi. Ia menjelaskan istilah relawan Komduk.

"Komduk atau Komponen Pendukung adalah sumber daya nasional yang dapat digunakan untuk meningkatkan kekuatan dan kemampuan komponen utama dan komponen cadangan," ujar Fahmi kepada wartawan, Selasa (5/5/2020).

Menurut Fahmi, komponen utama Komduk itu diatur melalui UU Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara. UU itu di antaranya mengatur bagaimana pengelolaan dan penggunaan Komduk.

"Komduk itu bukan relawan. Dia komponen pertahanan negara yang digunakan melalui mobilisasi sebagai komponen cadangan dalam menghadapi ancaman faktual. UU PSDN menyebut, wabah penyakit adalah salah satu bentuk ancaman nonmiliter/hibrida," tutur dia.

Kata Fahmi, lantas bagaimana ceritanya ini Kemhan malah menggerakan mereka dengan skema volunteering alias kerelawanan? Baginya, relawan ya relawan, Komduk ya Komduk. Jangan dicampuraduk. "Ini bukan soal gaya-gayaan, negara punya konsekuensi dan tanggung jawab berbeda terhadap kedua instrumen ini," ucapnya.

Di sisi lain, lanjut Fahmi, apakah Kemhan pernah berhitung berapa banyak yang perlu disiapkan untuk percepatan penanganan COVID-19 ini? Lalu bagaimana mekanisme seleksinya hingga terpilih 293 relawan dari 2.068 pendaftar. "Apa memang kuotanya segitu? Ah... Macam sulap aja," ketus dia.

Fahmi menganggap, sepertinya Kemhan ini lupa bahwa mereka sebenarnya juga punya Resimen Mahasiswa. Menurutnya, status Resimen Mahasiswa sudah Komduk dan sudah dilatih pula. Selain itu, apakah mengetahui, ada berapa personel Menwa yang berasal dari Fakultas Kedokteran, Keperawatan, Kebidanan, Kesehatan Masyarakat dan program-program studi kesehatan lainnya di seluruh Indonesia?

"Enggak usah repot ngitung, datanya tinggal minta ke Kemdikbud. Saya yakin, jauh lebih besar dari angka 293 relawan itu. Mereka tinggal divalidasi datanya, dimobilisasi, didistribusikan ke seluruh penjuru Tanah Air. Belum lagi unsur Komduk lainnya. Banyak kalau mau pakai," pungkasnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Canda Prabowo ke HIPMI:...
Canda Prabowo ke HIPMI: Pengusaha Indonesia Banyak Dosanya
Setujui Usulan Tambahan...
Setujui Usulan Tambahan Anggaran Kemhan Rp195 Triliun, Komisi I Bakal Diteruskan ke Banggar
Presiden Prabowo Terima...
Presiden Prabowo Terima 8 Duta Besar Negara Sahabat di Istana Merdeka
Prabowo Resmi Lantik...
Prabowo Resmi Lantik Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh
Prabowo Resmi Lantik...
Prabowo Resmi Lantik Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, Agustina dan Trenggono Wakil
Alasan Said Iqbal Bersedia...
Alasan Said Iqbal Bersedia Dilantik Prabowo Jadi Penasihat Khusus Presiden
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Setelah Chatib Basri,...
Setelah Chatib Basri, Menkes Merapat ke Istana Temui Prabowo
Rekomendasi
Ramai Kasus Perebutan...
Ramai Kasus Perebutan Hak Asuh Anak, Begini Aturan Hadhanah dalam Islam
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Berita Terkini
Modernisasi Kapal Induk...
Modernisasi Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Penting untuk Perpanjang Usia Pakai
KPK Periksa Bupati Muara...
KPK Periksa Bupati Muara Enim Edison setelah OTT ASN BPK
Kader Muhammadiyah Uji...
Kader Muhammadiyah Uji Penetapan Awal Bulan Hijriah oleh Menag ke MK
Roy Suryo Pertanyakan...
Roy Suryo Pertanyakan Legal Standing Ade Darmawan di Kasus Ijazah Jokowi
64 PSE Sudah Lapor ke...
64 PSE Sudah Lapor ke Komdigi, Nurul Arifin Berharap Angkanya Terus Meningkat
Harumkan Nama Bangsa,...
Harumkan Nama Bangsa, Kolonel Cpn Jimmy Sirait Raih Gelar Master di US Army War College
Infografis
8 Agenda Prioritas Presiden...
8 Agenda Prioritas Presiden Prabowo Subianto di 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved