Prabowo Terima Pulpen Emas dari Lukashenko saat Bertemu di Istana Merdeka
Kamis, 02 Juli 2026 - 12:27 WIB
loading...
Presiden Prabowo Subianto menerima pulpen berwarna emas dari Presiden Republik Belarus Aleksandr Lukashenko saat bertemu di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (2/7/2026). Foto: Binti Mufarida
A
A
A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menerima pulpen berwarna emas dari Presiden Republik Belarus Aleksandr Lukashenko saat bertemu di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (2/7/2026). Dari pantauan SindoNews, pemberian pulpen emas dari Lukashenko kepada Prabowo itu terjadi usai pengisian buku tamu di ruang Kredensial.
Kemudian, Prabowo dan Lukashenko berfoto dan berjalan bersama menuju salah satu ruangan untuk pertemuan tête-à-tête. Dilanjutkan dengan pertemuan bilateral antara kedua delegasi di salah satu ruangan di Istana Merdeka.
Tampak juga sejumlah jajaran Menteri Kabinet Merah Putih mendampingi Prabowo, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, serta Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani juga Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Baca juga: Lukashenko Jadi Presiden Negara Sahabat Pertama yang Nginap di Istana Negara
Diketahui, rombongan Lukashenko tiba di halaman Istana Merdeka sekitar pukul 11.23 WIB. Iring-iringan kenegaraan yang membawa Kepala Negara Belarus tersebut dikawal pasukan motoris, pasukan berkuda, serta pasukan jajar kehormatan.
Suasana penyambutan kian semarak dengan kehadiran pelajar yang berdiri berbaris sepanjang halaman Istana Merdeka, sambil melambai-lambaikan bendera kecil Indonesia dan Belarus. Selain itu, tari Enggang dari Kalimantan Timur juga menyambut kedatangan Presiden Lukashenko.
Prabowo menyambut langsung Lukashenko yang turun dari mobil kenegaraan di sisi barat Istana Merdeka. Prabowo dan Presiden tampak berjabat tangan erat dan berpelukan hangat, menunjukkan keakraban serta hubungan diplomatik yang terus menguat antara kedua negara.
Upacara kenegaraan pun dimulai secara khidmat dengan dikumandangkan lagu kebangsaan Belarus "My Biełarusy" dan lagu kebangsaan Indonesia "Indonesia Raya", diiringi dentuman meriam salvo sebanyak 21 kali.
Seusai upacara, kedua kepala negara melakukan inspeksi pasukan kehormatan bersama-sama. Rangkaian acara dilanjutkan dengan perkenalan delegasi masing-masing negara.
Kemudian, Prabowo dan Lukashenko berfoto dan berjalan bersama menuju salah satu ruangan untuk pertemuan tête-à-tête. Dilanjutkan dengan pertemuan bilateral antara kedua delegasi di salah satu ruangan di Istana Merdeka.
Tampak juga sejumlah jajaran Menteri Kabinet Merah Putih mendampingi Prabowo, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, serta Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani juga Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Baca juga: Lukashenko Jadi Presiden Negara Sahabat Pertama yang Nginap di Istana Negara
Diketahui, rombongan Lukashenko tiba di halaman Istana Merdeka sekitar pukul 11.23 WIB. Iring-iringan kenegaraan yang membawa Kepala Negara Belarus tersebut dikawal pasukan motoris, pasukan berkuda, serta pasukan jajar kehormatan.
Suasana penyambutan kian semarak dengan kehadiran pelajar yang berdiri berbaris sepanjang halaman Istana Merdeka, sambil melambai-lambaikan bendera kecil Indonesia dan Belarus. Selain itu, tari Enggang dari Kalimantan Timur juga menyambut kedatangan Presiden Lukashenko.
Prabowo menyambut langsung Lukashenko yang turun dari mobil kenegaraan di sisi barat Istana Merdeka. Prabowo dan Presiden tampak berjabat tangan erat dan berpelukan hangat, menunjukkan keakraban serta hubungan diplomatik yang terus menguat antara kedua negara.
Upacara kenegaraan pun dimulai secara khidmat dengan dikumandangkan lagu kebangsaan Belarus "My Biełarusy" dan lagu kebangsaan Indonesia "Indonesia Raya", diiringi dentuman meriam salvo sebanyak 21 kali.
Seusai upacara, kedua kepala negara melakukan inspeksi pasukan kehormatan bersama-sama. Rangkaian acara dilanjutkan dengan perkenalan delegasi masing-masing negara.
(rca)
Lihat Juga :