Program Mandatori B50 Wujudkan Swasembada Energi

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:14 WIB
loading...
Program Mandatori B50...
Implementasi Program Mandatori B50 merupakan langkah strategis pemerintah mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor BBM sekaligus mewujudkan swasembada energi di Tanah Air. Foto: Ist
A A A
JAKARTA - Implementasi Program Mandatori B50 merupakan langkah strategis pemerintah mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor bahan bakar minyak (BBM) sekaligus mewujudkan swasembada energi di Tanah Air.

Guru Besar Institut Teknologi Bandung (ITB) Tri Yuswidjajanto Zaenuri mengatakan, program mandatori campuran solar dan bahan bakar nabati berbasis kelapa sawit 50% atau Program Mandatori B50 merupakan upaya pemerintah mengoptimalkan potensi sumber daya alam domestik. SDA tersebut khususnya minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) sebagai sumber energi terbarukan.

Baca juga: Pasokan Biodesel Dukung Pengembangan Swasembada Energi

Indonesia memiliki keunggulan karena merupakan salah satu produsen CPO terbesar di dunia dengan produksi nasional mencapai sekitar 53 juta ton per tahun. Potensi tersebut menjadi modal penting dalam mempercepat pengembangan bahan bakar nabati (BBN) yang akan membantu Indonesia mewujudkan swasembada energi.

Tri menuturkan swasembada energi menjadi kebutuhan strategis karena Indonesia masih bergantung pada impor BBM untuk memenuhi kebutuhan energi nasional. Ketergantungan tersebut tak hanya membebani devisa negara, tetapi juga meningkatkan kerentanan terhadap gejolak eksternal seperti fluktuasi nilai tukar rupiah, volatilitas harga minyak dunia, hingga risiko embargo maupun sabotase terhadap rantai pasok energi.

“Jadi, pengembangan sumber daya dalam negeri seperti bahan bakar nabati perlu terus diupayakan agar kita bisa swasembada energi,” ujarnya di Jakarta, belum lama ini.

Implementasi Program Mandatori B50 akan memberi dampak positif secara ekonomi seperti menekan impor solar, menghemat devisa negara, serta memperbaiki neraca perdagangan sektor minyak dan gas.

“Program B50 akan meningkatkan pendapatan petani sawit dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Daerah penghasil sawit seperti Sumatera dan Kalimantan memperoleh manfaat dari aktivitas ekonomi di sektor perkebunan dan industri biodiesel,” katanya.

Dia mengingatkan pemerintah perlu mengantisipasi kenaikan permintaan domestik untuk industri biodiesel agar tidak mengganggu pasokan bagi kebutuhan ekspor maupun industri pangan domestik karena CPO merupakan bahan baku utama minyak goreng.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) mendorong penguatan sektor hulu guna meningkatkan produktivitas, keberlanjutan, dan daya saing industri sawit nasional. Program-program tersebut meliputi Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), pengembangan sumber daya manusia, dukungan penelitian dan pengembangan (riset), serta penyediaan sarana dan prasarana perkebunan.

Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Eddy Martono mendukung penuh implementasi Program Mandatori B50 karena sangat strategis dalam mengurangi impor solar dan menghemat devisa negara. Dia memastikan pasokan CPO nasional dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan B50 hingga akhir tahun 2026 yang mencapai 1,74 juta ton.

Pihaknya berkomitmen mendahulukan kebutuhan dalam negeri untuk Program Mandatori B50 dibandingkan memenuhi permintaan ekspor ke luar negeri.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
UI Kembangkan RehatPod,...
UI Kembangkan RehatPod, Solusi Isi Ulang Energi bagi Masyarakat Urban
Mendorong Kebijakan...
Mendorong Kebijakan Energi Berkelanjutan Demi Lingkungan dan Kesejahteraan
Indonesia Tuan Rumah...
Indonesia Tuan Rumah Pertemuan CPOPC, Perkuat Kolaborasi Hadapi Tantangan Global
Implementasi B50 Perkuat...
Implementasi B50 Perkuat Ketahanan Energi dan Tingkatkan Nilai Tambah Sawit
DPR: Swasembada Migas...
DPR: Swasembada Migas Sama Pentingnya dengan Swasembada Pangan
Pengamat: Dugaan Manipulasi...
Pengamat: Dugaan Manipulasi Ekspor Minyak Sawit Harus Diusut demi Kepastian Hukum
Prabowo Prediksi Indonesia...
Prabowo Prediksi Indonesia Swasembada BBM 3 Tahun Lagi
Gunakan MT Gamkonora,...
Gunakan MT Gamkonora, Pertamina Patra Niaga Tambah 450 Ribu Barel Minyak
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Rekomendasi
Koperasi Boleh Kelola...
Koperasi Boleh Kelola Tambang, Menkop Ferry: Sebaiknya Bukan Kopdes Merah Putih
Mengulik Pemicu Fenomena...
Mengulik Pemicu Fenomena Financial Anxiety dan Lipstick Effect di Tengah Tekanan Ekonomi
Luncurkan Aplikasi Gerakan...
Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Hidayatullah Perkuat Filantropi Islam Berbasis Digital
Berita Terkini
Prabowo Pimpin Rapat...
Prabowo Pimpin Rapat 5 Jam soal Koperasi Desa Merah Putih di Istana, Ini Hasilnya
Di Forum BRICS 2026,...
Di Forum BRICS 2026, KSPSI AGN Dorong AI Berpihak pada Pekerja
Kejagung Ralat Pernyataan,...
Kejagung Ralat Pernyataan, Status Febrie Adriansyah Tetap Tersangka di 3 Sprindik Baru
Rismon: Jokowi Tak Ingin...
Rismon: Jokowi Tak Ingin Hukum Roy Suryo dan Dokter Tifa, hanya Ingin Polemik Ijazah Tuntas
Dongkrak Ekonomi Perdesaan,...
Dongkrak Ekonomi Perdesaan, 10 Asosiasi Desa Dukung Kopdes Merah Putih
Wamenhaj Dorong Semangat...
Wamenhaj Dorong Semangat 'Travel Beyond Profit' di Mukernas III ASPHIRASI
Infografis
Kaleidoskop 2025: 6...
Kaleidoskop 2025: 6 Program Utama Pemerintahan Prabowo-Gibran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved