Indonesia Kompeten 2045, Wamenaker Dorong Kampus Perkuat Sertifikasi Kompetensi
Selasa, 09 Juni 2026 - 18:16 WIB
loading...
A
A
A
Afriansyah menuturkan dunia kerja modern membutuhkan lulusan yang tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga mampu menunjukkan kemampuan profesionalnya secara objektif melalui sertifikasi yang diakui.
"Ke depan, perguruan tinggi tidak cukup hanya menghasilkan lulusan yang siap lulus. Perguruan tinggi harus menghasilkan lulusan yang siap bekerja, siap berkarya, siap berwirausaha, dan siap bersaing pada tingkat nasional maupun global," ungkapnya.
Menurut dia, keberadaan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pihak Pertama di lingkungan perguruan tinggi memiliki peran yang sangat strategis dalam menjembatani dunia pendidikan dan dunia kerja.
Komitmen tersebut telah diwujudkan Universitas Mercu Buana melalui keberadaan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) P1 Universitas Mercu Buana yang menjadi wadah sertifikasi kompetensi bagi mahasiswa dan sivitas akademika sesuai bidang keahlian masing-masing. Kehadiran LSP P1 diharapkan mampu meningkatkan daya saing lulusan sekaligus memperkuat keterhubungan antara pendidikan tinggi dan kebutuhan industri.
Ketua LSP Universitas Mercu Buana sekaligus Ketua Panitia MBCN 2026 Haekal Fajri Amrullah mengatakan MBCN 2026 dirancang sebagai forum kolaborasi nasional untuk memperkuat implementasi sertifikasi kompetensi di perguruan tinggi.
"Ke depan, perguruan tinggi tidak cukup hanya menghasilkan lulusan yang siap lulus. Perguruan tinggi harus menghasilkan lulusan yang siap bekerja, siap berkarya, siap berwirausaha, dan siap bersaing pada tingkat nasional maupun global," ungkapnya.
Menurut dia, keberadaan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pihak Pertama di lingkungan perguruan tinggi memiliki peran yang sangat strategis dalam menjembatani dunia pendidikan dan dunia kerja.
Komitmen tersebut telah diwujudkan Universitas Mercu Buana melalui keberadaan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) P1 Universitas Mercu Buana yang menjadi wadah sertifikasi kompetensi bagi mahasiswa dan sivitas akademika sesuai bidang keahlian masing-masing. Kehadiran LSP P1 diharapkan mampu meningkatkan daya saing lulusan sekaligus memperkuat keterhubungan antara pendidikan tinggi dan kebutuhan industri.
Ketua LSP Universitas Mercu Buana sekaligus Ketua Panitia MBCN 2026 Haekal Fajri Amrullah mengatakan MBCN 2026 dirancang sebagai forum kolaborasi nasional untuk memperkuat implementasi sertifikasi kompetensi di perguruan tinggi.
Lihat Juga :