Penyaluran BLT Pekerja Terkendala Nomor Rekening, BPJS Watch Beri Saran Ini

Jum'at, 25 September 2020 - 11:15 WIB
loading...
Penyaluran BLT Pekerja...
Kantor BPJS Ketenagakerjaan. Foto/SINDOnews/Dzikry Subhanie
A A A
JAKARTA - BPJS Watch memberikan beberapa saran agar bantuan subsidi upah (BSU) segera diterima para pekerja. Proses validasi tetap dilakukan secara selektif.

Pagebluk Covid-19 membuat pemerintah merancang beberapa program untuk menanggulangi masalah ekonomi, terutama mendongkrak daya beli. Salah satunya, memberikan bantuan langsung tunai (BLT) kepada para pekerja yang bergaji Rp5 juta ke bawah.

Masalahnya, sampai minggu ketiga September ini, target 15,7 juta pekerja sepertinya sulit terwujud. Koordinator BPJS Watch Timboel Siregar mengungkapkan salah satu pangkal masalah penyaluran BLT pekerja ini ada pada nomor rekening.

"Bagi perusahaan yang belum mengirim nomor rekening, BPJS Ketenagakerjaan bisa mengumumkan ke peserta untuk segera membawa nomor rekening yang valid dan kartu kepesertaan. Ini agar memudahkan dan mempercepat proses pengumpulan nomor rekening,” ujarnya, Jumat (25/9/2020).

(Baca juga: Zulhas Tunjuk Pasha Ungu Jadi Ketua DPP untuk Dongkrak Elektabilitas PAN ).

Aneka rupa masalah nomor rekening ini, seperti invalid. Timboel menerangkan BPJS Ketenagakerjaan bisa meminta para pekerja untuk memperbaiki atau membuat nomor rekening baru, lalu kirim ke kantor BPJS Ketenagakerjaan terdekat.

(Baca juga: Nomor Rekening Menjadi Kendala Utama Penyaluran BLT Pekerja ).

BPJS Ketenagakerjaan, menurutnya, bisa menyurati para pekerja yang berhak, tetapi belum mengirimkan nomor rekening. "Proses penyaluran BSU dimungkinkan melalui kantor pos bila memang pekerja tersebut tidak memiliki nomor rekening," ucap Timboel.

Dia menginginkan, jika target 15,7 juta pekerja tidak tercapai setelah melakukan segala upaya, pemerintah diharapkan menyalurkan BLT ini kepada pekerja yang belum terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan. Caranya, mendata langsung ke perusahaan-perusahaan.

(Baca juga: Tanggapi Tudingan Politikus Hanura, Demokrat Beberkan Keberhasilan SBY di Bidang Ekonomi ).

"Pendataan lebih diprioritaskan kepada pekerja yang memang mengalami pemotongan upah karena perusahaan terdampak Covid-19. Dengan proaktif, maka BSU diharapkan benar-benar bisa dinikmati oleh pekerja," tuturnya.

Pemerintah dan BPJS Ketenagakerjaan tetap harus selektif dalam mendata agar BLT tepat sasaran. BPJS Watch meminta pemerintah dan BPJS Ketenagakerjaan agresif dalam menyalurkan BLT kepada pekerja ini. "Jangan sampai dana BSU ini menjadi sisa lebih penggunaan anggaran (SILPA) hanya karena masalah nomor rekening," pungkasnya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPR Sepakati 10 Anggota...
DPR Sepakati 10 Anggota Dewas BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan, Salah Satunya Lula Kamal
DPR Bersama Serikat...
DPR Bersama Serikat Pekerja IMPPI Bahas Penguatan Perlindungan PMI
Sarbumusi Usulkan BPJS...
Sarbumusi Usulkan BPJS Ketenagakerjaan Gratis untuk 20 Persen Penduduk Bekerja
Aktivis 98 Tekankan...
Aktivis 98 Tekankan Pentingnya Perlindungan Pekerja Informal Lebih Maksimal
Kemendagri dan BPJS...
Kemendagri dan BPJS Percepat Universal Coverage Jamsosnaker
BGN Kaji Pemberian Asuransi...
BGN Kaji Pemberian Asuransi Kecelakaan dan Kebakaran saat Produksi hingga Distribusi MBG
Jasa Raharja-BPJS Ketenagakerjaan...
Jasa Raharja-BPJS Ketenagakerjaan Integrasikan Aplikasi untuk Percepat Penjaminan Korban Kecelakaan
Dapot Hutagalung Dorong...
Dapot Hutagalung Dorong Persyaratan Klaim BPJS Ketenagakerjaan Tidak Dipersulit
BPJS Ketenagakerjaan...
BPJS Ketenagakerjaan Kembali Buka Rekrutmen Karyawan, Cek Posisi Apa Saja
Rekomendasi
Creavibe Fest 2026:...
Creavibe Fest 2026: Mahasiswa Desain Produk UMB Tampilkan Karya Fesyen Berkelanjutan
Randy Martin Buka Bisnis...
Randy Martin Buka Bisnis Photobooth, Kemesraannya dengan Lyodra Curi Perhatian
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
Berita Terkini
Dokter Tifa Masih Diinfus...
Dokter Tifa Masih Diinfus dan Roy Suryo Tidak Mau Makan Obat
Refly Harun Sudah Siapkan...
Refly Harun Sudah Siapkan Surat Permohonan Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa
Refly Harun Ungkap Kondisi...
Refly Harun Ungkap Kondisi Terkini Roy Suryo dan Dokter Tifa
Prabowo Panggil Rosan...
Prabowo Panggil Rosan Roeslani ke Kertanegara Minggu Malam, Ada Apa?
MUI Tegaskan LGBT adalah...
MUI Tegaskan LGBT adalah Penyimpangan: Wajib Disembuhkan
Deretan Pasal Menjerat...
Deretan Pasal Menjerat Roy Suryo dan Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi
Infografis
Beckham-Victoria Nomor...
Beckham-Victoria Nomor 1, Ini 5 Pasangan Terkaya di Sepak Bola
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved