Anak Indonesia Habiskan Rp4,5 Triliun untuk Membeli Rokok

Selasa, 07 Juli 2026 - 09:17 WIB
loading...
A A A
Dari sisi ekonomi, tingginya volume konsumsi rokok pada anak akan menjadi beban ekonomi tambahan bagi orang tua, sebab anak (usia sekolah) belum mempunyai penghasilan selain uang saku dari orang tuanya. Anak akan merengek meminta uang saku tambahan dari orang tuanya dengan berbagai alasan, misalnya untuk membeli keperluan alat sekolah, padahal uang tersebut dialokasikan untuk membeli rokok. Dan fenomena ini justru menimpa kalangan rumah tangga menengah bawah, karena kalangan rumah tangga menengah bawah justru menghabiskan pendapatannya untuk membeli rokok lebih dari 23 persen per bulannya.

Fenomena yang amat mengkhawatirkan ini harus segera dimitigasi oleh multipihak, baik oleh pihak sekolah, orang tua, pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Jika tidak ada upaya mitigasi serius, maka masa depan anak Indonesia akan menjadi taruhannya, dan angka prevalensi merokok akan terus meningkat.

Beberapa langkah mitigasi itu, antara lain: Pertama, jauhkan area sekolah dan institusi pendidikan dari jangkauan iklan dan promosi rokok, termasuk oleh sales promotion girl yang menjajakan rokok. Iklan dan promosi rokok mininal 500 meter dari lokasi sekolah/institusi pendidikan. Penjualan rokok pun juga harus dijauhkan dari sekolah dan institusi pendidikan, yakni 500 meter dari lokasi sekolah dan institusi pendidikan. Aspek promosi dan marketing seperti itu sejatinya sudah diatur sangat gamblang dalam PP 28/2024 tentang Kesehatan, jadi tinggal mengimplementasikan saja.



Kedua, menjadikan area sekolah dan institusi pendidikan secara konsisten sebagai area Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Sejatinya sekolah dan institusi pendidikan adalah area KTR secara mutlak, namun praktiknya masih sering ditemukan guru dan anak sekolah yang merokok di area sekolah, atau kantin sekolah yang menjual rokok.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wamenkomdigi Sebut 3...
Wamenkomdigi Sebut 3 dari 5 Anak Palsukan Usia untuk Akses Medsos
Pekan Raya Jakarta 2026...
Pekan Raya Jakarta 2026 Belum Humanis bagi Pengunjungnya
Menkomdigi Meutya Hafid:...
Menkomdigi Meutya Hafid: 4,7 Juta Akun Anak di TikTok dan YouTube Dinonaktifkan
BKKBN Tekankan Peran...
BKKBN Tekankan Peran Ayah Kunci Pembentukan Karakter Anak
Kekerasan Fisik dan...
Kekerasan Fisik dan Seksual Masih Ada, Menag: Pesantren Harus Jadi Ruang Paling Aman bagi Anak
Menteri Arifah: PP Tunas...
Menteri Arifah: PP Tunas Lindungi Anak dari Ancaman Ruang Digital
Pertama Kali, Dokter...
Pertama Kali, Dokter Belanda Suntik Mati Seorang Anak di Bawah Usia 12 Tahun
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Ruben Onsu Tak Lagi...
Ruben Onsu Tak Lagi Harapkan Permintaan Maaf Sarwendah, Hanya Ingin Bertemu Anak
Rekomendasi
Kontroversi Balogun...
Kontroversi Balogun Berlanjut, Politikus Inggris Desak FIFA Cabut Skorsing Quansah
10 Tips Bikin Video...
10 Tips Bikin Video Review Tembus Jutaan Penonton ala Konten Kreator Riandi Lamusu
Amerika Serikat Tersingkir,...
Amerika Serikat Tersingkir, Belgia Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Pimpinan BGN Datangi...
Pimpinan BGN Datangi KPK, Nanik S Deyang: Kerja Sama
Status Quo Jabatan Fungsional...
Status Quo Jabatan Fungsional ASN
Momen Prabowo Sambut...
Momen Prabowo Sambut PM Narendra Modi di Istana Merdeka
Bareskrim Backup Penyidikan...
Bareskrim Backup Penyidikan Korupsi Pasokan Batu Bara yang Bikin Negara Rugi Rp5 Triliun
3 Polisi Gugur saat...
3 Polisi Gugur saat Operasi Berantas Narkoba di Katingan, DPR: Usut Tuntas
12 Akademisi Serahkan...
12 Akademisi Serahkan Dokumen Amicus Curiae ke MK, Sebut Bank Tanah Solusi Kebuntuan Agraria
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved