UMKM Nasional Miliki Ketangguhan Hadapi Serbuan Produk China
Jum'at, 10 Juli 2026 - 13:51 WIB
loading...
A
A
A
“Masuknya barang-barang dari China melalui platform perdagangan daring (e-commerce) tidak membuat pengusaha kecil dan menengah mati langkah. Ketahanan pengusaha UMKM di Jakarta berasal dari kedekatan akses dan relasi dengan jejaring lokal seperti dengan rantai pasok lokal (local supply change), penyedia jasa logistik, dan menjadi faktor utama yang mendukung mereka untuk mengembangkan usaha dan berkompetisi secara sehat. Sebab itu, menjaga hubungan dengan para pembeli (consumer) di luar platform daring menjadi strategi yang sangat krusial,” ujar Amore dalam seminar berjudul “Jakarta Hustle: Resilience and Resourcefulness beyond E-Commerce Platform,” Jakarta, Rabu, 8 Juli 2026.
Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM M Riza Damanik mengapresiasi kegiatan seminar dan penelitian ini. “Penelitian ini perlu kita apresiasi karena sangat relevan dengan apa yang kita perlukan hari ini,” ucapnya.
Menurut dia, berbagai studi terhadap platform daring yang memusatkan perhatian pada pergeseran dan perubahan dalam aspek sosial dan budaya sangatlah jarang.
“Biasanya studi-studi mengenai platform daring berfokus pada bagaimana meningkatkan partisipasi UMKM untuk masuk dalam platform, atau bagaimana para pengguna platform bisa lebih produktif,” kata Riza.
Pascapandemik Covid 19 partisipasi UMKM dalam platform daring mengalami pertumbuhan yang signifikan. Oleh karena itu, dia beranggapan bahwa sangat penting bagi pemerintah dan para pemangku kepentingan lainnya, termasuk para pelaku UMKM untuk memastikan agar pasar domestik Indonesia sehat demi meningkatkan produktivitas.
CEO SMESCO Indonesia Doddy A Matondang menambahkan hasil sementara penelitian yang menekankan pada ketahanan UMKM Indonesia merupakan sebuah kebanggaan. Pasalnya, di tengah terpaan yang luar biasa oleh produk dari luar dan biaya layanan perdagangan daring (E-commerce) yang cukup tinggi, masih terdapat UMKM yang memiliki ketahanan luar biasa.
Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM M Riza Damanik mengapresiasi kegiatan seminar dan penelitian ini. “Penelitian ini perlu kita apresiasi karena sangat relevan dengan apa yang kita perlukan hari ini,” ucapnya.
Menurut dia, berbagai studi terhadap platform daring yang memusatkan perhatian pada pergeseran dan perubahan dalam aspek sosial dan budaya sangatlah jarang.
“Biasanya studi-studi mengenai platform daring berfokus pada bagaimana meningkatkan partisipasi UMKM untuk masuk dalam platform, atau bagaimana para pengguna platform bisa lebih produktif,” kata Riza.
Pascapandemik Covid 19 partisipasi UMKM dalam platform daring mengalami pertumbuhan yang signifikan. Oleh karena itu, dia beranggapan bahwa sangat penting bagi pemerintah dan para pemangku kepentingan lainnya, termasuk para pelaku UMKM untuk memastikan agar pasar domestik Indonesia sehat demi meningkatkan produktivitas.
CEO SMESCO Indonesia Doddy A Matondang menambahkan hasil sementara penelitian yang menekankan pada ketahanan UMKM Indonesia merupakan sebuah kebanggaan. Pasalnya, di tengah terpaan yang luar biasa oleh produk dari luar dan biaya layanan perdagangan daring (E-commerce) yang cukup tinggi, masih terdapat UMKM yang memiliki ketahanan luar biasa.
(jon)
Lihat Juga :