Nasaruddin Umar Ingin Indonesia Jadi Epicentrum Peradaban Dunia Islam Modern

Selasa, 16 Juni 2026 - 15:41 WIB
loading...
Nasaruddin Umar Ingin...
Menag Nasaruddin Umar berharap, Indonesia bisa menjadi epicentrum peradaban dunia Islam modern dimasa yang akan datang. Foto/SindoNews
A A A
JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar berharap, Indonesia bisa menjadi epicentrum peradaban dunia Islam modern dimasa yang akan datang. Termasuk menjadi kiblat peradaban dunia islam modern.

Hal itu disampaikan Menag dalam wisuda ratusan santri Yayasan Tahfidz Sulaimaniyah di Menara 165, Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada Selasa (16/6/2026).

"Mudah-mudahan Indonesia bisa menjadi epicentrum peradaban dunia Islam modern yang akan datang, akan menjadi kiblat peradaban dunia Islam modern yang akan datang adalah di Indonesia," ujarnya, Selasa (16/6/2026).

Baca juga: Tahun Baru Islam, Menag: Momentum Pentingnya Dialog dan Merangkul Perbedaan

Menurut Nasaruddin, pemerintah memberikan apresiasi terhadap Yayasan Tahfidz Sulaimaniyah karena telah berkontribusi dalam melahirkan para penghafal Al-Quran dari Indonesia. Terlebih, mereka membiayai sendiri lembaga pendidikannya tersebut dan mengusahakan agar anak-anak Indonesia bisa lanjut di luar negeri melalui program beasiswanya di bidang Al-Quran.

"Karena betul-betul diam-diam, tapi telah melakukan karya besar untuk anak bangsa kita, menghafal Quran, memahami maknanya, bahkan juga memahami nahfu sarafnya Al-Quran. InsyaAllah seperti tadi kita lihat ada pengamalannya, Yayasan Sulaimaniyah ini mencipta anak-anak bangsa yang berprestasi dalam bidang Quran," tuturnya.

Lihat video: TAHUN BARU ISLAM 1448H: Warga Sambut Tahun Baru Islam dengan Semangat!


Nasaruddin menerangkan, ajaran yang dikembangkan yayasan tersebut sama persis dan simetris dengan ajaran umat Islam yang ada di Indonesia. Umat muslim di Indonesia sama-sama sebagai penganut ajaran Al-Sunnah Wal Jamaah sebagaimana ajaran Yayasan Sulaimaniyah sehingga tidak ada problem dari segi teologis.

Terpenting, kata dia, anak-anak Indonesia lulusan yayasan tersebut punya keikhlasan untuk mengabdikan diri menjadi guru di berbagai belahan dunia, termasuk di Indonesia. Maka itu, diharapkan yayasan tersebut terus mencetak lulusan santri dari Indonesia yang berprestasi, lebih banyak, dan lebih besar lagi di masa mendatang.

"Pesan saya kepada anak-anakku yang baru saja di wisuda, amalkanlah ajaran Al-Quran dan kawinkan dengan peradaban dan kearifan lokalnya di Indonesia, maka ini yang kita harapkan. Berjumpa antara kearifan lokal dengan nilai dasar Al-Quran, itu akan melahirkan Indonesia besar, Indonesia besar itu sangat diharapkan," katanya.

Nasaruddin menambahkan, banyaknya pengamalan Al-Qur’an dari para penghafal Al-Qur’an Indonesia, yang mempertemukan nilai dasar Indonesia dengan kearifan lokal, tidak hanya membuat Indonesia lebih besar. Namun, ke depan diharapkan Indonesia menjadi kiblat bagi peradaban dunia Islam modern.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menag: Tahun Baru Islam...
Menag: Tahun Baru Islam 1 Muharram Momentum Transformasi Diri dan Sosial
Waisak 2026, Menag:...
Waisak 2026, Menag: Dharma Menjaga Perdamaian Dunia
Prabowo Salat Iduladha...
Prabowo Salat Iduladha di Paris, Menag: Tetap Ikuti Perkembangan di Istiqlal
Menag Ungkap Banyak...
Menag Ungkap Banyak Non-Muslim Sumbang Hewan Kurban ke Masjid Istiqlal
Masjid Istiqlal Siap...
Masjid Istiqlal Siap Gelar Salat Iduladha: Khatib Prof Hamdan Juhannis, Imam Ahmad Anshoruddin
Nasaruddin Umar: Spirit...
Nasaruddin Umar: Spirit Kiai Wahab Hasbullah Relevan untuk Perkuat Pesantren dan NKRI
Ucapkan Selamat Tahun...
Ucapkan Selamat Tahun Baru 1448 Hijriah, Menag Ajak Umat Jaga Persatuan
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
Menag: Pembubaran Ibadah...
Menag: Pembubaran Ibadah di Bantul Tak Boleh Terulang Lagi
Rekomendasi
AS-Iran Berdamai, Harga...
AS-Iran Berdamai, Harga Minyak Terjun Bebas ke Bawah USD80 per Barel
Gol Messi Bawa Argentina...
Gol Messi Bawa Argentina Unggul atas Aljazair di Babak Pertama
Kasus Andrie Yunus,...
Kasus Andrie Yunus, Koordinator Kontras Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya
Berita Terkini
Mengapa Pendonor Darah...
Mengapa Pendonor Darah Kita Tidak Kembali?
Evita: Ekspor Satu Pintu...
Evita: Ekspor Satu Pintu Harus Jadi Instrumen Hilirisasi, Bukan Ubah Jalur Penjualan
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo Ardianto
Dari SPBU ke Meja Makan:...
Dari SPBU ke Meja Makan: Rantai Dampak Kenaikan BBM terhadap Kesejahteraan
Said Didu ke Presiden...
Said Didu ke Presiden Prabowo: Kawan Bapak Tuh Ada di Luar, Bukan di Dalam
Pesan Said Didu untuk...
Pesan Said Didu untuk Prabowo: Waktu Melakukan Akomodasi Politik Sudah Lewat
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved