Tepis Tudingan Inas, Ossy: SBY Tak Hanya Peduli, Namun Juga Kuasai dan Pahami Perekonomian Indonesia

Kamis, 24 September 2020 - 14:50 WIB
loading...
Tepis Tudingan Inas,...
Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Foto/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Partai Demokrat membantah tudingan politikus Partai Hanura Inas Nasrullah Zubir yang menyebut Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ketika menjabat presiden RI tidak peduli dengan perekonomian Indonesia. Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat Ossy Dermawan pun mengaku heran dengan tudingan Inas Nasrullah Zubir itu.

"Saya heran, yang memberikan pernyataan adalah Pak JK , tapi yang dijelek-jelekkan oleh politisi Hanura ini adalah Pak SBY," ujar Ossy Dermawan kepada SINDOnews, Senin (24/9/2020). (Baca juga : Pertengkaran di PBB Berlanjut, China Sebut AS Biang Kerok Dunia )

Ossy Dermawan mengatakan, SBY tidak hanya peduli, namun juga menguasai dan memahami perekonomian Indonesia . "Di samping melalui pengalaman panjang, secara akademis, Beliau juga pernah mendapatkan gelar Doktor di bidang ekonomi dari IPB pada tahun 2004," katanya.

(Baca juga: SBY: Kalau Corona Bisa Dilumpuhkan, Ekonomi Kembali Normal ).

Sehingga, lanjut dia, tidak perlu diragukan lagi tingkat penguasaan dan pemahaman SBY tentang ekonomi. "SBY juga adalah tipe pemimpin yang hands on dan selalu memimpin dari depan. Utamanya dalam masa krisis, he is at the driving seat. Dia yang mengendalikan bukan mendelegasikan. Berkat kepemimpinannya itulah perekonomian relatif tumbuh baik," ungkapnya.

Ossy pun membeberkan faktanya selama sepuluh tahun, 2004-2014, pertumbuhan ekonomi rata-rata 6% sehingga mampu meningkatkan APBN dan pendapatan per kapita bangsa Indonesia 4x lipat. "Sekarang bagaimana?" kata Ossy.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AHY: Oposisi Harus Konstruktif,...
AHY: Oposisi Harus Konstruktif, Tidak Boleh Memecah Belah Bangsa
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
5 Peristiwa Politik...
5 Peristiwa Politik Pekan Ini: Said Iqbal Jadi Penasihat Presiden, Prabowo Terima JK, hingga Mahasiswa Turun ke Jalan
Bertemu Prabowo, JK...
Bertemu Prabowo, JK Siap Partisipasi Bangun Energi Hijau
Prabowo dan Jusuf Kalla...
Prabowo dan Jusuf Kalla Bahas Isu Global hingga Swasembada Energi
Prabowo Bakal Bertemu...
Prabowo Bakal Bertemu JK
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
Dokter Sukarelawan di...
Dokter Sukarelawan di Gaza Menang Pemilihan Pendahuluan Partai Demokrat AS
Pidato Presiden Pertegas...
Pidato Presiden Pertegas Arsitektur Ekonomi dan Arah Ideologi Pembangunan
Rekomendasi
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Enzy Storia Panik Saat...
Enzy Storia Panik Saat Mati Listrik di Positano, Sempat Mengira Diganggu Hantu Italia
iPhone 18 Pro Desain...
iPhone 18 Pro Desain Dynamic Island yang Diperkecil Berteknologi Face ID Tersembunyi
Berita Terkini
Jokowi Mulai Safari...
Jokowi Mulai Safari Politik, Feri Amsari: Sah, Cuma Nggak Tahu Diri Saja
Lelang Hasil Rampasan...
Lelang Hasil Rampasan Korupsi Periode Juni 2026, KPK Bukukan Rp39,8 Miliar
354 Pencari Jodoh Padati...
354 Pencari Jodoh Padati Golek Garwo Kemenag
Indonesia Butuh Koalisi...
Indonesia Butuh Koalisi Advokasi untuk Percepat Adopsi Inovasi Kesehatan
5 Calon Manajer KDMP...
5 Calon Manajer KDMP Meninggal, DPR: Hentikan Sementara Latsarmil
Muncul Wacana Capres-Cawapres...
Muncul Wacana Capres-Cawapres Diusung 3 Parpol Parlemen, Pakar: Kita Berada dalam Bahaya Besar
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved