Sekolah Garuda, Asa bagi Anak Cerdas Kurang Mampu Raih Masa Depan
Jum'at, 10 Juli 2026 - 18:08 WIB
loading...
A
A
A
Lebih dari sekadar menghadirkan sekolah unggulan baru, Irham berharap Sekolah Garuda dapat menjadi pemicu peningkatan kualitas pendidikan di Konawe Selatan.
Ia mengakui bahwa kualitas pendidikan di sejumlah daerah, termasuk Konawe Selatan, masih tertinggal dibandingkan daerah-daerah lain, terutama Pulau Jawa.
Karena itu, kehadiran Sekolah Garuda dapat mendorong pemerintah daerah untuk mulai memperkuat pembinaan siswa sejak jenjang pendidikan dasar.
"Tidak bisa dipungkiri bahwa kualitas pendidikan kita masih tertinggal. Dengan adanya Sekolah Garuda, saya justru terinspirasi untuk menyiapkan sekolah-sekolah unggulan sejak tingkat SD hingga SMP," katanya.
Sementara itu, Kepala SMA Unggul Garuda Bulungan, Kalimantan Utara, Adhi Sulandani Pangreksa, mengatakan Sekolah Garuda tetap menggunakan kurikulum nasional, namun diperkuat dengan berbagai program pengembangan akademik, kepemimpinan, dan karakter.
Melalui pendekatan tersebut, pemerintah berharap dapat mencetak lulusan yang tidak hanya mampu menembus perguruan tinggi terbaik dunia, tetapi juga memiliki komitmen kuat untuk kembali berkontribusi bagi kemajuan Indonesia.
"Kami akan terus berinovasi agar bisa mengantarkan siswa-siswa terbaik Indonesia ke universitas-universitas top dunia. Ini adalah cita-cita besar yang sedang diwujudkan," katanya.
Untuk diketahui Sekolah Garuda berbeda dengan Sekolah Rakyat. Sekolah Rakyat merupakan program pemerintah yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan rentan dalam mengakses pendidikan.
Sementara Sekolah Garuda fokus mempersiapkan lulusan dengan kompetensi unggul berdaya saing global di bidang sains dan teknologi serta mampu melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi terbaik dunia.
Ia mengakui bahwa kualitas pendidikan di sejumlah daerah, termasuk Konawe Selatan, masih tertinggal dibandingkan daerah-daerah lain, terutama Pulau Jawa.
Karena itu, kehadiran Sekolah Garuda dapat mendorong pemerintah daerah untuk mulai memperkuat pembinaan siswa sejak jenjang pendidikan dasar.
"Tidak bisa dipungkiri bahwa kualitas pendidikan kita masih tertinggal. Dengan adanya Sekolah Garuda, saya justru terinspirasi untuk menyiapkan sekolah-sekolah unggulan sejak tingkat SD hingga SMP," katanya.
Sementara itu, Kepala SMA Unggul Garuda Bulungan, Kalimantan Utara, Adhi Sulandani Pangreksa, mengatakan Sekolah Garuda tetap menggunakan kurikulum nasional, namun diperkuat dengan berbagai program pengembangan akademik, kepemimpinan, dan karakter.
Melalui pendekatan tersebut, pemerintah berharap dapat mencetak lulusan yang tidak hanya mampu menembus perguruan tinggi terbaik dunia, tetapi juga memiliki komitmen kuat untuk kembali berkontribusi bagi kemajuan Indonesia.
"Kami akan terus berinovasi agar bisa mengantarkan siswa-siswa terbaik Indonesia ke universitas-universitas top dunia. Ini adalah cita-cita besar yang sedang diwujudkan," katanya.
Untuk diketahui Sekolah Garuda berbeda dengan Sekolah Rakyat. Sekolah Rakyat merupakan program pemerintah yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan rentan dalam mengakses pendidikan.
Sementara Sekolah Garuda fokus mempersiapkan lulusan dengan kompetensi unggul berdaya saing global di bidang sains dan teknologi serta mampu melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi terbaik dunia.
(shf)
Lihat Juga :