Acara KAMI Dihalangi Terus, Gatot Nurmantyo Makin Populer
Selasa, 29 September 2020 - 09:21 WIB
loading...
Gatot Nurmantyo. Foto/Dok SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Acara yang digelar Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) di berbagai daerah terus dihalangi oleh sekelompok orang. Hal ini justru membuat orang-orang yang ada di KAMI, termasuk Gatot Nurmantyo , makin populer.
Menurut pakar hukum tata negara Refly Harun, sangat mengherankan kalau deklarasi KAMI diadang di mana-mana. Menurutnya, kalau diadang begitu, justru menunjukkan bahwa negara, penguasa, atau siapa pun yang berseberangan dengan KAMI takut sendiri dan mengkhawatirkan kalau gerakan ini menjadi besar.
"Orang-orang yang ada di dalamnya (KAMI) menjadi populer. Ya sebagai contoh Gatot Nurmantyo justru memetik populerisme gara-gara diadang sana diadang sini dengan pernyataan yang kontroversial juga," kata Refly di akun YouTube Refly Harun, Selasa (29/9/2020).
(Baca juga: Dukung Gatot Nurmantyo, Netizen: Maju Terus Jenderal... ).
Refly berharap, peristiwa di Surabaya, Jawa Timur tidak terulang di daerah lain. "Sekadar deklarasi saja masak harus dilarang, apalagi misalnya deklarasi yang mengikuti protokol Covid-19 , dilakukan secara damai. Jadi kalau itu sudah ditempuh, tidak ada alasan untuk membubarkannya," ujar salah seorang deklarator KAMI ini seraya mengajak jangan kita saling menghalangi atau mengadang keinginan kita masing-masing untuk berkontribusi bagi negara ini.
Menurut pakar hukum tata negara Refly Harun, sangat mengherankan kalau deklarasi KAMI diadang di mana-mana. Menurutnya, kalau diadang begitu, justru menunjukkan bahwa negara, penguasa, atau siapa pun yang berseberangan dengan KAMI takut sendiri dan mengkhawatirkan kalau gerakan ini menjadi besar.
"Orang-orang yang ada di dalamnya (KAMI) menjadi populer. Ya sebagai contoh Gatot Nurmantyo justru memetik populerisme gara-gara diadang sana diadang sini dengan pernyataan yang kontroversial juga," kata Refly di akun YouTube Refly Harun, Selasa (29/9/2020).
(Baca juga: Dukung Gatot Nurmantyo, Netizen: Maju Terus Jenderal... ).
Refly berharap, peristiwa di Surabaya, Jawa Timur tidak terulang di daerah lain. "Sekadar deklarasi saja masak harus dilarang, apalagi misalnya deklarasi yang mengikuti protokol Covid-19 , dilakukan secara damai. Jadi kalau itu sudah ditempuh, tidak ada alasan untuk membubarkannya," ujar salah seorang deklarator KAMI ini seraya mengajak jangan kita saling menghalangi atau mengadang keinginan kita masing-masing untuk berkontribusi bagi negara ini.
Lihat Juga :