Hotman Paris Ungkap Alasan Bersedia Menjadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Sabtu, 18 Juli 2026 - 07:07 WIB
loading...
A
A
A
Hotman menambahkan, "Jangan tanya saya cari muka, saya tidak butuh uang uang lagi. Dan semua klien saya konglomerat, tanya semuanya. Perkara bisnis di Singapura, gua yang pegang kalau di Indonesia."
Hotman menilai, langkahnya bersedia menjadi kuasa hukum Febrie ini akan dipertanyakan oleh followers-nya di media sosial. Namun, ia menegaskan siap ambil risiko terkait keputusannya menjadi kuasa hukum Febrie.
"Bagi followers saya yang merasa 'Kok Hotman jadi begini', yang semula 99% jadi followers saya, silakan gua ambil risiko itu, tapi di mana logikanya seorang bawahan Presiden justru mentersangkakan dan mempermalukan bawahan lain yang adalah kebanggaan Presiden. Yang telah mengembalikan uang negara 430 triliun dengan cara seperti ini. Anda jawab sendiri ada apa?" paparnya.
Hotman menambahkan, polisi dalam menetapkan Febrie sebagai tersangka tidak meminta izin kepada Presiden Prabowo Subianto. "Yang paling penting kalian bertanya, kalau Anda punya nyali bertanya, tanya kepada Kapolri 'Hei kenapa enggak nanya Pak Prabowo dulu sebelum melakukan itu terhadap tangan kanan dari yang dibanggakan oleh Presiden Prabowo?'. Tanya, saya baru tahu tidak ada izin," tuturnya.
Hotman menilai, langkahnya bersedia menjadi kuasa hukum Febrie ini akan dipertanyakan oleh followers-nya di media sosial. Namun, ia menegaskan siap ambil risiko terkait keputusannya menjadi kuasa hukum Febrie.
"Bagi followers saya yang merasa 'Kok Hotman jadi begini', yang semula 99% jadi followers saya, silakan gua ambil risiko itu, tapi di mana logikanya seorang bawahan Presiden justru mentersangkakan dan mempermalukan bawahan lain yang adalah kebanggaan Presiden. Yang telah mengembalikan uang negara 430 triliun dengan cara seperti ini. Anda jawab sendiri ada apa?" paparnya.
Hotman menambahkan, polisi dalam menetapkan Febrie sebagai tersangka tidak meminta izin kepada Presiden Prabowo Subianto. "Yang paling penting kalian bertanya, kalau Anda punya nyali bertanya, tanya kepada Kapolri 'Hei kenapa enggak nanya Pak Prabowo dulu sebelum melakukan itu terhadap tangan kanan dari yang dibanggakan oleh Presiden Prabowo?'. Tanya, saya baru tahu tidak ada izin," tuturnya.
(zik)
Lihat Juga :