Angela Tanoesoedibjo Ajak Kader Contoh Kegigihan Timnas Norwegia
Senin, 27 Juli 2026 - 22:04 WIB
loading...
Ketua Umum DPP Partai Perindo Angela Tanoesoedibjo membuka Bimtek yang mempertemukan ratusan anggota legislatif Partai Perindo dari berbagai daerah di Hotel Borobudur, Jakarta, pada Senin hingga Kamis, (27–30 Juli 2026). Foto/SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Partai Perindo menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) 2026 yang mempertemukan ratusan anggota legislatif Partai Perindo dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan yang berlangsung di Hotel Borobudur, Jakarta, pada 27–30 Juli 2026 ini dibuka langsung oleh Ketua Umum DPP Partai Perindo Angela Tanoesoedibjo.
Sebanyak 380 anggota DPRD Partai Perindo tingkat provinsi dan kabupaten/kota mengikuti rangkaian Bimtek yang mengusung tema “Bersatu dalam Nilai, Unggul dalam Aksi”. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus meningkatkan kapasitas kader menjelang agenda politik nasional.
Baca juga: Perindo Perkuat Pemahaman dan Kapasitas Anggota DPRD lewat Bimtek Nasional 2026, Dorong Ekonomi Kerakyatan
Angela Tanoesodibjo menjadikan Tim Nasional Norwegia sebagai inspirasi dalam pidato pembukaannya. Dia mengajak seluruh kader melihat perjuangan Partai Perindo yang menjadi kuda hitam di piala dunia 2026 setelah absen di 6 gelaran sebelumnya. Menurutnya, keberhasilan tidak lahir secara instan, melainkan melalui proses panjang membangun organisasi, sumber daya manusia, dan budaya yang kuat.
“Norwegia sempat absen dari Piala Dunia selama 28 tahun. Alih-alih menyerah, Norwegia memilih membangun fondasi melalui pembinaan pemain muda, akademi, serta sistem yang berkelanjutan. Ketika hasil akhirnya terlihat, publik hanya menyaksikan kemenangan, tanpa melihat proses panjang yang telah ditempuh selama bertahun-tahun," kata Angela, Senin (27/7/26).
Menurut Angela, Partai Perindo juga tengah menjalani proses membangun fondasi melalui penguatan organisasi, peningkatan kapasitas kader, dan kepercayaan masyarakat. Bimtek menjadi salah satu bagian dari proses tersebut.
Baca juga: Dari Barak Militer ke Panggung Politik, Perjalanan Ferry Irawan Panglima Baru Perindo Sultra
"Perindo hari ini juga sedang berada dalam proses yang sama. Kita sedang membangun organisasi yang semakin kuat, membangun kader yang semakin kapabel, dan membangun kepercayaan rakyat. Bimbingan Teknis ini adalah bagian dari proses pembangunan itu," ujarnya.
Dia menekankan, proses tersebut membutuhkan kesabaran, konsistensi, dan kerja kolektif seluruh kader. Karena itu, Bimtek tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan kapasitas anggota legislatif, tetapi juga menyatukan nilai perjuangan dan arah gerak Partai Perindo di seluruh Indonesia.
Angela menegaskan, masyarakat saat ini membutuhkan lebih dari sekadar pejabat. Yang dibutuhkan adalah pemimpin yang hadir, mendengar, bekerja, dan mampu menghadirkan solusi bagi persoalan yang dihadapi masyarakat.
Menurut dia, tema “Bersatu dalam Nilai, Unggul dalam Aksi” merefleksikan arah perjuangan Partai Perindo. Nilai yang diperjuangkan partai harus diwujudkan melalui kerja nyata yang berdampak pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi rakyat, dan pelayanan kepada masyarakat.
Sebanyak 380 anggota DPRD Partai Perindo tingkat provinsi dan kabupaten/kota mengikuti rangkaian Bimtek yang mengusung tema “Bersatu dalam Nilai, Unggul dalam Aksi”. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus meningkatkan kapasitas kader menjelang agenda politik nasional.
Baca juga: Perindo Perkuat Pemahaman dan Kapasitas Anggota DPRD lewat Bimtek Nasional 2026, Dorong Ekonomi Kerakyatan
Angela Tanoesodibjo menjadikan Tim Nasional Norwegia sebagai inspirasi dalam pidato pembukaannya. Dia mengajak seluruh kader melihat perjuangan Partai Perindo yang menjadi kuda hitam di piala dunia 2026 setelah absen di 6 gelaran sebelumnya. Menurutnya, keberhasilan tidak lahir secara instan, melainkan melalui proses panjang membangun organisasi, sumber daya manusia, dan budaya yang kuat.
“Norwegia sempat absen dari Piala Dunia selama 28 tahun. Alih-alih menyerah, Norwegia memilih membangun fondasi melalui pembinaan pemain muda, akademi, serta sistem yang berkelanjutan. Ketika hasil akhirnya terlihat, publik hanya menyaksikan kemenangan, tanpa melihat proses panjang yang telah ditempuh selama bertahun-tahun," kata Angela, Senin (27/7/26).
Menurut Angela, Partai Perindo juga tengah menjalani proses membangun fondasi melalui penguatan organisasi, peningkatan kapasitas kader, dan kepercayaan masyarakat. Bimtek menjadi salah satu bagian dari proses tersebut.
Baca juga: Dari Barak Militer ke Panggung Politik, Perjalanan Ferry Irawan Panglima Baru Perindo Sultra
"Perindo hari ini juga sedang berada dalam proses yang sama. Kita sedang membangun organisasi yang semakin kuat, membangun kader yang semakin kapabel, dan membangun kepercayaan rakyat. Bimbingan Teknis ini adalah bagian dari proses pembangunan itu," ujarnya.
Dia menekankan, proses tersebut membutuhkan kesabaran, konsistensi, dan kerja kolektif seluruh kader. Karena itu, Bimtek tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan kapasitas anggota legislatif, tetapi juga menyatukan nilai perjuangan dan arah gerak Partai Perindo di seluruh Indonesia.
Angela menegaskan, masyarakat saat ini membutuhkan lebih dari sekadar pejabat. Yang dibutuhkan adalah pemimpin yang hadir, mendengar, bekerja, dan mampu menghadirkan solusi bagi persoalan yang dihadapi masyarakat.
Menurut dia, tema “Bersatu dalam Nilai, Unggul dalam Aksi” merefleksikan arah perjuangan Partai Perindo. Nilai yang diperjuangkan partai harus diwujudkan melalui kerja nyata yang berdampak pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi rakyat, dan pelayanan kepada masyarakat.
(shf)
Lihat Juga :