Miris, Satu dari Lima Pernikahan di Indonesia Berakhir dengan Perceraian

Selasa, 22 September 2020 - 05:08 WIB
loading...
Miris, Satu dari Lima...
Dirjen Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama (Kemenag) Kamaruddin Amin.
A A A
JAKARTA - Tingkat perceraian di Indonesia cukup tinggi. Dari sekitar 2 juta pernikahan per tahun, 400.000 di antaranya berakhir di tengah jalan. Penyebabnya bermacam-macam, antara lain persoalan ekonomi, ketidakpahaman suami/istri atas peran dan tugasnya, dan perselingkuhan.

Hal ini diungkapkan Dirjen Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama ( Kemenag ) Kamaruddin Amin saat menjadi pembicara Dialog Isu-Isu Kebimasislaman dengan Praktisi Media di Olympic Bigland Hotel Sentul, Kabupaten Bogor, Senin (21/9/2020). (Baca juga: Tangkal Radikalisme, Kemenag Tingkatkan Literasi Agama Takmir Masjid)

"Artinya sekitar seperlima, dari lima orang yang menikah, 1 di antaranya cerai," katanya.

Menurutnya, fenomena ini adalah persoalan besar yang harus ditangani bersama. Sebab, perceraian akan melahirkan kemiskinan baru dan persoalan-persoalan sosial baru. Korban perceraian rata-rata adalah wanita dan anak-anak. (Baca juga: Menag Positif Covid-19, Akses Masuk Kantor Kemenag Dibatasi)

"Angka perceraian harus ditekan kita harus mengambil langkah produktif untuk meminimalisir angka perceraian di Indonesia," katanya.

Kamaruddin menegaskan bahwa Kantor Urusan Agama (KUA) adalah lembaga yang paling diharapkan untuk dapat menekan angka perceraian di Indonesia. KUA ada di setiap kecamatan, jumlahnya sekitar 5.975 dengan 8.000 penghulu. Keberadaannya harus berkontribusi secara maksimal untuk memperkuat ketahanan keluarga. (Baca juga: PKS Sesalkan Kemenag Tetap Luncurkan Program Penceramah Bersertifikat)

"Kualitas mereka ini, para penghulu ini menentukan kualitas pelayanan Kemenag kepada masyarakat," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KPK Panggil 2 Tersangka...
KPK Panggil 2 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Kemenag Catat 2 Juta...
Kemenag Catat 2 Juta Hewan Kurban Senilai Rp18,28 Triliun Dipotong saat Iduladha
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Matahari Tepat di Atas...
Matahari Tepat di Atas Ka’bah pada 27-28 Mei, Kemenag Ajak Cek Arah Kiblat
Kasus Kuota Haji, KPK...
Kasus Kuota Haji, KPK Kembali Periksa Eks Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief
Muhadjir Effendy Penuhi...
Muhadjir Effendy Penuhi Panggilan KPK usai Minta Pemeriksaannya Ditunda
Betrand Peto Nangis...
Betrand Peto Nangis Lihat Video Viral Sarwendah: Kok Bunda Setega Itu
Dipersulit Sarwendah...
Dipersulit Sarwendah Ketemu Anak, Ruben Onsu Banjir Dukungan dari Teman Artis
Sarwendah Hapus Sejumlah...
Sarwendah Hapus Sejumlah Brand dari Bio Instagram, Ada Apa?
Rekomendasi
Sinopsis Disclosure...
Sinopsis Disclosure Day, Film Terbaru Steven Spielberg tentang Rahasia Alien yang Guncang Dunia
BRI Kokohkan Dominasi,...
BRI Kokohkan Dominasi, Raih Penghargaan Best Private Bank Skala Internasional
Setelah Chatib Basri,...
Setelah Chatib Basri, Menkes Merapat ke Istana Temui Prabowo
Berita Terkini
JPU Sebut Kasus Chromebook...
JPU Sebut Kasus Chromebook Nadiem termasuk White Collar Crime, Kuasa Hukum Terkejut
PDIP Dorong Program...
PDIP Dorong Program MBG Beralih ke Dapur Berbasis Sekolah
Ogah Tanggapi Laporan...
Ogah Tanggapi Laporan Roy Suryo, Rismon: Saya Fokus Bikin Buku Gibran
Indonesia Kompeten 2045,...
Indonesia Kompeten 2045, Wamenaker Dorong Kampus Perkuat Sertifikasi Kompetensi
Kecewa JPU Tolak Pledoi,...
Kecewa JPU Tolak Pledoi, Nadiem Makarim: Fakta Persidangan Diabaikan
Wamenkum Ungkap Alasan...
Wamenkum Ungkap Alasan Usia Pensiun Kapolri Bisa Diperpanjang
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved