Sastra Indonesia Mendunia: Karya Denny JA Segera Hadir dalam 35 Bahasa
Senin, 13 Juli 2026 - 23:45 WIB
loading...
A
A
A
Ari Nugroho menilai dunia saat ini memerlukan lebih banyak karya yang membangun empati lintas budaya. Proyek penerjemahan ini dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap pertama telah rampung, mencakup enam bahasa utama dunia yakni, Inggris, Prancis, Spanyol, Arab, Rusia, dan Mandarin. Keenam bahasa ini dipilih karena mewakili cakupan pembaca terbesar di lima benua sekaligus merepresentasikan bahasa resmi PBB dan bahasa kerja negara-negara anggota BRICS.
Tahap kedua akan memperluas jangkauan ke 29 bahasa tambahan dari berbagai negara di Asia, Afrika, Eropa, Amerika Latin, dan Oseania, dengan target penyelesaian pada akhir 2027. Ketika seluruh proses rampung, “Yang Menggigil dalam Arus Sejarah” akan tersedia dalam 35 bahasa—menjadikannya salah satu karya sastra Indonesia dengan jangkauan bahasa terluas hingga saat ini.
Seluruh edisi terjemahan akan dipublikasikan secara terbuka dan dapat diakses melalui Google Books, sehingga pembaca dari negara mana pun dapat mengunduh dan membacanya tanpa hambatan geografis. Format digital ini dipilih agar karya benar-benar menjangkau pembaca lintas budaya, sejalan dengan semangat universalitas yang menjadi jiwa buku ini.
Untuk merealisasikan proyek ini, Penerbit CBI menjalin kerja sama dengan sejumlah pihak penerjemahan, serta pihak BRICS yang di Indonesia dikoordinasikan oleh Sastri Bakry, sastrawan dan tokoh sastra yang menjadi koordinator Indonesia untuk inisiatif BRICS Literary Innovation.
Menanggapi proyek besar ini, Denny JA menegaskan target puluhan bahasa tersebut bukanlah pencapaian utama yang ia kejar, melainkan sebuah jembatan empati. "Tiga puluh lima bahasa bukanlah tujuan akhir. Yang ingin saya sebarkan bukan sekadar puisi, melainkan kemampuan manusia untuk ikut merasakan penderitaan manusia lain," katanya.
Tahap kedua akan memperluas jangkauan ke 29 bahasa tambahan dari berbagai negara di Asia, Afrika, Eropa, Amerika Latin, dan Oseania, dengan target penyelesaian pada akhir 2027. Ketika seluruh proses rampung, “Yang Menggigil dalam Arus Sejarah” akan tersedia dalam 35 bahasa—menjadikannya salah satu karya sastra Indonesia dengan jangkauan bahasa terluas hingga saat ini.
Seluruh edisi terjemahan akan dipublikasikan secara terbuka dan dapat diakses melalui Google Books, sehingga pembaca dari negara mana pun dapat mengunduh dan membacanya tanpa hambatan geografis. Format digital ini dipilih agar karya benar-benar menjangkau pembaca lintas budaya, sejalan dengan semangat universalitas yang menjadi jiwa buku ini.
Untuk merealisasikan proyek ini, Penerbit CBI menjalin kerja sama dengan sejumlah pihak penerjemahan, serta pihak BRICS yang di Indonesia dikoordinasikan oleh Sastri Bakry, sastrawan dan tokoh sastra yang menjadi koordinator Indonesia untuk inisiatif BRICS Literary Innovation.
Menanggapi proyek besar ini, Denny JA menegaskan target puluhan bahasa tersebut bukanlah pencapaian utama yang ia kejar, melainkan sebuah jembatan empati. "Tiga puluh lima bahasa bukanlah tujuan akhir. Yang ingin saya sebarkan bukan sekadar puisi, melainkan kemampuan manusia untuk ikut merasakan penderitaan manusia lain," katanya.
(cip)
Lihat Juga :