Ekspor Lobster Gagal, Negara Kehilangan Devisa Sebesar Rp36 Miliar

Selasa, 22 September 2020 - 11:50 WIB
loading...
A A A
Mirojudin menambahkan, satu hari setelah sidak Bea Cukai, harga benih lobster turun drastis. Biasanya nelayan mampu mendapat bayaran Rp9.000 per ekor. Namun setelah 14 perusahaan pemegang hak ekspor lobster dinyatakan sebagai penyelundup, harga baby lobster hanya dibandrol Rp2.500 per ekornya. "Sudah tiga hari nelayan-nelayan saya gak turun ke laut. Perusahaan lagi gak ekspor, terus siapa yang mau beli?" tanya Kris.

Menurut Kris Budiharjo, keresahan Mirojudin pun turut dirasakan ribuan nelayan anggota PBNLI. Perturan ekonomi tak terjadi karena anjloknya harga dan lesunya pasar "Ini merupakan salah satu ciri menuju ke resesi." kara Kris.

Dirinya juga mempertanyakan status perusahaan yang gagal ekspor karena takut dianggap kerja sama dengan penyelundup. Kebingungan ini pun menambah beban di tingkat nelayan. Apalagi di tengah pandemi Corona, pangsa pasar ekspor menjadi harapan nelayan di tengah lesunya pasar dalam negeri. "Harapan saya pemerintah lebih bijaksana dalam bertindak dan mengambil langkah langkah, masih ada pencegahan, pembinaan supaya tidak lagi ada gagal ekspor. Kasian nelayan, kalau jual lokal harganya gak sesuai sama modal, nelayan merugi," katanya
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bos Blueray John Field...
Bos Blueray John Field Yakin Uang Suap Tersalurkan ke Dirjen Bea Cukai, Uangnya Tidak Pernah Kembali
HNSI Nilai Kebijakan...
HNSI Nilai Kebijakan BBM Khusus Nelayan Bukti Keberpihakan Presiden Prabowo
Tok! Bos Blueray John...
Tok! Bos Blueray John Field Divonis 2 Tahun Penjara Dalam Kasus Suap Bea Cukai
3 Pejabat Bea Cukai...
3 Pejabat Bea Cukai Didakwa Terima Suap Rp63,5 Miliar Terkait Kasus Impor Barang
Prabowo Pakai Peci Karanji...
Prabowo Pakai Peci Karanji Hadiri Pekan Petani dan Nelayan di Gorontalo
Prabowo Bertolak ke...
Prabowo Bertolak ke Gorontalo, Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII
Bea Cukai Bali Nusra...
Bea Cukai Bali Nusra Musnahkan Barang Ilegal Senilai Lebih dari Rp11,2 Miliar
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
Rekomendasi
SPKS Dorong Riset BPDP...
SPKS Dorong Riset BPDP Hasilkan Teknologi Murah untuk Petani Sawit
Tak Hanya di Bali, PFII...
Tak Hanya di Bali, PFII Juga Akan Dibangun di Jakarta
Kisah Menakjubkan dalam...
Kisah Menakjubkan dalam Al-Qur'an: Orang-Orang yang Diselamatkan Allah dari Berbagai Musibah
Berita Terkini
Dokter Tifa Sudah Siapkan...
Dokter Tifa Sudah Siapkan 2.000 Pertanyaan untuk Jokowi jika Sidang Berlanjut
Perjalanan Rapat Istana...
Perjalanan Rapat Istana Sempat Tertunda, Mentan Amran Turun Tangan Selamatkan Korban Kecelakaan
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Hakim, Pengacara Jokowi Tawarkan Restorative Justice
Puluhan Organisasi Tolak...
Puluhan Organisasi Tolak Penerapan PP No 28/2024 Tentang Kesehatan
Sebut Ada 3 Kancil Politik...
Sebut Ada 3 Kancil Politik Indonesia, Prabowo: Kalau Berkumpul, Bahaya
Dokter Tifa Sudah Pelajari...
Dokter Tifa Sudah Pelajari 10 Ribu Halaman Dokumen BAP sebelum Eksepsi Dikabulkan
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved