Hukuman Anas Dipangkas, Politikus Gerindra Ajak Hormati Putusan MA

Kamis, 01 Oktober 2020 - 14:21 WIB
loading...
Hukuman Anas Dipangkas,...
Putusan PK MA yang diajukan mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum yang memangkas hukuman dari 14 tahun menjadi 8 tahun disorot banyak pihak. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Putusan Peninjauan Kembali (PK) Mahkamah Agung (MA) yang diajukan mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum yang memangkas masa hukuman dari 14 tahun menjadi 8 tahun disorot oleh banyak pihak.

Bahkan, tak sedikit yang menilai MA melemahkan pemberantasan korupsi. (Baca juga: MA Beri Bonus Anas Urbaningrum, Hukuman Dipotong Jadi 8 Tahun)

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menjelaskan, dalam sistem peradilan Indonesia itu memang berakhir di tingkat PK, dan MA sudah melakukan penelaahan kembali dengan melihat bukti-bukti yang ada.

(Baca juga: Ini Syarat-syarat Sembuh dan Selesai Isolasi Covid-19)

"Tentunya kita lihat bahwa majelis yang sudah ditunjuk di Mahkamah Agung untuk menangani ini kan sudah melakukan persidangan dan menelaah kembali bukti-bukti yang ada," kata Dasco kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (1/10/2020).

Karena itu, anggota Komisi III DPR ini enggan mengintervensi putusan MA itu dengan pernyataannya. Dia pun mengajak semua pihak untuk menghormati keputusan yang telah dibuat oleh MA tersebut.

"Saya tidak mau mengintervensi apa namanya dengan statement saya tapi marilah kita sama-sama hormati putusan hukum memang yang sudah dibuat dan bersifat final dan mengikat," imbaunya.

Adapun anggapan bahwa MA melemahkan pemberantasan korupsi, Dasco mengungkap bahwa banyak PK yang diajukan oleh terpidana korupsi. MA memutuskan ada yang dikabulkan dan banyak yang tidak dikabulkan MA. Jadi, keputusan MA pun tergantung pada penilaian hakim yang menyidangkan dan memeriksa berkas perkara.

"Nah, jadi kalau mau dia imbang, itu banyak juga yang tidak dikabulkan. Jadi inilah sistem hukum yang ada dan marilah kita sama-sama hormati," tandas Ketua Harian DPP Partai Gerindra ini.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Dasco Pimpin Safari DPR ke Parpol Nonparlemen Minta Masukan RUU Pemilu
Di Hadapan Mahasiswa,...
Di Hadapan Mahasiswa, Dasco Telepon Nanik dan Bahlil
Dasco Ungkap Pimpinan...
Dasco Ungkap Pimpinan DPR akan Temui Mahasiswa Besok
DPR Tunggu Hasil Pembahasan...
DPR Tunggu Hasil Pembahasan Tim Perumus Buruh dan Apindo untuk RUU Ciptaker
Dasco Sebut Satgas Mulai...
Dasco Sebut Satgas Mulai Gelar Rapat Antisipasi Gelombang PHK Pekan Depan
Kantor BGN Digeledah...
Kantor BGN Digeledah Kejagung setelah Dadan Dicopot, Dasco: Kita Serahkan kepada Aparat
Dasco: InsyaAllah Pemadaman...
Dasco: InsyaAllah Pemadaman Listrik Tak Terjadi Lagi Pekan Ini
Dasco Terima Audiensi...
Dasco Terima Audiensi Massa Mahasiswa di Gedung DPR
Orang Kaya Diminta Lepas...
Orang Kaya Diminta Lepas Dolar, Dasco Sebut Rupiah Menguat Minggu Depan
Rekomendasi
Bongkar: Debi Ceper...
Bongkar: Debi Ceper Beberkan Alasan Tetap Bertahan di Dunia Hiburan
Kontroversi Jeda Hidrasi...
Kontroversi Jeda Hidrasi di Piala Dunia 2026, Klopp Punya Pendapat Sendiri
Daftar 10 Tim Lolos...
Daftar 10 Tim Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Berita Terkini
KPK Periksa Eks Sekjen...
KPK Periksa Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono sebagai Tersangka Kasus Gratifikasi
Menkes Kaji Insentif...
Menkes Kaji Insentif untuk Dokter Umum dan Gigi di Daerah Tertinggal
Libatkan Publik Pilih...
Libatkan Publik Pilih Logo HUT ke-81 RI, Mensesneg: Simbol Kebangsaan Milik Bersama
Boni Hargens Sebut Presisi...
Boni Hargens Sebut Presisi Jadi Fondasi Transformasi Menyeluruh di Tubuh Polri
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Didakwa Terima Suap Uang dan Rumah, Total Rp4,8 M
Menkes Ungkap Ada Gap...
Menkes Ungkap Ada Gap Tinggi Penghasilan Dokter Spesialis: di Bone Rp3 Juta, di Mahakam Ulu Rp80 Juta
Infografis
Keras! 5 Negara Ini...
Keras! 5 Negara Ini Terapkan Hukuman Mati untuk Koruptor
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved