Pimpin Panen Raya di Malang, Prabowo: Bukti TNI Hadir Perkuat Kemandirian Pangan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 06:56 WIB
loading...
Pimpin Panen Raya di...
Presiden Prabowo Subianto didampingi Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan tiga Kepala Staf Angkatan memimpin panen raya serentak di Lanud Abdulrachman Saleh. Foto/istimewa.
A A A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto didampingi Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan tiga Kepala Staf Angkatan memimpin panen raya serentak. Kegiatan tersebut digelar di Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat, 17 Juli 2026.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari sinergi TNI dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui panen tiga komoditas strategis yang dilaksanakan secara serentak di berbagai wilayah Indonesia, yakni tebu oleh TNI Angkatan Udara, kedelai oleh TNI Angkatan Laut, serta padi oleh TNI Angkatan Darat.

Presiden Prabowo menegaskan keterlibatan TNI dalam mendukung sektor pangan merupakan wujud nyata pengabdian kepada rakyat. Prabowo menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

Baca juga: Prabowo Apresiasi Panen Raya Inisiasi TNI Serentak di 43 Titik Seluruh Indonesia

"Ini menunjukkan bahwa TNI dan Polri tidak hanya merupakan penjaga pertahanan dan keamanan negara, tapi TNI dan Polri adalah bagian yang tidak bisa dipisahkan dari rakyat Indonesia. TNI dan Polri adalah anak kandung rakyat. TNI dan Polri harus selalu bersama rakyat di tengah-tengah rakyat. Kesulitan rakyat adalah kesulitan TNI dan Polri,” ujarnya, Sabtu (18/7/2026).

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengatakan, keterlibatan TNI dalam program ketahanan pangan nasional adalah bukti TNI hadir perkuat kemandirian pangan. Menurut Agus, TNI telah memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan produksi komoditas strategis Indonesia.

"Ini merupakan bagian dari sinergi TNI dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui panen tiga komoditas strategis yang dilaksanakan secara serentak di berbagai wilayah Indonesia, yakni tebu oleh TNI Angkatan Udara, kedelai oleh TNI Angkatan Laut, serta padi oleh TNI Angkatan Darat," katanya.

Lihat video: Presiden Prabowo Minta Program MBG Dievaluasi Ketat dan Bebas Penyimpangan


Agus menjelaskan, melalui pembagian tugas pada tiga matra, TNI mendampingi petani dalam pengembangan komoditas tebu, kedelai, dan padi di berbagai wilayah. "TNI Angkatan Udara mendapat tugas mendampingi pengembangan komoditas tebu, TNI Angkatan Laut fokus pada kedelai, sedangkan TNI Angkatan Darat bertanggung jawab mendampingi produksi padi," ujarnya.

Menurut Agus, pendampingan TNI Angkatan Udara dilakukan bersama Sinergi Gula Nusantara (SGN), perusahaan swasta, dan asosiasi petani tebu. Pada musim panen 2026, pendampingan dilakukan di lahan seluas 236.048 hektare dengan potensi produksi mencapai 18,386 juta ton tebu. Jumlah tersebut diperkirakan menghasilkan sekitar 1,36 juta ton gula, atau berkontribusi sebesar 45,05% terhadap target produksi gula nasional 2026.

"Pada sektor tebu, TNI Angkatan Udara bersama Sinergi Gula Nusantara, swasta, dan asosiasi petani mendampingi lahan seluas 236.048 hektare dengan potensi produksi 18,386 juta ton tebu atau setara 1,36 juta ton gula," ujar Agus.

Secara khusus di Lanud Abdulrachman Saleh, lokasi panen raya yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto, luas lahan siap panen mencapai 800,5 hektare. Dari luasan tersebut diperkirakan dihasilkan 72.045 ton tebu, dengan nilai jual rata-rata yang diterima pabrik sekitar Rp720.000 per ton.

Selain menghasilkan gula, Agus mengatakan hilirisasi tebu juga menghasilkan berbagai produk turunan seperti molase, bioetanol, bahan baku industri dan farmasi, pupuk organik, hingga produk lainnya yang memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional.

Pada sektor kedelai, TNI Angkatan Laut mendampingi budidaya di lahan seluas 2.432 hektare dengan total produksi mencapai 3.676 ton yang tersebar di enam wilayah. Produksi tersebut berkontribusi sekitar 0,35 persen terhadap target produksi kedelai nasional tahun 2026.

Untuk meningkatkan produksi, hingga Juni 2026 TNI AL juga telah membuka lahan baru seluas 3.110 hektare di tujuh wilayah, baik di lahan milik TNI AL maupun lahan binaan daerah. Dari lahan tersebut diperkirakan akan dihasilkan sekitar 5.287 ton kedelai. "Upaya ini akan memperkuat kemandirian pangan dan mengurangi ketergantungan impor," katanya.

Adapun pada sektor padi, TNI Angkatan Darat mendampingi panen seluas 479.610 hektare selama Juli 2026. Secara kumulatif, sejak Januari hingga Juni 2026, luas panen yang didampingi TNI AD telah mencapai 6,26 juta hektare dengan total produksi sekitar 19,2 juta ton beras. Capaian tersebut telah mendukung 55,24% target produksi beras nasional 2026.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo: Anggaran Pertahanan...
Prabowo: Anggaran Pertahanan dan Polri jika Perlu Dikurangi untuk Hapus Kemiskinan
Ramalan Juni Indonesia...
Ramalan Juni Indonesia Kolaps, Prabowo: Ini Udah Juli!
Prabowo: Mencuri Uang...
Prabowo: Mencuri Uang Rakyat, Saya Tidak Toleransi
Kelakar Prabowo: Nanti...
Kelakar Prabowo: Nanti Ada Pertandingan Jenderal-Jenderal, Saya Wasitnya
Prabowo Ungkap Indonesia...
Prabowo Ungkap Indonesia Segera Punya Motor Listrik Nasional, Siap Diluncurkan dalam Hitungan Minggu
Prabowo Apresiasi Panen...
Prabowo Apresiasi Panen Raya Inisiasi TNI Serentak di 43 Titik Seluruh Indonesia
Prabowo: Pemimpin Indonesia...
Prabowo: Pemimpin Indonesia Bukan Pemimpin yang Bodoh, Naif, ataupun Penakut
Prabowo Merasa Berutang...
Prabowo Merasa Berutang ke Warga Maluku saat Resmikan LNG Abadi Masela: Janji Dibayar
Groundbreaking Blok...
Groundbreaking Blok Masela, Prabowo: Kita Menunggu 3 Dekade
Rekomendasi
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
Libur Sekolah Lebih...
Libur Sekolah Lebih Pengaruhi Order Online daripada Komisi 8 Persen
Berita Terkini
Hotman Paris Ungkap...
Hotman Paris Ungkap Alasan Bersedia Menjadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Pimpin Panen Raya di...
Pimpin Panen Raya di Malang, Prabowo: Bukti TNI Hadir Perkuat Kemandirian Pangan
Don Ritto Gunakan Rumah...
Don Ritto Gunakan Rumah Febrie Adriansyah di Sentul untuk Operasional Yayasan
Febrie Adriansyah Tidak...
Febrie Adriansyah Tidak Ditahan, Kuasa Hukum: Sudah Mengundurkan Diri, Artinya Kooperatif
Komisi IX DPR Cecar...
Komisi IX DPR Cecar BGN usai Pamer Dapat WTP dari BPK: Jangan-jangan Dibikin-bikin
ICW Soroti Mutasi ASN...
ICW Soroti Mutasi ASN Kementerian PU, Diduga Hanya Jadi Alat Balas Dendam
Infografis
Pesawat Airbus A400M...
Pesawat Airbus A400M Mendarat di Lanud Halim, Perkuat Armada Tempur TNI AU
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved