Nasaruddin Umar Ingin Indonesia Jadi Epicentrum Peradaban Dunia Islam Modern
Selasa, 16 Juni 2026 - 15:41 WIB
loading...
A
A
A
"Karena betul-betul diam-diam, tapi telah melakukan karya besar untuk anak bangsa kita, menghafal Quran, memahami maknanya, bahkan juga memahami nahfu sarafnya Al-Quran. InsyaAllah seperti tadi kita lihat ada pengamalannya, Yayasan Sulaimaniyah ini mencipta anak-anak bangsa yang berprestasi dalam bidang Quran," tuturnya.
Lihat video: TAHUN BARU ISLAM 1448H: Warga Sambut Tahun Baru Islam dengan Semangat!
Nasaruddin menerangkan, ajaran yang dikembangkan yayasan tersebut sama persis dan simetris dengan ajaran umat Islam yang ada di Indonesia. Umat muslim di Indonesia sama-sama sebagai penganut ajaran Al-Sunnah Wal Jamaah sebagaimana ajaran Yayasan Sulaimaniyah sehingga tidak ada problem dari segi teologis.
Terpenting, kata dia, anak-anak Indonesia lulusan yayasan tersebut punya keikhlasan untuk mengabdikan diri menjadi guru di berbagai belahan dunia, termasuk di Indonesia. Maka itu, diharapkan yayasan tersebut terus mencetak lulusan santri dari Indonesia yang berprestasi, lebih banyak, dan lebih besar lagi di masa mendatang.
"Pesan saya kepada anak-anakku yang baru saja di wisuda, amalkanlah ajaran Al-Quran dan kawinkan dengan peradaban dan kearifan lokalnya di Indonesia, maka ini yang kita harapkan. Berjumpa antara kearifan lokal dengan nilai dasar Al-Quran, itu akan melahirkan Indonesia besar, Indonesia besar itu sangat diharapkan," katanya.
Nasaruddin menambahkan, banyaknya pengamalan Al-Qur’an dari para penghafal Al-Qur’an Indonesia, yang mempertemukan nilai dasar Indonesia dengan kearifan lokal, tidak hanya membuat Indonesia lebih besar. Namun, ke depan diharapkan Indonesia menjadi kiblat bagi peradaban dunia Islam modern.
Lihat video: TAHUN BARU ISLAM 1448H: Warga Sambut Tahun Baru Islam dengan Semangat!
Nasaruddin menerangkan, ajaran yang dikembangkan yayasan tersebut sama persis dan simetris dengan ajaran umat Islam yang ada di Indonesia. Umat muslim di Indonesia sama-sama sebagai penganut ajaran Al-Sunnah Wal Jamaah sebagaimana ajaran Yayasan Sulaimaniyah sehingga tidak ada problem dari segi teologis.
Terpenting, kata dia, anak-anak Indonesia lulusan yayasan tersebut punya keikhlasan untuk mengabdikan diri menjadi guru di berbagai belahan dunia, termasuk di Indonesia. Maka itu, diharapkan yayasan tersebut terus mencetak lulusan santri dari Indonesia yang berprestasi, lebih banyak, dan lebih besar lagi di masa mendatang.
"Pesan saya kepada anak-anakku yang baru saja di wisuda, amalkanlah ajaran Al-Quran dan kawinkan dengan peradaban dan kearifan lokalnya di Indonesia, maka ini yang kita harapkan. Berjumpa antara kearifan lokal dengan nilai dasar Al-Quran, itu akan melahirkan Indonesia besar, Indonesia besar itu sangat diharapkan," katanya.
Nasaruddin menambahkan, banyaknya pengamalan Al-Qur’an dari para penghafal Al-Qur’an Indonesia, yang mempertemukan nilai dasar Indonesia dengan kearifan lokal, tidak hanya membuat Indonesia lebih besar. Namun, ke depan diharapkan Indonesia menjadi kiblat bagi peradaban dunia Islam modern.
(cip)
Lihat Juga :