Pengangkatan 2 Mantan Tim Mawar Jadi Pejabat Kemhan Dikritik

Jum'at, 25 September 2020 - 17:32 WIB
loading...
Pengangkatan 2 Mantan...
Direktur Eksekutif Amnesty International, Usman Hamid menyoroti perombakan pejabat di Kementerian Pertahanan (Kemenhan). Ada dua pejabat baru yang merupakan mantan anggota Tim Mawar. FOTO/DOK.iNews
A A A
JAKARTA - Amnesty International menyoroti perombakan pejabat di Kementerian Pertahanan (Kemhan) . Ada dua pejabat baru yang merupakan mantan anggota Tim Mawar . Keduanya adalah Brigjen Yulius Selvanus yang mengisi Badan Instalasi Strategi Pertahanan dan Brigjen Dadang Hendrayudha, Direktur Jenderal Potensi Pertahanan.

Direktur Eksekutif Amnesty International, Usman Hamid mengatakan, dengan langkah Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan semakin dinilai melanggar janjinya.

"Terutama dalam mengusut kasus penculikan aktivitas dan penghilangan paksa, serta pelanggaran hak asasi manusia (HAM) masa lalu di negara ini. Presiden baru saja menyerahkan kendali kekuatan pertahanan negara kepada seseorang yang terlibat dalam kejahatan terhadap kemanusiaan, termasuk penghilangan paksa, oleh komisi hak asasi manusia," katanya dalam keterangan tertulis, Jumat (25/9/2020). (Baca juga: Kemhan Serahkan Dua Pesawat Tempur F-16 Upgrade ke TNI AU )

Usman menerangkan, saat ini orang yang dimaksud melanjutkan dengan mengangkat mereka yang diduga terlibat kasus penculikan dan pernah diadili di Mahkamah Militer. Menurutnya, ini merupakan sinyal yang mengkhawatirkan bahwa para pemimpin Indonesia telah melupakan pelanggaran terburuk yang dilakukan di era Soeharto.

"Ketika Prabowo memimpin pasukan khusus, para aktivitas menghilang dan banyak tuduhan penyiksaan, serta penganiayaan lainnya," ujar lulusan Fakultas Hukum Universitas Trisakti tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo: Gaji Hakim...
Prabowo: Gaji Hakim Naik Hampir 300%, Lebih Tinggi dari Singapura
Prabowo: 110 Masalah...
Prabowo: 110 Masalah Tuntas dalam 18 Bulan, Bukan Prestasi Kecil
Mensesneg Minta Jangan...
Mensesneg Minta Jangan Kaitkan Kasus Febrie Adriansyah dengan Prabowo
Prabowo Gelar Sidang...
Prabowo Gelar Sidang Kabinet Paripurna Sore Ini, Bahas Percepatan Program-Evaluasi
Ramalan Juni Indonesia...
Ramalan Juni Indonesia Kolaps, Prabowo: Ini Udah Juli!
Imparsial Desak Prabowo...
Imparsial Desak Prabowo Cabut Perpres Pengamanan Jaksa oleh TNI
Apa Itu Universitas...
Apa Itu Universitas Republik Indonesia yang Dibentuk Prabowo dan Dipimpin Donny Ermawan?
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
Enam Minggu Beroperasi,...
Enam Minggu Beroperasi, DSI Himpun Devisa USD10,5 Miliar
Rekomendasi
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
Kemenhut Bongkar Jalur...
Kemenhut Bongkar Jalur Distribusi Tambang Ilegal di NTB, 8 Orang Ditangkap
Piala Dunia 2026 Sukses...
Piala Dunia 2026 Sukses Digelar, Presiden FIFA Gianni Infantino Dapat Tawaran Jabatan dari Trump
Berita Terkini
Apresiasi Penunjukan...
Apresiasi Penunjukan Sudaryono sebagai Kepala BGN, Amos Simanjuntak: Pilihan Tepat
Perludem Usulkan MMP,...
Perludem Usulkan MMP, Partai Perindo Sebut Jadi Alternatif Solutif Reformasi Pemilu
Kepala BGN Sudaryono:...
Kepala BGN Sudaryono: Kami Bukan Superman, Siap Terima Masukan
Dirjen Imigrasi Sebut...
Dirjen Imigrasi Sebut Pencekalan Febrie Adriansyah Masih Berlaku
Yusril Tegaskan Abdul...
Yusril Tegaskan Abdul Karim Bukan Ulama dan Aktivis Kemanusiaan Gaza
Soal Peluang Periksa...
Soal Peluang Periksa Nanik S Deyang di Kasus MBG, Kejagung: Minggu Ini Belum Ada Jadwal
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved