Jika Kader Golkar Terlibat Kasus Djoko Tjandra, Airlangga Diminta Ambil Tindakan Tegas

loading...
Jika Kader Golkar Terlibat Kasus Djoko Tjandra, Airlangga Diminta Ambil Tindakan Tegas
Kosgoro 1957 meminta Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto bersikap tegas dengan memberhentikan kader Golkar di Komisi III DPR jika terbukti terlibat dalam pelarian Tjoko Tjandra. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Kosgoro 1957 meminta Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto bersikap tegas dengan memberhentikan kader Golkar di Komisi III DPR jika terbukti terlibat dalam pelarian Djoko Tjandra. Hal ini seperti diungkap Anggota Komisi III Benny K Harman yang menyebut Anggota DPR RI periode 2014-2019 yang bersama Djoko Tjandra dan Jaksa Pinangki pergi ke Macau.

Ketua bidang Hukum dan HAM PPK Kosgoro 1957, Muslim Jaya Butarbutar mengatakan tindakan tersebut sebagai bentuk mendukung pemberantasan korupsi dan mendukung setiap langkah-langkah penegak hukum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk melakukan penyelidikan dan mengungkap kasus Djoko Tjandra. (Baca juga: KPK Diminta Usut Keterlibatan Anggota DPR dalam Kasus Djoko Tjandra)

"Sebagai partai modern Golkar sangat menjunjung tinggi penegakan hukum dan tagline Golkar bersih dari segala tindak pidana korupsi sampai saat ini Ketum Golkar sangat konsisten siapapun yang terlibat akan dipecat tidak pandang bulu," ujar Muslim dalam keterangannya kepada SINDOnews, Minggu (27/9/2020).

Dia menuturkan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto sangat antikorupsi dan menerapkan Golkar bersih hal ini sudah dibuktikan dengan Pilkada Serentak 2020 tidak menerapkan mahar. "Ini pencapaian luar biasa bagi Ketua Umum Partai Golkar yang terus memberikan semangat kepada kader Partai Golkar untuk tidak melakukan perbuatan yang merugikan institusi Partai Golkar," jelas dia.



Muslim juga mendesak Kejagung untuk memeriksa dan mengungkap siapa Anggota DPR periode 2014-2019 yang diduga bersama Djoko Tjandra dan Jaksa Pinangki pergi ke Macau. "Saya juga meminta Kejaksaan Agung tidak segan untuk memeriksa anggota DPR yang diduga ikut susun skenario pembebasan Djoko Tjandra," kata Muslim.

Karena itu, lanjut dia, jangan sampai kasus ini cuma berhenti di Jaksa Pinangki, Djoko Tjandra dan Anita Kolopaking serta beberapa petinggi kepolisian. Para terdakwa nantinya di persidangan diminta berani untuk menyebut keterlibatan siapapun dalam pelarian Djoko Tjandra. (Baca juga: Diperiksa sebagai Tersangka, Djoko Tjandra Pakai Batik tanpa Diborgol)

"Saya berharap Ibu Anita Kolopaking sebagai Advokat saya kenal baik dan dia Dosen Magister saya di salah satu Universitas di Jakarta untuk mau menjadi Justice Collaborator," tegas Muslim.
(kri)
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video
Top