Pengamat: Parpol Tanpa Artis Bagaikan Sayur Enggak Pakai Garam
Senin, 28 September 2020 - 09:30 WIB
loading...
A
A
A
(Baca juga: Bertambah 3.874 Kasus, Berikut Sebaran Penambahan Covid-19 di 34 Provinsi)
Ujang menambahkan, dipilihnya artis menjadi pengurus inti parpol adalah sebuah kebutuhan. Yakni kebutuhan publisitas dan elektoral partai-partai tersebut.
"Parpol dan artis saling membutuhkan. Parpol buruh publisitas dan efek elektoral dari sang artis. Sedangkan artis butuh tantangan baru yaitu mendapat kekuasaan," ujar analis politik asal Universitas Al Azhar Indonesia ini menandaskan.
Ujang menambahkan, dipilihnya artis menjadi pengurus inti parpol adalah sebuah kebutuhan. Yakni kebutuhan publisitas dan elektoral partai-partai tersebut.
"Parpol dan artis saling membutuhkan. Parpol buruh publisitas dan efek elektoral dari sang artis. Sedangkan artis butuh tantangan baru yaitu mendapat kekuasaan," ujar analis politik asal Universitas Al Azhar Indonesia ini menandaskan.
(maf)
Lihat Juga :