Stafsus Menag: Kunjungan Presiden Jerman ke Istiqlal Perkuat Diplomasi Agama RI-Jerman
Jum'at, 12 Juni 2026 - 18:48 WIB
loading...
Staf Khusus Menteri Agama Gugun Gumilar bersama tim Kedutaan Besar Jerman untuk Indonesia berkeliling Masjid Istiqlal pada hari ini, Jumat (12/6/2026). Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Staf Khusus Menteri (Menag) Agama Gugun Gumilar menyebut kunjungan Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier ke Jakarta pada Senin (15/6/2026) akan jadi momentum penting sebagai komitmen Indonesia pada harmoni antaragama. Gugun mengatakan, Katedral Jakarta, Masjid Istiqlal, dan Kementerian Agama kini mengoordinasikan serangkaian program jelang lawatan kenegaraan tersebut.
Agenda itu menyoroti diplomasi agama, toleransi, dan hidup berdampingan secara damai. “Kunjungan ini diharapkan semakin memperkuat hubungan Indonesia-Jerman sekaligus menunjukkan model unik Indonesia dalam dialog, toleransi, dan kerja sama antar komunitas agama yang berbeda sebagai jembatan untuk pemahaman internasional dan perdamaian global,” ujar Gugun.
Baca juga: Vesak Festival 2026, Stafsus Menag Doakan Presiden Prabowo Diberi Kekuatan Memimpin Bangsa
Sebagai persiapan, Gugun bersama tim Kedutaan Besar Jerman untuk Indonesia berkeliling Masjid Istiqlal pada hari ini, Jumat (12/6/2026). Peninjauan dilakukan untuk melihat titik-titik yang akan dikunjungi Presiden Steinmeier dan Ibu Negara.
“Sebuah kehormatan bagi Istiqlal untuk menyambut tamu negara sahabat. Semoga kunjungan ini berjalan lancar dan semakin mempererat persahabatan Indonesia-Jerman serta semangat dialog dan kerja sama antarbangsa,” kata Gugun.
Baca juga: Stafsus Menag Sayangkan Pembubaran Kemah Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar
Kunjungan Presiden Steinmeier dijadwalkan pada Senin (15/6/2026). Selain ke Masjid Istiqlal, lawatan kenegaraan ini juga akan menyentuh agenda kerja sama bilateral RI-Jerman di berbagai sektor.
Agenda itu menyoroti diplomasi agama, toleransi, dan hidup berdampingan secara damai. “Kunjungan ini diharapkan semakin memperkuat hubungan Indonesia-Jerman sekaligus menunjukkan model unik Indonesia dalam dialog, toleransi, dan kerja sama antar komunitas agama yang berbeda sebagai jembatan untuk pemahaman internasional dan perdamaian global,” ujar Gugun.
Baca juga: Vesak Festival 2026, Stafsus Menag Doakan Presiden Prabowo Diberi Kekuatan Memimpin Bangsa
Sebagai persiapan, Gugun bersama tim Kedutaan Besar Jerman untuk Indonesia berkeliling Masjid Istiqlal pada hari ini, Jumat (12/6/2026). Peninjauan dilakukan untuk melihat titik-titik yang akan dikunjungi Presiden Steinmeier dan Ibu Negara.
“Sebuah kehormatan bagi Istiqlal untuk menyambut tamu negara sahabat. Semoga kunjungan ini berjalan lancar dan semakin mempererat persahabatan Indonesia-Jerman serta semangat dialog dan kerja sama antarbangsa,” kata Gugun.
Baca juga: Stafsus Menag Sayangkan Pembubaran Kemah Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar
Kunjungan Presiden Steinmeier dijadwalkan pada Senin (15/6/2026). Selain ke Masjid Istiqlal, lawatan kenegaraan ini juga akan menyentuh agenda kerja sama bilateral RI-Jerman di berbagai sektor.
(shf)
Lihat Juga :