Ditegur Delegasi Belanda karena Merokok saat KMB, Jawaban Agus Salim Ini Membuat Mereka Terdiam

Rabu, 17 Juni 2026 - 07:03 WIB
loading...
Ditegur Delegasi Belanda...
Bung Karno bersama Haji Agus Salim. Foto: Tropenmuseum
A A A
JAKARTA - Nama Agus Salim tercatat sebagai salah satu diplomat paling cemerlang yang pernah dimiliki Indonesia. Kemampuan bernegosiasi, kecerdasan, dan kepiawaiannya berbahasa asing membuatnya disegani lawan maupun kawan dalam berbagai forum internasional.

Di balik perannya yang besar dalam perjuangan diplomasi Indonesia, terdapat sejumlah kisah menarik yang menunjukkan kecerdasan Agus Salim dalam menghadapi situasi sulit. Salah satunya terjadi ketika ia mengikuti Konferensi Meja Bundar (KMB) di Den Haag, Belanda, pada 1949.

Saat itu, Agus Salim menjadi bagian dari delegasi Indonesia yang berunding dengan Belanda untuk menyelesaikan sengketa pasca-kemerdekaan. Perundingan berlangsung dalam suasana serius karena menyangkut masa depan kedaulatan Indonesia.

Baca juga: Diplomasi Rokok Kretek Agus Salim Taklukkan Pangeran Philip



Di sela-sela agenda konferensi, Agus Salim yang dikenal sebagai perokok kretek kerap mengisap rokok kesukaannya. Aroma tembakau dan cengkih yang khas kemudian menarik perhatian salah seorang delegasi Belanda.

Menurut kisah yang banyak diceritakan dalam berbagai catatan sejarah, delegasi Belanda tersebut menegur Agus Salim karena asap rokoknya dianggap mengganggu kenyamanan peserta lain. Teguran itu disampaikan dengan nada yang menunjukkan ketidaksenangan terhadap kebiasaan merokok sang diplomat Indonesia.

Lihat juga: Gonjang Ganjing Ekonomi, Said Didu: Ini Pertarungan Besar, Prabowo Bisa Tumbang!

Alih-alih tersinggung, Agus Salim menanggapi teguran tersebut dengan tenang. Dengan senyum khasnya, ia memberikan jawaban yang kemudian menjadi salah satu anekdot terkenal dalam sejarah diplomasi Indonesia.

"Selama berabad-abad bangsa Belanda telah menikmati hasil bumi Indonesia. Sekarang giliran Anda menikmati aromanya."

Jawaban singkat itu sontak membuat suasana menjadi cair. Delegasi yang semula melayangkan protes tidak dapat membalas pernyataan Agus Salim. Sejumlah peserta bahkan disebut tertawa mendengar respons cerdas tersebut.

Kisah ini memperlihatkan bagaimana Agus Salim mampu menyampaikan kritik terhadap kolonialisme Belanda tanpa harus memicu ketegangan. Dengan kecerdasan dan humor, ia berhasil membalik keadaan sekaligus menegaskan posisi Indonesia yang tengah memperjuangkan pengakuan kedaulatan.

Agus Salim memang dikenal sebagai sosok dengan kemampuan retorika luar biasa. Selain menguasai banyak bahasa asing, ia juga piawai menggunakan sindiran halus yang sarat makna dalam berbagai kesempatan diplomatik.

Tak heran jika namanya dikenang sebagai salah satu tokoh penting yang membantu Indonesia memperoleh pengakuan kedaulatan melalui jalur diplomasi. Kisah teguran rokok di Konferensi Meja Bundar menjadi salah satu bukti bahwa kecerdasan kadang lebih ampuh daripada kemarahan dalam menghadapi lawan politik.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
UNCLOS 82, Strategi...
UNCLOS 82, Strategi Sea Denial Melawan AT Mahan
UMB Perkuat Diplomasi...
UMB Perkuat Diplomasi Kreatif Indonesia-Tiongkok, Pamerkan 100 Karya Desain Merek Inovatif
Melembagakan ‘Otot’...
Melembagakan ‘Otot’ Diplomasi Prabowo
Memajukan Peran Korsel...
Memajukan Peran Korsel sebagai Kekuatan Diplomatik melalui Diplomasi Pertahanan
Besok, Prabowo Resmikan...
Besok, Prabowo Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk
Mobil Maung Dibawa ke...
Mobil Maung Dibawa ke KTT ASEAN di Filipina, Seskab: Jadi Simbol Diplomasi Indonesia
Jejak Diplomasi Nabi...
Jejak Diplomasi Nabi Muhammad SAW dalam Peperangan Islam, dari Perjanjian Hudaibiyah hingga Fathu Makkah
Rencana Batasan Tar-Nikotin...
Rencana Batasan Tar-Nikotin dan Penyeragaman Kemasan Dinilai Ancam Industri Kretek Nasional
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Rekomendasi
Dari Sampang, Rihul...
Dari Sampang, Rihul CZ Bangun Peluang Lewat Konten Digital
Sensasi Merayakan Cinta...
Sensasi Merayakan Cinta di Kapel Tebing Bali 70 Meter di Atas Samudera Hindia
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
Berita Terkini
Sidang Perdana Praperadilan...
Sidang Perdana Praperadilan Roy Suryo Digelar Besok Pagi di PN Jaksel
5 Peserta Program SPPI...
5 Peserta Program SPPI Meninggal saat Latsarmil, Feri Amsari: Negara Salahi Prinsip Administrasi
Titi Anggraini Soroti...
Titi Anggraini Soroti Naskah Akademik RUU Pemilu Tak Kunjung Diterbitkan
Jokowi Mulai Safari...
Jokowi Mulai Safari Politik, Feri Amsari: Sah, Cuma Nggak Tahu Diri Saja
Lelang Hasil Rampasan...
Lelang Hasil Rampasan Korupsi Periode Juni 2026, KPK Bukukan Rp39,8 Miliar
354 Pencari Jodoh Padati...
354 Pencari Jodoh Padati Golek Garwo Kemenag
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved