Gandeng BPJPH, Partai Perindo Dorong UMKM Binaan Naik Kelas melalui Sertifikasi Halal

Rabu, 08 Juli 2026 - 22:22 WIB
loading...
Gandeng BPJPH, Partai...
DPP Partai Perindo melakukan kunjungan audiensi ke Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Rabu (8/7/2026). Pertemuan ini guna menjalin kerja sama dan sinergi dalam mendorong UMKM binaan agar naik kelas melalui sertifikasi halal. Foto/Niko
A A A
JAKARTA - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Indonesia (Perindo) melakukan kunjungan audiensi ke Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal ( BPJPH ), Rabu (8/7/2026). Pertemuan ini dilakukan guna menjalin kerja sama dan sinergi dalam mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah ( UMKM ) binaan agar naik kelas melalui sertifikasi halal.

Rombongan DPP Partai Perindo disambut langsung oleh Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan yang akrab disapa Babe Haikal. Dalam kesempatan tersebut, Partai Perindo memaparkan rencana besar mereka untuk memfasilitasi sertifikasi halal gratis bagi pelaku UMKM binaan partai, baik di tingkat pusat maupun daerah.

Wakil Ketua Umum DPP Partai Perindo Tama Satrya Langkun menjelaskan mengapa sertifikasi halal menjadi fokus utama dalam pemberdayaan ekonomi tersebut. Menurutnya, sertifikasi halal adalah langkah awal yang krusial bagi UMKM untuk naik kelas.

Baca Juga: Partai Perindo Konsisten Dukung UMKM Demi Perekonomian Indonesia

Tama menilai, sertifikasi halal bukan sekadar pemenuhan aturan formal atau syariat semata, melainkan bentuk jaminan bahwa produk yang ditawarkan higienis, bermutu, dan berkualitas.
Gandeng BPJPH, Partai Perindo Dorong UMKM Binaan Naik Kelas melalui Sertifikasi Halal

"Jadi, ketika produknya berkualitas, nilai dari UMKM itu sendiri akan naik. Contohnya, kelompok pinggir jalan yang kita bina untuk jualan takjil. Begitu makanannya enak dan punya sertifikasi halal, mereka bisa menyajikan lebih banyak lagi, naik menjadi katering untuk masuk ke pemerintahan daerah atau swasta. Itu semua butuh sertifikasi halal," ujar Tama seusai audiensi.

Terlebih, lanjut Tama, konsumen saat ini semakin selektif terhadap jaminan kualitas dan kepastian proses produksi yang aman. Hal itu sejalan dengan proses di BPJPH yang menguji produk mulai dari bahan baku, proses produksi, hingga kebersihan tempatnya.

Karena itu, Perindo menjadikan sertifikasi halal sebagai program utama pembinaan agar produk lokal mendapat kepercayaan pasar yang lebih luas. "Langkah pertamanya, kita bawa ke situ dulu teman-teman UMKM. Kita imbau yang dibina oleh struktur, oleh anggota dewan di daerah, maupun pengurus DPP, semua harus ke sana arahnya. Dari situ baru kita bicara peningkatan capacity building, marketing, dan lain-lain," ucapnya.

Sementara itu, Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan menyambut baik inisiatif Partai Perindo. Ia menuturkan, sertifikasi halal akan memberikan nilai tambah (value added) sekaligus meningkatkan daya saing produk UMKM.

"Kami sangat menyambut baik dan akan mempermudah prosesnya. Kami juga akan memberikan data wilayah mana saja yang sertifikasi halalnya masih minim, termasuk masukan soal jenis usahanya. Ini karena akan banyak mikro UMKM yang terbantu lewat program dari Sekjen dan Ketua Umum Perindo," tutur Haikal.

Lebih lanjut, Haikal mengungkapkan data survei BPJPH yang menunjukkan bahwa 90 persen masyarakat Indonesia menjadikan sertifikasi halal sebagai pertimbangan utama sebelum membeli produk makanan maupun minuman.



Ia mengingatkan, tanpa sertifikasi halal, kualitas dan kebersihan produk lokal berisiko diragukan oleh konsumen. Dampaknya, daya jual akan menurun dan masyarakat bisa jadi lebih memilih produk makanan impor yang dianggap lebih terjamin.

"Saya belum pernah dengar ada usaha yang omzetnya menurun setelah dapat sertifikat halal. Justru naik semua, 100 persen. Sebab, hal itu menumbuhkan kepercayaan masyarakat. Bagi pelaku usaha yang belum punya, kalau Anda tidak mengurusnya sekarang, Anda akan ketinggalan dan tidak ada yang beli. Jadi, saya mohon sesegera mungkin proseslah halalnya," pungkas Haikal.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perlambatan Ekonomi...
Perlambatan Ekonomi Tekan Pendapatan, Agus Taufiq Perindo Desak Perluasan Lapangan Kerja
Pasar Global Meluas,...
Pasar Global Meluas, UMKM Wajib Perluas Jangkauan dan Kompetitif
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Sekjen Perindo Ferry Kurnia Tegaskan Peran Strategis Polri Kawal Pembangunan
PP 20 Tahun 2026: Langkah...
PP 20 Tahun 2026: Langkah Besar Menuju Keadilan Pajak bagi UMKM Orang Pribadi
Evita: Kebijakan Bebas...
Evita: Kebijakan Bebas Visa Kunjungan Buka Lapangan Kerja dan Gerakkan UMKM
Dorong Kualitas Keterwakilan...
Dorong Kualitas Keterwakilan Perempuan 30%, Partai Perindo Siap Bersinergi Lahirkan Kebijakan yang Inklusif
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
Produk Olahan Singkong...
Produk Olahan Singkong Sleman Terus Dikembangkan
Perkuat Basis Elektoral...
Perkuat Basis Elektoral melalui Ketokohan dan Pelayanan Masyarakat di Sulsel, Perindo Siapkan Kader Pemimpin Masa Depan
Rekomendasi
Rumah Warisan atau Ditinggalkan?...
Rumah Warisan atau Ditinggalkan? Ki Atmo dan Dua Spiritualis Beri Saran Berbeda untuk Narasumber Ini?!
Pasar Saham RI Terancam...
Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas, Modal Asing Bisa Kabur Rp3,6 Triliun
Tokenisasi Saham AI...
Tokenisasi Saham AI Diminati Investor, Bittime Catat Kepemilikan Naik 106%
Berita Terkini
Franka Franklin Bicara...
Franka Franklin Bicara tentang Integritas Nadiem
Ini 12 Lokasi Digeledah...
Ini 12 Lokasi Digeledah Polisi Terkait Kasus Korupsi Batu Bara hingga Asabri
Ketua MPR Ungkap Ada...
Ketua MPR Ungkap Ada Ulama Ikut ke Iran: Saya Belum Tahu Namanya
AHY Siap Safari Politik:...
AHY Siap Safari Politik: Demokrat Ingin Bersahabat dengan Semuanya
Gandeng BPJPH, Partai...
Gandeng BPJPH, Partai Perindo Dorong UMKM Binaan Naik Kelas melalui Sertifikasi Halal
Polisi Sita Uang Hampir...
Polisi Sita Uang Hampir Rp60 M dari Kafe di Cipete
Infografis
Penuh Tantangan, Beban...
Penuh Tantangan, Beban Kelas Menengah Kian Berat di 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved