Ada Agenda Besar yang Disiapkan Amien dan Hanafi Rais
Selasa, 05 Mei 2020 - 15:56 WIB
loading...
A
A
A
Di sisi lain, lanjut Pangi, dalam politik setiap keputusan tentu saja berisiko, namun Hanafi berani mengambil jalan tersebut. Ini juga disinyalir karena Hanafi melihat ada momentum yang lebih besar yang bakal dipersiapkan Hanafi Rais dan Amien Rais untuk persiapan partai baru.
"Karena pertaruhan Hanafi Rais dari konflik pasca-kongres tidak main-main yang beliau korbankan, mundur dari keanggotaan dan kader PAN, ini kan keputusan yang tidak main-main, ada agenda besar saya pikir yang sedang mereka siapkan," ungkapnya. (Baca juga: Dua Anak Amien Rais Masuk Kepengurusan Dinilai Titik Awal Masalah di PAN ).
Selain itu, Pangi menyatakan, dalam politik, selalu bicara kekuasaan, dapat apa, bagaimana, siapa, dapat apa? Ini hal yang lumrah dalam politik. Sehingga, mundurnya Hanafi ini semua tidak bisa lepas dari gagalnya rekonsiliasi dan gagalnya kepengurusan sekarang membangun islah dengan pendiri PAN Amien Rais.
Dengan begitu, ungkap dia, bau amis perpecahan di internal PAN tak bisa disembunyikan, tetap menyeruak bau konflik tersebut. Sehingga, PAN sekarang berada di tepi jurang, jika tidak segera diselesaikan dan dibendung antara faksi Amien Rais dengan faksi Zulkifli Hasan. (Baca juga: Hanafi Rais Mungkin Akan Jadi Ketum Partai Baru yang Didirikan Amien Rais ).
"Kunci penyelamatan PAN agar tidak terbelah hanya ada pada dua tokoh sentral di atas. Padahal anak Pak Amien Rais sudah diberikan dan ditempatkan pada yang strategis di PAN pasca-kongres, namun mengapa Hanafi mundur? Ada apa? Saya berkeyakinan ini tidak bisa lepas dari agenda Pak Amien Rais," pungkasnya.
"Karena pertaruhan Hanafi Rais dari konflik pasca-kongres tidak main-main yang beliau korbankan, mundur dari keanggotaan dan kader PAN, ini kan keputusan yang tidak main-main, ada agenda besar saya pikir yang sedang mereka siapkan," ungkapnya. (Baca juga: Dua Anak Amien Rais Masuk Kepengurusan Dinilai Titik Awal Masalah di PAN ).
Selain itu, Pangi menyatakan, dalam politik, selalu bicara kekuasaan, dapat apa, bagaimana, siapa, dapat apa? Ini hal yang lumrah dalam politik. Sehingga, mundurnya Hanafi ini semua tidak bisa lepas dari gagalnya rekonsiliasi dan gagalnya kepengurusan sekarang membangun islah dengan pendiri PAN Amien Rais.
Dengan begitu, ungkap dia, bau amis perpecahan di internal PAN tak bisa disembunyikan, tetap menyeruak bau konflik tersebut. Sehingga, PAN sekarang berada di tepi jurang, jika tidak segera diselesaikan dan dibendung antara faksi Amien Rais dengan faksi Zulkifli Hasan. (Baca juga: Hanafi Rais Mungkin Akan Jadi Ketum Partai Baru yang Didirikan Amien Rais ).
"Kunci penyelamatan PAN agar tidak terbelah hanya ada pada dua tokoh sentral di atas. Padahal anak Pak Amien Rais sudah diberikan dan ditempatkan pada yang strategis di PAN pasca-kongres, namun mengapa Hanafi mundur? Ada apa? Saya berkeyakinan ini tidak bisa lepas dari agenda Pak Amien Rais," pungkasnya.
(zik)
Lihat Juga :