Tinggalkan Jabatan Kakorlantas, Irjen Pol Agus Suryonugroho Sampaikan Pesan Ini ke Penerusnya
Minggu, 05 Juli 2026 - 07:14 WIB
loading...
Irjen Pol Agus Suryonugroho resmi meninggalkan jabatan Kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri. Agus menyerahkan jabatan Kakorlantas kepada Irjen Pol Wibowo di Lapangan NTMC Polri, Jakarta, Sabtu (4/7/2026). Foto/Tangkapan layar IG @korlantaspolri.ntmc
A
A
A
JAKARTA - Irjen Pol Agus Suryonugroho resmi meninggalkan jabatan Kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri. Agus menyerahkan jabatan Kakorlantas kepada Irjen Pol Wibowo di Lapangan NTMC Polri, Jakarta, Sabtu (4/7/2026).
Dalam sambutannya, Irjen Pol Agus menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya pernah menjadi bagian dari keluarga besar Korlantas Polri. Menurut Agus, berbagai capaian yang diraih selama masa kepemimpinannya merupakan hasil kerja sama, kekompakan, dan rasa memiliki yang terus dibangun di lingkungan Korlantas.
"Saya merasa bangga dan senang, saya dengan keluarga terutama istri dan anak-anak saya menjadi bagian daripada keluarga besar Korlantas Polri. Banyak hal yang tentunya saya lakukan di Korlantas Polri yang belum maksimal. Tetapi berkat kebersamaan, berkat kekompakan, dan rasa memiliki yang kita bangun, banyak prestasi yang dapat kita ukir bersama," ujar Agus, dikutip dari laman Korlantas Polri, Minggu (5/7/2026).
Agus juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh personel apabila selama memimpin terdapat kebijakan, arahan, maupun tindakan yang kurang berkenan.
Baca Juga: Profil Irjen Pol Ruddi Setiawan, Lulusan Akpol 1996 yang Kini Menjadi Kapolda Aceh
"Tentunya banyak hal yang saya sampaikan pada saat dinas maupun di luar dinas. Apabila ada kebijakan, perintah, ataupun kegiatan yang membuat rekan-rekan tidak nyaman atau tersinggung, saya menghaturkan permohonan maaf, termasuk dari istri dan anak-anak saya," ujarnya.
Meski meninggalkan jabatan Kakorlantas Polri, Agus menegaskan bahwa estafet kepemimpinan bukanlah akhir dari pengabdian. Ia optimis di bawah kepemimpinan Irjen Pol Wibowo, Korlantas Polri akan semakin maju dan mampu melanjutkan berbagai program transformasi yang telah dirintis.
"Saya titip Pak Bowo (Kakorlantas Polri Irjen Pol. Wibowo), ada program Polantas Menyapa, ada Digital Korlantas, ada Transformasi Digital. Yang paling terpenting mari kita mengubah wajah Polantas, menjadi Polantas yang dekat dengan masyarakat, diterima di tengah masyarakat, baik dari pola sikap, perilaku maupun cara kita berbicara."
Agus juga mengajak seluruh personel untuk terus menjaga kekompakan dan profesionalisme dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ia juga mendoakan agar Korlantas Polri senantiasa menjadi institusi yang bermarwah, disegani, dan mampu memberikan kontribusi terbaik bagi Polri maupun masyarakat.
"Saya mohon pamit, saya mohon izin meninggalkan Korlantas Polri, tetapi bukan untuk berpisah. Dalam estafet kepemimpinan sejatinya ada pengabdian dan pelayanan. Mari kita doakan Korlantas Polri ke depan tetap maju dan terus memberikan kontribusi positif, terutama dalam melayani masyarakat," pungkasnya.
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi melantik dua pejabat utama (PJU) Mabes Polri dan enam Kapolda jajaran di Rupattama Mabes Polri, Jakarta, Sabtu (4/7/2026). Satu di antara dua PJU yang dilantik yakni Kakorlantas Polri Irjen Pol Wibowo.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mengatakan, pelantikan dan serah terima jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang terus dilakukan untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan serta meningkatkan kualitas pelayanan Polri kepada masyarakat.
"Pelantikan dan serah terima jabatan merupakan bagian dari pembinaan karier, regenerasi kepemimpinan, dan penyegaran organisasi. Hal ini menjadi langkah strategis agar organisasi Polri semakin adaptif, profesional, dan mampu menjawab tantangan tugas yang terus berkembang," ujar Johnny dalam keterangannya, Sabtu (4/7/2026).
Ia menjelaskan, mutasi jabatan merupakan mekanisme yang lazim dalam organisasi sebagai bentuk pengembangan sumber daya manusia sekaligus upaya memperkuat pelaksanaan tugas di tingkat pusat maupun kewilayahan.
"Kami berharap para pejabat yang diberikan amanah baru dapat segera menyesuaikan diri, melanjutkan berbagai program yang telah berjalan, serta terus meningkatkan kualitas pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat."
Dalam sambutannya, Irjen Pol Agus menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya pernah menjadi bagian dari keluarga besar Korlantas Polri. Menurut Agus, berbagai capaian yang diraih selama masa kepemimpinannya merupakan hasil kerja sama, kekompakan, dan rasa memiliki yang terus dibangun di lingkungan Korlantas.
"Saya merasa bangga dan senang, saya dengan keluarga terutama istri dan anak-anak saya menjadi bagian daripada keluarga besar Korlantas Polri. Banyak hal yang tentunya saya lakukan di Korlantas Polri yang belum maksimal. Tetapi berkat kebersamaan, berkat kekompakan, dan rasa memiliki yang kita bangun, banyak prestasi yang dapat kita ukir bersama," ujar Agus, dikutip dari laman Korlantas Polri, Minggu (5/7/2026).
Agus juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh personel apabila selama memimpin terdapat kebijakan, arahan, maupun tindakan yang kurang berkenan.
Baca Juga: Profil Irjen Pol Ruddi Setiawan, Lulusan Akpol 1996 yang Kini Menjadi Kapolda Aceh
"Tentunya banyak hal yang saya sampaikan pada saat dinas maupun di luar dinas. Apabila ada kebijakan, perintah, ataupun kegiatan yang membuat rekan-rekan tidak nyaman atau tersinggung, saya menghaturkan permohonan maaf, termasuk dari istri dan anak-anak saya," ujarnya.
Meski meninggalkan jabatan Kakorlantas Polri, Agus menegaskan bahwa estafet kepemimpinan bukanlah akhir dari pengabdian. Ia optimis di bawah kepemimpinan Irjen Pol Wibowo, Korlantas Polri akan semakin maju dan mampu melanjutkan berbagai program transformasi yang telah dirintis.
"Saya titip Pak Bowo (Kakorlantas Polri Irjen Pol. Wibowo), ada program Polantas Menyapa, ada Digital Korlantas, ada Transformasi Digital. Yang paling terpenting mari kita mengubah wajah Polantas, menjadi Polantas yang dekat dengan masyarakat, diterima di tengah masyarakat, baik dari pola sikap, perilaku maupun cara kita berbicara."
Agus juga mengajak seluruh personel untuk terus menjaga kekompakan dan profesionalisme dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ia juga mendoakan agar Korlantas Polri senantiasa menjadi institusi yang bermarwah, disegani, dan mampu memberikan kontribusi terbaik bagi Polri maupun masyarakat.
"Saya mohon pamit, saya mohon izin meninggalkan Korlantas Polri, tetapi bukan untuk berpisah. Dalam estafet kepemimpinan sejatinya ada pengabdian dan pelayanan. Mari kita doakan Korlantas Polri ke depan tetap maju dan terus memberikan kontribusi positif, terutama dalam melayani masyarakat," pungkasnya.
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi melantik dua pejabat utama (PJU) Mabes Polri dan enam Kapolda jajaran di Rupattama Mabes Polri, Jakarta, Sabtu (4/7/2026). Satu di antara dua PJU yang dilantik yakni Kakorlantas Polri Irjen Pol Wibowo.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mengatakan, pelantikan dan serah terima jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang terus dilakukan untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan serta meningkatkan kualitas pelayanan Polri kepada masyarakat.
"Pelantikan dan serah terima jabatan merupakan bagian dari pembinaan karier, regenerasi kepemimpinan, dan penyegaran organisasi. Hal ini menjadi langkah strategis agar organisasi Polri semakin adaptif, profesional, dan mampu menjawab tantangan tugas yang terus berkembang," ujar Johnny dalam keterangannya, Sabtu (4/7/2026).
Ia menjelaskan, mutasi jabatan merupakan mekanisme yang lazim dalam organisasi sebagai bentuk pengembangan sumber daya manusia sekaligus upaya memperkuat pelaksanaan tugas di tingkat pusat maupun kewilayahan.
"Kami berharap para pejabat yang diberikan amanah baru dapat segera menyesuaikan diri, melanjutkan berbagai program yang telah berjalan, serta terus meningkatkan kualitas pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat."
(zik)
Lihat Juga :