Kontras Ungkap Update Kondisi Andrie Yunus, Sudah Pulang dan Jalani Fisioterapi

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:07 WIB
loading...
Kontras Ungkap Update...
Wakil Koordinator Kontras Andrie Yunus saat ini menjalani rawat jalan setelah menjadi korban penyiraman air keras oleh oknum anggota TNI. Kondisi Andrie Yunus kini berangsur membaik. Foto: Dok Sindonews
A A A
JAKARTA - Wakil Koordinator Kontras Andrie Yunus saat ini menjalani rawat jalan setelah menjadi korban penyiraman air keras oleh oknum anggota TNI. Kondisi Andrie Yunus kini berangsur membaik.

“Rawat jalan sih sekarang,” kata Koordinator Kontras Dimas Bagus Arya, Kamis (18/6/2026).

Baca juga: KontraS: Kasus Andrie Yunus Harus Diungkap hingga Struktur Komando

Andrie Yunus saat ini masih dalam pengawasan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Andrie belum bisa memberikan keterangan langsung kepada pihak kepolisian terkait kasus tersebut.

"Kalau di kepolisian kami belum tahu, tapi kalua pun nanti dia diperiksa opsinya mungkin tidak langsung. Mungkin lewat Zoom atau bersurat gitu. Jadi belum bisa secara langsung karena memang melihat, mempertimbangkan kondisi fisiknya," ungkapnya.

Menurut dia, Andrie masih harus menjalani fisioterapi untuk mengembalikan fungsi motoriknya. Andrie sudah bisa melakukan senam ringan dan melakukan aktivitas ringan lainnya.

"Jadi kemarin fisioterapi itu alhamdulillah prosesnya sudah berjalan baik. Dia sudah mulai bisa melakukan gerakan-gerakan senam ringan, terus juga sudah mulai bisa aktivitas kayak mandi," ucap Dimas.

“Terus sudah bisa makan tanpa disuapin, karena tangannya itu kan setelah operasi ketarik ototnya. Jadi ada istilahnya itu kontraksi. Jadi hasil operasi di kulitnya itu suatu waktu kalau misalnya nggak digerakkan, dia akan kaku," sambungnya.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kontras Desak Polisi...
Kontras Desak Polisi Periksa Mantan Kabais dan 2 Terdakwa Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
Pemerintah Hormati Putusan...
Pemerintah Hormati Putusan Kasus Andrie Yunus, Yusril: Wujud Independensi Peradilan
Hakim Perintahkan Barang...
Hakim Perintahkan Barang Bukti Tumbler hingga Video CCTV Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dimusnahkan
Oditur Militer: Jika...
Oditur Militer: Jika Kita Bisa Lihat Andrie Yunus, Tuntutan Bisa Lebih Tinggi
Menghormati Putusan,...
Menghormati Putusan, Mengawal Keadilan: Membaca Kasus Andrie Yunus dari Perspektif Hukum, Politik, dan Militer
Dikuntit OTK, Islah...
Dikuntit OTK, Islah Bahrawi Sebut Polanya Mirip Kasus Andrie Yunus
Kasus Andrie Yunus,...
Kasus Andrie Yunus, Koordinator Kontras Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
Polda Metro Jaya Tak...
Polda Metro Jaya Tak Bawa Seluruh Bukti di Sidang Praperadilan, TAUD: Hambat Penegakan Hukum
Rekomendasi
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Poles 1.920 SPBU Melalui Program Retail Make Over
Perselingkuhan Membuka...
Perselingkuhan Membuka Rahasia Kelam Seorang Polisi di Microdrama V+Short The Next Door Detective
Harga BBM Naik 37%,...
Harga BBM Naik 37%, Saatnya Percepat Adopsi Kendaraan Listrik
Berita Terkini
PKB Minta PDIP Tegas...
PKB Minta PDIP Tegas soal Posisi terhadap Pemerintah: Jangan Abu-abu
Menang Lagi di PN Jakpus,...
Menang Lagi di PN Jakpus, Putusan Hakim Tegaskan Keabsahan Tanda Tangan Ketum PPP dan Wasekjen pada SK Plt Maluku
Di Seskoau, Sjafrie:...
Di Seskoau, Sjafrie: Kepemimpinan Adaptif Penting Hadapi Tantangan Pertahanan Masa Depan
Indonesia Emas 2045...
Indonesia Emas 2045 Taruhannya: Ketika Pundak Gen Z Rapuh Tanpa Jangkar Moral
Threshold DPRD Dinilai...
Threshold DPRD Dinilai Reduksi Demokrasi Lokal, Gardian Muhammad Minta Reformasi Politik Substantif
Pengamat: Dugaan Manipulasi...
Pengamat: Dugaan Manipulasi Ekspor Minyak Sawit Harus Diusut demi Kepastian Hukum
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved