Hari Anak Nasional, 1.050 Anak Binaan Dapat Remisi
Kamis, 23 Juli 2026 - 13:01 WIB
loading...
A
A
A
Lihat video: ANGGARAN RP92,5 Miliar untuk Gembok Lapas, Rp1 Juta Per Unit Dinilai Tak Masuk Akal
Menurut Agus, proses pembinaan di LPKA tidak boleh dipandang sebagai akhir dari perjalanan seorang anak, justru pembinaan merupakan awal dari proses perubahan menuju kehidupan yang lebih baik.
“Seluruh program pembinaan yang dilaksanakan diarahkan untuk membangun karakter, meningkatkan kemampuan akademik maupun vokasional, memperkuat nilai-nilai keagamaan, menumbuhkan kedisiplinan, membangun tanggung jawab, serta mengembangkan keterampilan hidup yang akan menjadi bekal ketika mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat,” ujarnya.
Agus berharap, dengan adanya PMP HAN menjadi motivasi bagi seluruh Anak Binaan untuk terus meningkatkan kualitas diri, menjaga perilaku yang baik, mematuhi seluruh program pembinaan, serta mempersiapkan diri menjadi pribadi yang bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara.
“Jadikan kesempatan ini sebagai awal untuk menata kembali kehidupan. Teruslah belajar, beribadah, menghormati orang tua, menghargai guru dan petugas pembinaan, serta membangun cita-cita yang tinggi. Jangan pernah merasa bahwa masa lalu menentukan masa depan kalian,” ucapnya.
Menurut Agus, proses pembinaan di LPKA tidak boleh dipandang sebagai akhir dari perjalanan seorang anak, justru pembinaan merupakan awal dari proses perubahan menuju kehidupan yang lebih baik.
“Seluruh program pembinaan yang dilaksanakan diarahkan untuk membangun karakter, meningkatkan kemampuan akademik maupun vokasional, memperkuat nilai-nilai keagamaan, menumbuhkan kedisiplinan, membangun tanggung jawab, serta mengembangkan keterampilan hidup yang akan menjadi bekal ketika mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat,” ujarnya.
Agus berharap, dengan adanya PMP HAN menjadi motivasi bagi seluruh Anak Binaan untuk terus meningkatkan kualitas diri, menjaga perilaku yang baik, mematuhi seluruh program pembinaan, serta mempersiapkan diri menjadi pribadi yang bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara.
“Jadikan kesempatan ini sebagai awal untuk menata kembali kehidupan. Teruslah belajar, beribadah, menghormati orang tua, menghargai guru dan petugas pembinaan, serta membangun cita-cita yang tinggi. Jangan pernah merasa bahwa masa lalu menentukan masa depan kalian,” ucapnya.
(cip)
Lihat Juga :