Respons Moeldoko-Gatot, Pengamat: Tak Masalah Purnawirawan Berpolitik

Sabtu, 03 Oktober 2020 - 10:55 WIB
loading...
Respons Moeldoko-Gatot,...
Pernyataan KSP Jenderal TNI (Purn) Moeldoko yang mengingatkan purnawirawan memegang teguh prinsip, dinilai ditujukkan kepada Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pernyataan Kepala Staf Presiden (KSP) Jenderal TNI (Purn) Moeldoko yang mengingatkan purnawirawan agar memegang teguh prinsip, dinilai ditujukkan kepada Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo.

(Baca juga: Moeldoko Ingatkan Purnawirawan agar Pegang Teguh Prinsip)

"Saya kira merespons beberapa Purnawirawan TNI yang terjun di gerakan politik, terutama yang mutakhir soal gerakan politik KAMI yang dimotori mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo," kata Pengamat Politik dan Direktur IndoStrategi Research and Consulting, Arif Nurul Imam kepada SINDOnews, Sabtu (3/10/2020).

(Baca juga: Din Syamsuddin ke Moeldoko: KAMI Bukan Orang-orang Pengecut)

Arif berpendapat, soal politik yang ada kepentingan tentu tidak ada gerakan politik yang bebas kepentingan. "Hanya masalahnya, kepentingan apa yang menjadi konsentrasi dari gerakan politiknya?" ujarnya.

Kemudian, dia menanyakan apakah masih dalam koridor dalam membangun bangsa, menjaga NKRI atau sebaliknya. "Kalau berpolitik untuk kepentingan yang konstruktif bagi kemajuan bangsa, sah-sah saja bagi siapa pun, termasuk purnawirawan. Sebaliknya, jika berpolitik untuk kepentingan sempit dan sesaat maka itu wajib dicegah," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Moeldoko menuturkan, sebagai seorang purnawirawan, dirinya selalu saling mengingatkan agar mantan prajurit selalu berpegang teguh pada prinsip. Namun, ketika itu berkaitan dengan urusan politik, ia pun tidak bisa melarang. Pasalnya kata dia, otoritas kembali pada diri masing-masing.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ryamizard Ryacudu di...
Ryamizard Ryacudu di Mata Gatot Nurmantyo dan Hadi Tjahjanto
Ubedilah Badrun Prediksi...
Ubedilah Badrun Prediksi PDIP Jadi Oposisi Total 1,5 Tahun sebelum Pemilu 2029
Ubedilah Badrun dkk...
Ubedilah Badrun dkk Dirikan Barisan Oposisi Indonesia, Ini Tujuannya
Apresiasi Prabowo Bertemu...
Apresiasi Prabowo Bertemu Tokoh-tokoh Oposisi, Boni Hargens Bandingkan di Era SBY
Pertemuan Prabowo dengan...
Pertemuan Prabowo dengan Tokoh Kritis Bisa Jadi Anugerah atau Musibah
Respons Tokoh Oposisi...
Respons Tokoh Oposisi Soal Pergantian Kapolri, Habiburokhman: Salah Kaprah
Jaksa Turki Tuntut Hukuman...
Jaksa Turki Tuntut Hukuman 2.430 Tahun Penjara untuk Wali Kota Istanbul Ekrem Imamoglu
Masih Tinggal di Persembunyian,...
Masih Tinggal di Persembunyian, Machado Terkejut Raih Hadiah Nobel Perdamaian
Profil Maria Corina...
Profil Maria Corina Machado, Wanita Pemberani Venezuela Peraih Hadiah Nobel Perdamaian
Rekomendasi
Bagikan Pangan Gratis...
Bagikan Pangan Gratis dan Gelar Senam Sehat, MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Angkat Program Food Rescue untuk Warga Duri Kepa
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
AirNav Gandeng AdMedika...
AirNav Gandeng AdMedika Permudah Akses Layanan Kesehatan Karyawan
Berita Terkini
Kepala BGN Nanik Deyang...
Kepala BGN Nanik Deyang Pastikan Anak Orang Kaya Tak Akan Dapat MBG Lagi
KPK: Bupati Muara Enim...
KPK: Bupati Muara Enim Suap ASN BPK demi Pertahankan Opini WTP
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari PAD
Duit Rp200 Juta hingga...
Duit Rp200 Juta hingga Mobil Disita KPK dalam OTT BPK
ADIGSI dan Crest Kerja...
ADIGSI dan Crest Kerja Sama Pengembangan Keamanan Siber Nasional
Bertemu Prabowo, JK...
Bertemu Prabowo, JK Siap Partisipasi Bangun Energi Hijau
Infografis
5 Tips Packing Mudik...
5 Tips Packing Mudik Agar Koper Tak Kelebihan Muatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved