Peringati HUT ke-75, TNI Diminta Tingkatkan Kemampuan Hadapi Ancaman CBRN

Minggu, 04 Oktober 2020 - 12:23 WIB
loading...
Peringati HUT ke-75,...
Pengamat militer dan intelijen Susaningtyas Kertopati meminta TNI meningkatkan kemampuannya dalam menghadapi ancaman hibrida. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Jelang peringatan HUT ke-75 Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang jatuh pada Senin, 5 Oktober 2020, besok. TNI diminta untuk terus meningkatkan kemampuannya guna menghadapi berbagai ancaman dan tantangan yang semakin kompleks.

Pengamat militer dan intelijen Susaningtyas Kertopati menilai, HUT TNI tahun ini terbilang cukup unik karena kondisi negara yang masih berjuang menghadapi pandemi Covid-19. Menurut Nuning, sapaan akrab Susaningtyas Kertopati, sejak Maret tahun ini TNI bersama kementerian dan instansi pemerintah yang lain serta seluruh komponen bangsa bahu membahu menangani korban yang terinfeksi sekaligus berusaha memutus rantai penularan.

”TNI dituntut mampu merespons bencana non alam ini secara terukur dan sistematis. Pengalaman TNI selama beberapa tahun terakhir menghadapi bencana alam kini diproyeksikan menghadapi bencana non alam,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews, Minggu (4/10/2020). (Baca juga: Peringati HUT ke 75 TNI, Kopassus Bersama PMI Gelar Donor Darah)

Menurut Nuning, Operasi Militer Selain Perang (OMSP) menghadapi bencana non alam menghadapi pandemi Covid-19 merupakan pelajaran berharga untuk mengantisipasi terulangnya kembali pandemi. Dari Perspektif Sistem Pertahanan Negara, maka OMSP menghadapi pandemi Covid-19 juga dapat diterapkan menghadapi ancaman senjata biologis. ”Dengan parameter dan indikator yang sama, maka kemampuan TNI menghadapi ancaman senjata biologis pada gilirannya juga bisa diimplementasikan untuk menghadapi Senjata Pemusnah Massal (Weapon of Mass Destruction) lainnya,” ucapnya. (Baca juga: Jelang HUT TNI ke-75, Kodim 1422 Maros Tabur Bunga di TMP Maccopa)

Mantan anggota Komisi I DPR ini menyebut, ancaman senjata nuklir, senjata kimia dan senjata radiasi juga memiliki skala tinggi untuk dideteksi dan ditangkal. Melalui peringatan HUT TNI ke-75 ini, sambung Nuning, TNI diharapkan segera meningkatkan kemampuan dan persenjataannya untuk menghadapi ancaman CBRN (Chemical, Biology, Radiation and Nuclear). (Baca juga: HUT TNI, Pangdam IV-Kapolda Jateng Ziarah Makam Soeharto di Astana Giribangun)

Wabah Covid-19 merupakan ancaman nirmiliter. Ancaman nirmiliter berbeda dengan ancaman militer dan ancaman nonmiliter. Ketiganya kini dikenal sebagai ancaman hybrida dan telah merubah perspektif ancaman di masa mendatang. ”Senjata biologi dan pertahanan negara antisenjata biologi merupakan ilmu pengetahuan yang harus dikuasai TNI. Melihat semakin luasnya ancaman, dalam kurun waktu ke depan TNI membutuhkan peningkatan kualitas SDM nya sebagai bagian modernisasi Alutsista sehingga dibutuhkan kemampuan manajemen tempur dan diplomasi militer yang handal,” paparnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rekam Jejak Komjen Karyoto,...
Rekam Jejak Komjen Karyoto, dari Pemberantasan Korupsi hingga Jaga Stabilitas Keamanan Nasional
Telkomsat Gandeng UNIVITY...
Telkomsat Gandeng UNIVITY Perkuat Pemantauan Keamanan Nasional
Modernisasi Kapal Induk...
Modernisasi Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Penting untuk Perpanjang Usia Pakai
Prabowo Dinilai Mampu...
Prabowo Dinilai Mampu Jaga Keamanan RI Hadapi Dinamika Geopolitik Global
Seskab Teddy: Langit...
Seskab Teddy: Langit Indonesia Harus Aman, Kedaulatan Tidak Bisa Ditawar
Presiden Prabowo Tegaskan...
Presiden Prabowo Tegaskan Pertahanan Kunci Stabilitas Negara
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
Korea Utara Menguji...
Korea Utara Menguji Kapal Perusak Choe Hyon Baru
Rekomendasi
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
Lokasi PFII Belum Final,...
Lokasi PFII Belum Final, Purbaya: Nanti yang Nentuin Menteri Keuangan
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
Berita Terkini
Abdullah Alkatiri Yakin...
Abdullah Alkatiri Yakin JPU Tidak Bakal Mendakwa Ulang Dokter Tifa
Momen Keakraban Cak...
Momen Keakraban Cak Imin, Dasco, dan Angela Tanoesoedibjo di Harlah ke-28 PKB
Hadiri Harlah ke-28...
Hadiri Harlah ke-28 PKB, Partai Perindo Ajak Kolaborasi Bangun Ekonomi Kerakyatan
Prabowo Singgung Londo...
Prabowo Singgung Londo Ireng: Sekarang Pakai Baju Wartawan, Pengamat, hingga LSM
Dokter Tifa Sudah Siapkan...
Dokter Tifa Sudah Siapkan 2.000 Pertanyaan untuk Jokowi jika Sidang Berlanjut
Perjalanan Rapat Istana...
Perjalanan Rapat Istana Sempat Tertunda, Mentan Amran Turun Tangan Selamatkan Korban Kecelakaan
Infografis
Logo HUT ke-80 RI, Ini...
Logo HUT ke-80 RI, Ini Penjelasan Angka 80 Warna Merah-Putih dengan Garis Infinity
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved