Menkes Kaji Insentif untuk Dokter Umum dan Gigi di Daerah Tertinggal

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:43 WIB
loading...
A A A
Lebih lanjut, Budi menyampaikan, pihaknya sudah memberikan insentif penugasan khusus untuk tenaga medis di daerah tertinggal. "Untuk memperbaiki keseimbangan remunerasi yang diterima antara daerah-daerah yang tertinggal dengan daerah-daerah yang di kota," kata Budi.

Tak hanya itu, Budi berkata, pihaknya juga telah memberikan beasiswa dan fellowship afirmasi untuk dokter di daerah. Menurutnya, hal ini membuat beban kerja di daerah tidak timpang.

"Di daerah Jakarta dokternya cukup, beban kerjanya bisa dibagi, dokternya cukup. Tapi kalau di daerah Mamboramo bisa 1 dokter ngerjain 1.000 pasien, 2.000 pasien karena dokternya kurang. Sehingga kita memberikan afirmasi. Orang kalau dari Mamboramo mau jadi dokter, dokter spesialis, alokasinya kita berikan lebih banyak ke mereka," ucap Budi.

"Kita juga sudah membuat roadmap. Nanti kita akan lakukan seperti tadi, roadmap dari sisi perlindungan. Kita akan bikin juga roadmap dari sisi remunerasi. Itu yang mungkin agak sensitif ya. Supaya bisa meratakan, kemudian kita akan juga membuat roadmap perbaikan tambah dari sisi karir. Terutama membalas antara layanan primer dan layanan sekunder," pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menkes Ungkap Ada Gap...
Menkes Ungkap Ada Gap Tinggi Penghasilan Dokter Spesialis: di Bone Rp3 Juta, di Mahakam Ulu Rp80 Juta
Menkes: Yang Paling...
Menkes: Yang Paling Banyak Dikeluhkan Dokter adalah Perundungan
BGN Evaluasi Insentif...
BGN Evaluasi Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari
Ribuan Dokter Muda Terancam...
Ribuan Dokter Muda Terancam Gagal Praktik, Pakar UGM Minta Pemerintah Bertindak
Prabowo Minta Menkes...
Prabowo Minta Menkes Perluas CKG-Perkuat Penanggulangan TBC
Menkes Siap Dukung 4...
Menkes Siap Dukung 4 Langkah BGN untuk MBG
Menkes Pastikan Korban...
Menkes Pastikan Korban Penyekapan di Bandung Jalani Rehabilitasi dan Rekonstruksi secara Optimal
Menkes Soroti Konsumsi...
Menkes Soroti Konsumsi Mayones Berlebihan, Satu Sendok Mengandung 100 Kalori
Menkes Ungkap Bahaya...
Menkes Ungkap Bahaya Tersembunyi Kecap Manis, Kandungan Natriumnya Ternyata Tinggi
Rekomendasi
Pacu Daya Saing Pariwisata,...
Pacu Daya Saing Pariwisata, Kemenpar Dorong Kebijakan Bebas Visa Kunjungan
PT Pegadaian CPS Pondok...
PT Pegadaian CPS Pondok Aren Bersama Sahabat Berbagi Tangsel Gelar Santunan
Ketua Komisi I DPRK...
Ketua Komisi I DPRK Mimika: Perlindungan Warga Sipil Papua Butuh Kolaborasi
Berita Terkini
Jaksa KPK Limpahkan...
Jaksa KPK Limpahkan Berkas Perkara Mantan Ketua PN Depok ke Pengadilan Bandung
Prabowo Bertemu Kapolri...
Prabowo Bertemu Kapolri di Istana, Terima Laporan Kamtibmas-Persiapan Hari Bhayangkara 2026
Komisi I Bangga TNI...
Komisi I Bangga TNI Ikut Urus Pertanian, Dave Laksono: Ini Bukan Kembali ke Dwifungsi
Keberlangsungan Energi...
Keberlangsungan Energi Listrik vs Dominasi Oligarki Batubara
Peradi SAI Siap Jembatani...
Peradi SAI Siap Jembatani Dunia Usaha dan Hukum dalam Pelaksanaan KUHP Baru
Masa Penahanan Dadan...
Masa Penahanan Dadan Hindayana Cs Diperpanjang 40 Hari ke Depan
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved