Prabowo Minta Dibentuk Satgas Akademisi, Begini Reaksi Mendiktisaintek
Selasa, 07 Juli 2026 - 22:32 WIB
loading...
Mendiktisaintek Brian Yuliarto menyikapi wacana pembentukan Satgas Akademisi saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (7/7/2026). Foto: Binti Mufarida
A
A
A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto meminta dibentuk Satuan Tugas (Satgas) Akademisi yang beranggotakan para guru besar, dosen, dan peneliti dari berbagai perguruan tinggi. Gagasan ini disampaikan langsung Prabowo pada Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri (KSTI) 2026 di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Lalu, apa itu Satgas Akademisi? Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menjelaskan Satgas Akademisi dibentuk sebagai wadah kolaborasi lintas institusi dalam memberikan masukan berbasis riset dan inovasi terhadap berbagai program strategis pemerintah.
Baca juga: Akademisi Dorong Kinerja Satgas Rajawali V di Papua Dievaluasi
“Intinya kan beberapa topik-topik program besar, program nasional, program strategis nasional atau program kerja nasional perlu pemikiran sumbangsih inovasi riset,” ujar Brian di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (7/7/2026).
Menurut dia, satgas beranggotakan para peneliti dan guru besar dari berbagai perguruan tinggi yang bekerja secara kolaboratif untuk mendukung percepatan program prioritas pemerintah.
“Kemudian dibentuklah Satgas yang terdiri dari seluruh peneliti maupun guru besar dari lintas kampus untuk mendukung percepatan program-program prioritas nasional,” ucapnya.
Menanggapi pertanyaan mengenai perbedaan Satgas Akademisi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Brian menegaskan BRIN justru akan menjadi bagian dari satgas tersebut.
Pembentukan Satgas Akademisi bertujuan mengintegrasikan keahlian para guru besar, peneliti BRIN, serta akademisi perguruan tinggi dalam menangani isu-isu tertentu secara lebih terfokus sehingga proses penyelesaian program prioritas nasional dapat berjalan lebih cepat.
“Jadi beberapa orang guru besar, peneliti, BRIN, dan perguruan tinggi nantinya bekerja sama dalam satu topik supaya tidak terlalu luas,” kata Brian.
Lalu, apa itu Satgas Akademisi? Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menjelaskan Satgas Akademisi dibentuk sebagai wadah kolaborasi lintas institusi dalam memberikan masukan berbasis riset dan inovasi terhadap berbagai program strategis pemerintah.
Baca juga: Akademisi Dorong Kinerja Satgas Rajawali V di Papua Dievaluasi
“Intinya kan beberapa topik-topik program besar, program nasional, program strategis nasional atau program kerja nasional perlu pemikiran sumbangsih inovasi riset,” ujar Brian di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (7/7/2026).
Menurut dia, satgas beranggotakan para peneliti dan guru besar dari berbagai perguruan tinggi yang bekerja secara kolaboratif untuk mendukung percepatan program prioritas pemerintah.
“Kemudian dibentuklah Satgas yang terdiri dari seluruh peneliti maupun guru besar dari lintas kampus untuk mendukung percepatan program-program prioritas nasional,” ucapnya.
Menanggapi pertanyaan mengenai perbedaan Satgas Akademisi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Brian menegaskan BRIN justru akan menjadi bagian dari satgas tersebut.
Pembentukan Satgas Akademisi bertujuan mengintegrasikan keahlian para guru besar, peneliti BRIN, serta akademisi perguruan tinggi dalam menangani isu-isu tertentu secara lebih terfokus sehingga proses penyelesaian program prioritas nasional dapat berjalan lebih cepat.
“Jadi beberapa orang guru besar, peneliti, BRIN, dan perguruan tinggi nantinya bekerja sama dalam satu topik supaya tidak terlalu luas,” kata Brian.
(jon)
Lihat Juga :