Program Mandatori B50 Wujudkan Swasembada Energi
Rabu, 15 Juli 2026 - 20:14 WIB
loading...
A
A
A
“Program B50 akan meningkatkan pendapatan petani sawit dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Daerah penghasil sawit seperti Sumatera dan Kalimantan memperoleh manfaat dari aktivitas ekonomi di sektor perkebunan dan industri biodiesel,” katanya.
Dia mengingatkan pemerintah perlu mengantisipasi kenaikan permintaan domestik untuk industri biodiesel agar tidak mengganggu pasokan bagi kebutuhan ekspor maupun industri pangan domestik karena CPO merupakan bahan baku utama minyak goreng.
Untuk menjawab tantangan tersebut, Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) mendorong penguatan sektor hulu guna meningkatkan produktivitas, keberlanjutan, dan daya saing industri sawit nasional. Program-program tersebut meliputi Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), pengembangan sumber daya manusia, dukungan penelitian dan pengembangan (riset), serta penyediaan sarana dan prasarana perkebunan.
Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Eddy Martono mendukung penuh implementasi Program Mandatori B50 karena sangat strategis dalam mengurangi impor solar dan menghemat devisa negara. Dia memastikan pasokan CPO nasional dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan B50 hingga akhir tahun 2026 yang mencapai 1,74 juta ton.
Pihaknya berkomitmen mendahulukan kebutuhan dalam negeri untuk Program Mandatori B50 dibandingkan memenuhi permintaan ekspor ke luar negeri.
Dia mengingatkan pemerintah perlu mengantisipasi kenaikan permintaan domestik untuk industri biodiesel agar tidak mengganggu pasokan bagi kebutuhan ekspor maupun industri pangan domestik karena CPO merupakan bahan baku utama minyak goreng.
Untuk menjawab tantangan tersebut, Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) mendorong penguatan sektor hulu guna meningkatkan produktivitas, keberlanjutan, dan daya saing industri sawit nasional. Program-program tersebut meliputi Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), pengembangan sumber daya manusia, dukungan penelitian dan pengembangan (riset), serta penyediaan sarana dan prasarana perkebunan.
Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Eddy Martono mendukung penuh implementasi Program Mandatori B50 karena sangat strategis dalam mengurangi impor solar dan menghemat devisa negara. Dia memastikan pasokan CPO nasional dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan B50 hingga akhir tahun 2026 yang mencapai 1,74 juta ton.
Pihaknya berkomitmen mendahulukan kebutuhan dalam negeri untuk Program Mandatori B50 dibandingkan memenuhi permintaan ekspor ke luar negeri.
(jon)
Lihat Juga :