Secret Service hingga FBI Dilibatkan Uji Keaslian Dolar Sitaan Kasus Febrie Adriansyah, Ini Alasannya
Jum'at, 17 Juli 2026 - 17:23 WIB
loading...
A
A
A
“Terkait barang bukti uang dolar Amerika Serikat dengan nominal 6.370.921 dinyatakan sebagai mata uang asli, berdasarkan hasil pemeriksaan United State Secret Service melalui surat tanggal 16 Juli 2026,” sambungnya.
Pemeriksaan ini melalui berbagai proses yang sudah ditindaklanjuti baik fisik maupun laboratorium. “Serta barang bukti uang dolar Singapura 16.068.804 dinyatakan sebagai mata uang asli berdasarkan berita acara pemeriksaan laboratoris kriminalistik pusat laboratorium Bareskrim Polri,” ujar Budi.
Sebelumnya, Kejagung menerbitkan tiga surat perintah penyidikan (Sprindik) baru terkait kasus dugaan korupsi dan TPPU yang menyeret Febrie Adriansyah.
Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna menuturkan penerbitan 3 Sprindik baru tersebut dilakukan untuk menindaklanjuti pengalihan perkara dari kepolisian. Adapun 3 Sprindik itu terkait tindak pidana dugaan korupsi dan TPPU PT Krakatau Steel; pengadaan batu bara PLTU untuk PLN yang mengakibatkan Blackout; hingga perkara ASABRI.
Dalam kasus ini, pihaknya membentuk tim khusus berisikan 9 jaksa senior yang mayoritas pernah bertugas di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sembilan anggota tersebut sangat berkompeten dan tidak bersikap resistensi atau menolak kasus dugaan korupsi yang menjerat Febrie.
Pemeriksaan ini melalui berbagai proses yang sudah ditindaklanjuti baik fisik maupun laboratorium. “Serta barang bukti uang dolar Singapura 16.068.804 dinyatakan sebagai mata uang asli berdasarkan berita acara pemeriksaan laboratoris kriminalistik pusat laboratorium Bareskrim Polri,” ujar Budi.
Sebelumnya, Kejagung menerbitkan tiga surat perintah penyidikan (Sprindik) baru terkait kasus dugaan korupsi dan TPPU yang menyeret Febrie Adriansyah.
Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna menuturkan penerbitan 3 Sprindik baru tersebut dilakukan untuk menindaklanjuti pengalihan perkara dari kepolisian. Adapun 3 Sprindik itu terkait tindak pidana dugaan korupsi dan TPPU PT Krakatau Steel; pengadaan batu bara PLTU untuk PLN yang mengakibatkan Blackout; hingga perkara ASABRI.
Dalam kasus ini, pihaknya membentuk tim khusus berisikan 9 jaksa senior yang mayoritas pernah bertugas di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sembilan anggota tersebut sangat berkompeten dan tidak bersikap resistensi atau menolak kasus dugaan korupsi yang menjerat Febrie.
(jon)
Lihat Juga :