Majelis Etik Ungkap Hery Susanto Perintahkan Pegawai Ombudsman Tak Sentuh Program MBG

Senin, 08 Juni 2026 - 17:46 WIB
loading...
Majelis Etik Ungkap...
Ketua Majelis Etik Ombudsman Jimly Asshiddiqie mengungkap Hery Susanto memberi perintah pada pegawai Ombudsman RI untuk tak menyentuh program Makan Bergizi Gratis (MBG). Foto: Sindonews
A A A
JAKARTA - Ketua Majelis Etik Ombudsman Jimly Asshiddiqie mengungkap Hery Susanto memberi perintah pada pegawai Ombudsman RI untuk tak menyentuh program Makan Bergizi Gratis (MBG). Tindakan Hery telah di luar batas lantaran merenggut indepedensi Ombudsman.

Hal itu diungkapkan Jimly saat jumpa pers yang menerbitkan sanksi berat berupa PTDH terhadap Hery di Kantor Ombudsman RI, Jakarta Selatan, Senin (8/6/2026). Instruksi itu menjadi fakta sidang etik yang telah berkekuatan hukum tetap.

Baca juga: Tangis Nanik S Deyang Pecah setelah Dilantik Prabowo sebagai Kepala BGN

“Nah, ini hubungan dengan pemerintah, ORI dengan pemerintah ini independen, misalnya ada arahan dari HS (Hery Susanto) yang kita berhentikan ini, bahwa untuk program MBG jangan disentuh. Jadi selama periode yang lalu itu, MBG tidak boleh disentuh. Ini kan kurang ajar,” ujar Jimly.

Pelaksanaan dan tata kelola MBG harus tetap diawasi meskipun program prioritas Presiden Prabowo Subianto. “Lha buktinya sekarang pimpinan MBG ditangkap, jadi tersangka. Itu artinya ada masalah dalam tata kelola,” katanya.

Meski demikian, Ombudsman harus independen. Menurutnya, tindakan Hery yang memberi instruksi agar tak selidiki MBG tak patut.

“Itu arahan HS kepada staf. Staf terbuka sama kita. Ini harus dibuka untuk kepentingan umum, enggak boleh dirahasiakan walaupun kami tidak tulis di putusan. Tapi ini perlu saya sampaikan, ada kejadian kayak begitu,” ujarnya.

“Bayangkan saudara ya Allah, urusan MBG ini enggak boleh diawas-awasi. Itulah ciri budaya kerja kita di birokrasi, feodal. Gara-gara ada program nasional ini, Bapak Presiden kita sangat semangat, akhirnya enggak pada berani, mingkem semua, enggak berani mengawasi. Tidak boleh begitu,” sambungnya.

Jimly menambahkan pengawasan terhadap tata kelola sebuah program merupakan roh indepedensi Ombudsman. “Jadi saya ungkap ini. Ini kasus penting, apalagi kepala BGN-nya kan sudah tersangka. Ada tiga orang. Jadi kita enggak bisa tutup-tutupi lagi, tapi ini jadi pelajaran ke depan. Jangan lagi ada kayak gini. Mau program apa kek dari presiden, presiden tuh semangat idenya bagus, idenya mulia, tapi implementasinya kan harus diawasi. Jangan dibiarin,” ungkapnya.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mendikdasmen Abdul Muti:...
Mendikdasmen Abdul Mu'ti: Sebagian Besar Murid Berharap Program MBG Dilanjutkan
Pemerintah Evaluasi...
Pemerintah Evaluasi Program Prioritas, Bakom RI: Waspadai Disinformasi
Tepis Ada Pembagian...
Tepis Ada Pembagian Keuntungan Program MBG ke Presiden, Kepala BGN: Hoaks
MBG Perlu Dilanjutkan...
MBG Perlu Dilanjutkan dengan Evaluasi, Perbaikan Tata Kelola, dan Efisiensi Anggaran
Kejagung Ungkap Siasat...
Kejagung Ungkap Siasat Curang Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Dugaan Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Dukung Program MBG,...
Dukung Program MBG, Wali Kota Tangsel: Gizi Anak Jadi Prioritas Pembangunan SDM
Misteri Garasi Dadan...
Misteri Garasi Dadan Hindayana: Setengah Abad Usianya, Modis dan Estetik Mobilnya
Rekomendasi
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Jadwal Piala Dunia 2026:...
Jadwal Piala Dunia 2026: Jerman vs Curacao, Belanda Ditantang Jepang
Berita Terkini
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Denny JA Sebut Algoritma...
Denny JA Sebut Algoritma Lahirkan Kelas Baru Pekerja Digital yang Rentan
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Noel Divonis 4,5 Tahun...
Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara, KPK Tidak Ajukan Banding
Infografis
10 Pesawat Tempur Paling...
10 Pesawat Tempur Paling Laku di Pasaran, Juaranya Tak Terduga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved