Resmi Masuk Daftar Belanja TNI AU, Ini Spesifikasi Chengdu J-10C Buatan China yang Akan Perkuat Langit Indonesia

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:42 WIB
loading...
A A A
Lihat video: Momen Prabowo Siram Air Kembang ke Jet Tempur Rafale!


Salah satu keunggulan terbesar J-10C adalah penggunaan radar Active Electronically Scanned Array (AESA) yang mampu mendeteksi dan melacak banyak target secara bersamaan. Teknologi ini menempatkannya sejajar dengan sejumlah jet tempur modern Barat di kelas generasi 4,5.

Pesawat ini juga dibekali sistem peperangan elektronik modern, kokpit digital, helmet mounted display, serta kemampuan berbagi data secara real-time dengan platform tempur lainnya. Kombinasi tersebut membuat J-10C dirancang untuk menghadapi peperangan udara modern yang semakin mengandalkan sensor dan jaringan informasi.

Senjata Andalan Pemburu di Luar Jarak Pandang

Dalam pertempuran udara, J-10C mengandalkan rudal jarak dekat PL-10 dan rudal jarak jauh PL-15 yang menjadi salah satu senjata andalan China untuk pertempuran Beyond Visual Range (BVR) atau di luar jangkauan pandang pilot.

Selain itu, pesawat memiliki 11 titik gantung senjata yang memungkinkan membawa kombinasi rudal udara-ke-udara, bom pintar, rudal antikapal hingga rudal serangan darat presisi. Kapabilitas tersebut membuat J-10C mampu menjalankan berbagai misi mulai dari superioritas udara hingga serangan strategis.

Berdampingan dengan Jet Tempur Rafale

Masuknya J-10C tidak berarti Indonesia meninggalkan program pengadaan pesawat tempur lainnya. Saat ini TNI AU juga sedang menunggu kedatangan bertahap 42 unit Rafale dari Prancis, sementara proyek KF-21 bersama Korea Selatan masih berjalan.

Dengan kombinasi Rafale dan J-10C, Indonesia berpotensi memiliki salah satu armada tempur paling beragam di kawasan Asia Tenggara. Di satu sisi, Rafale menawarkan kemampuan tempur multirole yang telah teruji dalam berbagai operasi militer. Di sisi lain, J-10C menghadirkan alternatif dengan biaya akuisisi dan operasional yang relatif kompetitif namun tetap dibekali teknologi modern.

Keputusan mengakuisisi 42 unit J-10C juga menunjukkan strategi Indonesia untuk tidak bergantung pada satu pemasok persenjataan. Pendekatan ini sejalan dengan politik luar negeri bebas aktif yang selama ini menjadi fondasi kebijakan pertahanan nasional.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Lanud Naik Jadi Tipe...
3 Lanud Naik Jadi Tipe B, Ini Daftar Kolonel TNI AU yang Dilantik sebagai Danlanud
Tongkat Komando di Kopasgat...
Tongkat Komando di Kopasgat Berganti, Ada Kasiintel hingga Wadansatbravo 90 Pasgat
Di Seskoau, Sjafrie:...
Di Seskoau, Sjafrie: Kepemimpinan Adaptif Penting Hadapi Tantangan Pertahanan Masa Depan
Suvenir Kapal Perang...
Suvenir Kapal Perang Mikasa dari Menhan Jepang untuk Presiden Prabowo
Menhan Jepang Temui...
Menhan Jepang Temui Presiden Prabowo di Kertanegara, Penguatan Kerja Sama Pertahanan Dibahas
Modernisasi Kapal Induk...
Modernisasi Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Penting untuk Perpanjang Usia Pakai
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Ini 4 Keunggulan Senjata...
Ini 4 Keunggulan Senjata Laser Cheongwang Buatan Korea Selatan
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Rekomendasi
Breaking News! Polisi...
Breaking News! Polisi Tangkap Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Wanita selama 3 Tahun di Kosan
10 Muharram dan Kematian...
10 Muharram dan Kematian Firaun: Akhir Sang Raja yang Mengaku Tuhan
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Berita Terkini
Ichsanuddin Noorsy:...
Ichsanuddin Noorsy: UGM Berada di Titik Nadir dalam Kasus Ijazah Jokowi
Asfinawati: Ujaran Kebencian...
Asfinawati: Ujaran Kebencian dalam HAM Menyangkut Ras hingga Agama Bukan Orang per Orang
UBK Keluarkan 9 Poin...
UBK Keluarkan 9 Poin Pernyataan usai Ketua BEM FH Abdimaludin Terima Uang Rp20 Juta
Haul Akbar Ploso, Gus...
Haul Akbar Ploso, Gus Muhaimin: Jangan Hanya Menonton, Santri Harus Jadi Solusi Bangsa
Tiyo UGM Dilaporkan...
Tiyo UGM Dilaporkan ke Polisi, Ray Rangkuti: Harusnya Orang Jahat yang Dihukum Bukan yang Berpikir
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke PN Jakarta Timur
Infografis
Spesifikasi Pesawat...
Spesifikasi Pesawat Super Hercules Baru TNI AU, C-130J-30
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved