AHY Meminta Pemerintah Mau Mendengarkan Rakyat
Sabtu, 26 September 2020 - 11:37 WIB
loading...
A
A
A
“Jangan karena kita tidak tahan menghadapi kritik, lalu kebebasan sipil dibatasi, dan kualitas demokrasi kita korbankan. Kritik dari masyarakat, adalah ekspresi kepedulian rakyat, terhadap pemimpinnya, dan kecintaan rakyat, terhadap negaranya. Rakyat ingin negara, pemerintah, dan para pemimpinnya, sukses,” terang AHY.
Karena itu, Direktur Eksekutif The Yudhoyono Institute ini mengajak pemerintah untuk mendengarkan suara rakyat. Jika pemerintah pusat dan daerah mau mendengar rakyatnya, maka rakyat juga akan menghormati dan mencintai pemimpinnya.
“Saya ingin mengingatkan, demokrasi yang kita pilih dan rebut, melalui gerakan reformasi tahun 1998, dan juga, gerakan-gerakan rakyat lainnya, sepanjang sejarah Indonesia, tidak diperoleh dengan mudah,” ujarnya.
(Baca: Legislator Partai Demokrat Minta Ahok Tak Pencitraan)
Mengingat perjuangan yang membutuhkan pengorbanan, keringat, darah, air mata dan bahkan nyawa dari para aktivis, mahasiswa, dan para pejuang demokrasi lainnya, AHY menegaskan bahwa perangkat dan instrumen demokrasi ini harus dipastikan tetap berjalan, sesuai tatanan.
Karena itu, Direktur Eksekutif The Yudhoyono Institute ini mengajak pemerintah untuk mendengarkan suara rakyat. Jika pemerintah pusat dan daerah mau mendengar rakyatnya, maka rakyat juga akan menghormati dan mencintai pemimpinnya.
“Saya ingin mengingatkan, demokrasi yang kita pilih dan rebut, melalui gerakan reformasi tahun 1998, dan juga, gerakan-gerakan rakyat lainnya, sepanjang sejarah Indonesia, tidak diperoleh dengan mudah,” ujarnya.
(Baca: Legislator Partai Demokrat Minta Ahok Tak Pencitraan)
Mengingat perjuangan yang membutuhkan pengorbanan, keringat, darah, air mata dan bahkan nyawa dari para aktivis, mahasiswa, dan para pejuang demokrasi lainnya, AHY menegaskan bahwa perangkat dan instrumen demokrasi ini harus dipastikan tetap berjalan, sesuai tatanan.
Lihat Juga :