DPR Berharap Uji Klinis Alat Deteksi COVID-19 Buatan UGM Rampung
Sabtu, 03 Oktober 2020 - 14:11 WIB
loading...
Anggota Komisi IX DPR, Muchamad Nabil Haroen berharap alat pendeteksi virus corona hasil inovasi peneliti UGM bernama GeNose segera rampung proses uji klinisnya. FOTO/IST
A
A
A
JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR , Muchamad Nabil Haroen berharap alat pendeteksi virus corona hasil inovasi peneliti Universitas Gadjah Mada (UGM) bernama GeNose segera rampung proses uji klinisnya.
GeNose merupakan alat pendeteksi COVID-19 dengan metode pengambilan sampel lewat embusan napas. Alat ini mendeteksi volatile organic compound (VOC) yang terbentuk karena adanya infeksi virus corona yang keluar bersama napas seseorang.
"Harapan kita uji klinisnya segera selesai dan bisa digunakan masyarakat. Untuk alat deteksi COVID-19 ini bisa jauh lebih murah dan lebih nyaman karena pakai embusan napas, tidak dicolok-colok," kata Nabil dalam diskusi virtual Polemik MNC Trijaya bertajuk "Sinergi Mencari Obat COVID", Sabtu (3/10/2020). (Baca juga: Alat Deteksi COVID-19 Buatan UGM Bisa Bantu Pemulihan Ekonomi Indonesia di Masa Pandemi )
Dikutip dari laman ugm.ac.id, GeNose telah melalui uji profiling dengan menggunakan 600 sampel data valid di Rumah Sakit Bhayangkara dan Rumah Sakit Lapangan Khusus COVID-19 Bambanglipuro di Yogyakarta hasilnya menunjukkan tingkat akurasi tinggi, yaitu 97%.
Setelah melalui uji klinis tahap pertama, saat ini GeNose tengah memasuki uji klinis tahap kedua. Alat ini memiliki kemampuan mendeteksi virus corona kurang dari dua menit. (Baca juga: UGM Ciptakan GeNose, Alat Deteksi COVID-19 Kurang dari 2 Menit )
GeNose merupakan alat pendeteksi COVID-19 dengan metode pengambilan sampel lewat embusan napas. Alat ini mendeteksi volatile organic compound (VOC) yang terbentuk karena adanya infeksi virus corona yang keluar bersama napas seseorang.
"Harapan kita uji klinisnya segera selesai dan bisa digunakan masyarakat. Untuk alat deteksi COVID-19 ini bisa jauh lebih murah dan lebih nyaman karena pakai embusan napas, tidak dicolok-colok," kata Nabil dalam diskusi virtual Polemik MNC Trijaya bertajuk "Sinergi Mencari Obat COVID", Sabtu (3/10/2020). (Baca juga: Alat Deteksi COVID-19 Buatan UGM Bisa Bantu Pemulihan Ekonomi Indonesia di Masa Pandemi )
Dikutip dari laman ugm.ac.id, GeNose telah melalui uji profiling dengan menggunakan 600 sampel data valid di Rumah Sakit Bhayangkara dan Rumah Sakit Lapangan Khusus COVID-19 Bambanglipuro di Yogyakarta hasilnya menunjukkan tingkat akurasi tinggi, yaitu 97%.
Setelah melalui uji klinis tahap pertama, saat ini GeNose tengah memasuki uji klinis tahap kedua. Alat ini memiliki kemampuan mendeteksi virus corona kurang dari dua menit. (Baca juga: UGM Ciptakan GeNose, Alat Deteksi COVID-19 Kurang dari 2 Menit )
(abd)
Lihat Juga :