Kabar Duka, Mantan Dubes Prof Bachtiar Aly Meninggal Dunia
Minggu, 26 Juli 2026 - 23:58 WIB
loading...
A
A
A
Tak hanya itu, Aly memiliki banyak pengalaman parlementaria, pada 29 Juli 1983 ia menjadi Tim Ahli FKP DPR RI selama hampir satu tahun. Kemudian, per 24 Juli 1998 mengucapkan sumpah sebagai Anggota DPR/MPR RI.
Selama berada di Senayan pada masa Reformasi berkiprah sebagai Anggota BP-MPR RI, sebagai anggota komisi I dipercayakan di berbagai instrumen legislatif seperti Floor Leader, Tim Lobby, pansus, tim inti pada UU Pers No. 40, UU HAM, UU Hubungan Luar Negeri, salah seorang inisiator UU Penyelenggaraan Daerah Istimewa Aceh (UU No. 44), dan lain-lain.
Berbagai jabatan prestisius pernah ia duduki dalam rangka pengabdian bagi bangsa Indonesia. Pernah menjadi duta besar Indonesia untuk Mesir (2002-2005) selain berbagai jabatan politik pernah di embannya.
Ia juga pernah menjadi Ketua Dewan Guru Besar FISIP UI dan menjadi penasihat di berbagai organisasi profesi seperti KADIN dan sejenisnya. Ia adalah Widyaiswara Caraka Muda Puslitbang Deplu untuk mata kuliah Pembentukan Public Opinion dan Komunikasi Antar Budaya (1997-sekarang).
Partai Nasdem menempatkan Bachtiar Aly di Komisi I bidang; Pertahanan, Intelijen, Luar Negeri, Komunikasi dan Informatika DPR RI setelah memenangkan suara di Dapil Aceh I. Sebagai ketua Dewan Pakar di Partai Nasdem dengan keahlian yang dimilikinya dalam bidang komunikasi dan hubungan luar negeri, posisi ini dirasa tepat diduduki oleh Bachtiar Aly.
Selama berada di Senayan pada masa Reformasi berkiprah sebagai Anggota BP-MPR RI, sebagai anggota komisi I dipercayakan di berbagai instrumen legislatif seperti Floor Leader, Tim Lobby, pansus, tim inti pada UU Pers No. 40, UU HAM, UU Hubungan Luar Negeri, salah seorang inisiator UU Penyelenggaraan Daerah Istimewa Aceh (UU No. 44), dan lain-lain.
Berbagai jabatan prestisius pernah ia duduki dalam rangka pengabdian bagi bangsa Indonesia. Pernah menjadi duta besar Indonesia untuk Mesir (2002-2005) selain berbagai jabatan politik pernah di embannya.
Ia juga pernah menjadi Ketua Dewan Guru Besar FISIP UI dan menjadi penasihat di berbagai organisasi profesi seperti KADIN dan sejenisnya. Ia adalah Widyaiswara Caraka Muda Puslitbang Deplu untuk mata kuliah Pembentukan Public Opinion dan Komunikasi Antar Budaya (1997-sekarang).
Partai Nasdem menempatkan Bachtiar Aly di Komisi I bidang; Pertahanan, Intelijen, Luar Negeri, Komunikasi dan Informatika DPR RI setelah memenangkan suara di Dapil Aceh I. Sebagai ketua Dewan Pakar di Partai Nasdem dengan keahlian yang dimilikinya dalam bidang komunikasi dan hubungan luar negeri, posisi ini dirasa tepat diduduki oleh Bachtiar Aly.
(shf)
Lihat Juga :