Indonesia Kompeten 2045, Wamenaker Dorong Kampus Perkuat Sertifikasi Kompetensi
Selasa, 09 Juni 2026 - 18:16 WIB
loading...
A
A
A
"MBCN 2026 tidak hanya menghadirkan seminar nasional, tetapi juga rangkaian pelatihan integrasi kurikulum berbasis BNSP yang diikuti 62 peserta dari 36 perguruan tinggi yang berasal dari 13 provinsi di Indonesia. Selain itu, dilaksanakan pula sharing session mengenai penguatan sertifikasi kompetensi sebagai indikator mutu dalam borang akreditasi perguruan tinggi," ujar Haekal.
Secara keseluruhan, MBCN 2026 diikuti 436 peserta yang berasal dari berbagai perguruan tinggi dan institusi pendidikan tinggi di Indonesia. Melalui forum tersebut, Universitas Mercu Buana berupaya memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, lembaga sertifikasi profesi, pemerintah, dan dunia industri guna membangun ekosistem pendidikan tinggi yang semakin adaptif terhadap kebutuhan pasar kerja.
Penyelenggaraan MBCN 2026 sekaligus menegaskan komitmen Universitas Mercu Buana dalam mendukung transformasi pendidikan tinggi berbasis kompetensi. Melalui penguatan sertifikasi kompetensi, perguruan tinggi diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi yang terverifikasi dan diakui dunia kerja sebagai modal penting menuju Indonesia Kompeten 2045.
Secara keseluruhan, MBCN 2026 diikuti 436 peserta yang berasal dari berbagai perguruan tinggi dan institusi pendidikan tinggi di Indonesia. Melalui forum tersebut, Universitas Mercu Buana berupaya memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, lembaga sertifikasi profesi, pemerintah, dan dunia industri guna membangun ekosistem pendidikan tinggi yang semakin adaptif terhadap kebutuhan pasar kerja.
Penyelenggaraan MBCN 2026 sekaligus menegaskan komitmen Universitas Mercu Buana dalam mendukung transformasi pendidikan tinggi berbasis kompetensi. Melalui penguatan sertifikasi kompetensi, perguruan tinggi diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi yang terverifikasi dan diakui dunia kerja sebagai modal penting menuju Indonesia Kompeten 2045.
(jon)
Lihat Juga :