Tegaskan MBG Lanjut Terus, Hashim: Tak Berhenti sampai Berhasil
Jum'at, 03 Juli 2026 - 23:33 WIB
loading...
Utusan Khusus Presiden untuk bidang Iklim dan Energi Hashim Djojohadikusumo memberi sambutan di Pelantikan dan Pengukuhan DPP, DPD, dan DPC Srikandi Jaga Desa, Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Jumat (3/7/2026). Foto: Achmad Al Fiqri
A
A
A
JAKARTA - Utusan Khusus Presiden untuk bidang Iklim dan Energi Hashim Djojohadikusumo menyatakan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) harus terus dilanjutkan. Pemerintah akan melanjutkan program tersebut sampai berhasil.
Hal itu diungkapkan Hashim saat memberi sambutan di acara Pelantikan dan Pengukuhan DPP, DPD dan DPC Srikandi Jaga Desa di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Jumat (3/7/2026).
Baca juga: Hashim Djojohadikusumo Sebut Mentan Amran Menteri Kesayangan Prabowo
Hashim menceritakan awal mula program itu digagas Presiden Prabowo Subianto. "Itu idenya Pak Prabowo sejak tahun 2006, 20 tahun lalu. Waktu itu beliau bicara sama saya tentang cita-cita untuk memperbaiki kesehatan anak-anak. Yang waktu itu, di tahun 2006, 30% dari anak-anak balita di Indonesia terdapat kondisi fisik yang namanya stunting. 30% di tahun 2006, 20 tahun lalu," ujar Hashim.
Kondisi stunting anak Indonesia tak kunjung membaik seiring waktu. Alhasil Prabowo berjanji akan memperbaiki gizi anak Indonesia sejak maju Pilpres 2009.
"Itu janji kampanye Prabowo Subianto, anak-anak di Indonesia semuanya yang menghendaki akan mendapat makanan bergizi gratis supaya kondisi yang sangat berat yaitu stunting bisa kita tanggulangi," kata Hashim.
Namun, dia menyayangkan program itu diselewengkan dan ada penyimpangan dalam perjalanan programnya. Bahkan, ada yang merusak citra program MBG. Meski begitu, Prabowo tetap bertekad meneruskan program ini.
"Saya kira sudah bukan rahasia lagi bahwa pemerintah sudah bertekad untuk melanjutkan program MBG, tidak akan berhenti sampai nanti kita berhasil. Kita berikan makanan yang bergizi untuk semua anak-anak dan ibu-ibu hamil yang memerlukan. Itu sudah tekad, janji kampanye Prabowo Subianto, tidak akan berhenti. Akan dilanjutkan!" tegas Hashim.
Dia menambahkan peran Srikandi Jaga Desa sangat penting dalam mengawasi program unggulan Prabowo. "Untuk memberikan pembinaan, memberikan pendampingan, dan memberikan pengawasan terhadap semua program pemerintah yang akan dilaksanakan di tingkat desa. Itu adalah tugas mulia yang diberikan kepada ibu-ibu Srikandi Jaga Desa, pengawasan, pembinaan, serta pendampingan," katanya.
Hal itu diungkapkan Hashim saat memberi sambutan di acara Pelantikan dan Pengukuhan DPP, DPD dan DPC Srikandi Jaga Desa di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Jumat (3/7/2026).
Baca juga: Hashim Djojohadikusumo Sebut Mentan Amran Menteri Kesayangan Prabowo
Hashim menceritakan awal mula program itu digagas Presiden Prabowo Subianto. "Itu idenya Pak Prabowo sejak tahun 2006, 20 tahun lalu. Waktu itu beliau bicara sama saya tentang cita-cita untuk memperbaiki kesehatan anak-anak. Yang waktu itu, di tahun 2006, 30% dari anak-anak balita di Indonesia terdapat kondisi fisik yang namanya stunting. 30% di tahun 2006, 20 tahun lalu," ujar Hashim.
Kondisi stunting anak Indonesia tak kunjung membaik seiring waktu. Alhasil Prabowo berjanji akan memperbaiki gizi anak Indonesia sejak maju Pilpres 2009.
"Itu janji kampanye Prabowo Subianto, anak-anak di Indonesia semuanya yang menghendaki akan mendapat makanan bergizi gratis supaya kondisi yang sangat berat yaitu stunting bisa kita tanggulangi," kata Hashim.
Namun, dia menyayangkan program itu diselewengkan dan ada penyimpangan dalam perjalanan programnya. Bahkan, ada yang merusak citra program MBG. Meski begitu, Prabowo tetap bertekad meneruskan program ini.
"Saya kira sudah bukan rahasia lagi bahwa pemerintah sudah bertekad untuk melanjutkan program MBG, tidak akan berhenti sampai nanti kita berhasil. Kita berikan makanan yang bergizi untuk semua anak-anak dan ibu-ibu hamil yang memerlukan. Itu sudah tekad, janji kampanye Prabowo Subianto, tidak akan berhenti. Akan dilanjutkan!" tegas Hashim.
Dia menambahkan peran Srikandi Jaga Desa sangat penting dalam mengawasi program unggulan Prabowo. "Untuk memberikan pembinaan, memberikan pendampingan, dan memberikan pengawasan terhadap semua program pemerintah yang akan dilaksanakan di tingkat desa. Itu adalah tugas mulia yang diberikan kepada ibu-ibu Srikandi Jaga Desa, pengawasan, pembinaan, serta pendampingan," katanya.
(jon)
Lihat Juga :