Pangkormar Letjen TNI Mar Endi Supardi Pimpin Sertijab Dandenjaka
Senin, 08 Juni 2026 - 06:22 WIB
loading...
Pangkormar Letjen TNI (Mar) Endi Supardi memimpin sertijab kepemimpinan Komandan Pasukan Khusus Anti Teror Aspek Laut atau Detasemen Jalamangkara (Dandenjaka) TNI Angkatan Laut. Foto/Pen Marinir
A
A
A
JAKARTA - Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letnan Jenderal TNI (Mar) Endi Supardi memimpin acara serah terima jabatan (sertijab) kepemimpinan Komandan Pasukan Khusus Anti Teror Aspek Laut atau Detasemen Jalamangkara ( Dandenjaka ) TNI Angkatan Laut. Upcara tersebut digelar di Gedung Aminullah Ibrahim Kesatrian Marinir Hartono Cilandak Jakarta Selatan, Kamis, 4 Juni 2026.
“Pergantian komandan pasukan elite Indonesia ini berdasarkan Surat Keputusan Panglima Tentara Nasional Indonesia Nomor Kep/486/III/2026,” bunyi keterangan resmi di laman IG Marinir, Senin (8/6/2026).
Berdasarkan keputusan tersebut, Kolonel Marinir Rino Rianto yang sebelumnya menjabat Komandan Detasemen Jalamangkara menyerahkan tugas dan jabatannya kepada Panglima Korps Marinir, selanjutnya Kolonel Marinir Rino Rianto mendapat kepercayaan mengemban jabatan baru sebagai Wakil Komandan Pasmar 1 berpangkat Brigadir Jenderal TNI Marinir.
Baca juga: Cerita Komandan Denjaka Ditelepon Prabowo Selamatkan Kapal Eks Danjen Kopassus Mogok di Selat Sunda
Pergantian kepemimpinan tersebut merupakan bagian dari pembinaan personel dan regenerasi organisasi guna menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas satuan.
Rangkaian upacara diawali penghormatan pasukan, pembacaan surat keputusan Panglima, pelaksanaan serah terima jabatan, penanggalan tanda jabatan dan tongkat komando, hingga penandatanganan berita acara serta foto bersama.
Lihat video: Pasmar II Korps Marinir AL Gelar Pembinaan Siap Tempur
Dalam amanatnya, Pangkormar menegaskan Detasemen Jalamangkara merupakan satuan khusus antiteror aspek laut yang memiliki kemampuan operasi khusus untuk menghadapi berbagai ancaman terhadap keamanan dan kedaulatan negara di wilayah maritim.
“Sebagai salah satu pasukan elite TNI Angkatan Laut, Denjaka dituntut selalu siap digerakkan dalam waktu singkat untuk melaksanakan operasi antiteror, antisabotase, operasi klandestin, maupun tugas-tugas khusus lainnya sesuai kebijakan Panglima TNI, tegas Panglima Korps Marinir,”.
Pangkormar juga menekankan keberadaan Denjaka harus mampu menjadi jawaban atas ancaman terorisme yang terus berkembang. Karena itu, setiap prajurit Denjaka dituntut untuk terus meningkatkan kemampuan, keterampilan, serta memanfaatkan perkembangan teknologi.
“Pergantian komandan pasukan elite Indonesia ini berdasarkan Surat Keputusan Panglima Tentara Nasional Indonesia Nomor Kep/486/III/2026,” bunyi keterangan resmi di laman IG Marinir, Senin (8/6/2026).
Berdasarkan keputusan tersebut, Kolonel Marinir Rino Rianto yang sebelumnya menjabat Komandan Detasemen Jalamangkara menyerahkan tugas dan jabatannya kepada Panglima Korps Marinir, selanjutnya Kolonel Marinir Rino Rianto mendapat kepercayaan mengemban jabatan baru sebagai Wakil Komandan Pasmar 1 berpangkat Brigadir Jenderal TNI Marinir.
Baca juga: Cerita Komandan Denjaka Ditelepon Prabowo Selamatkan Kapal Eks Danjen Kopassus Mogok di Selat Sunda
Pergantian kepemimpinan tersebut merupakan bagian dari pembinaan personel dan regenerasi organisasi guna menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas satuan.
Rangkaian upacara diawali penghormatan pasukan, pembacaan surat keputusan Panglima, pelaksanaan serah terima jabatan, penanggalan tanda jabatan dan tongkat komando, hingga penandatanganan berita acara serta foto bersama.
Lihat video: Pasmar II Korps Marinir AL Gelar Pembinaan Siap Tempur
Dalam amanatnya, Pangkormar menegaskan Detasemen Jalamangkara merupakan satuan khusus antiteror aspek laut yang memiliki kemampuan operasi khusus untuk menghadapi berbagai ancaman terhadap keamanan dan kedaulatan negara di wilayah maritim.
“Sebagai salah satu pasukan elite TNI Angkatan Laut, Denjaka dituntut selalu siap digerakkan dalam waktu singkat untuk melaksanakan operasi antiteror, antisabotase, operasi klandestin, maupun tugas-tugas khusus lainnya sesuai kebijakan Panglima TNI, tegas Panglima Korps Marinir,”.
Pangkormar juga menekankan keberadaan Denjaka harus mampu menjadi jawaban atas ancaman terorisme yang terus berkembang. Karena itu, setiap prajurit Denjaka dituntut untuk terus meningkatkan kemampuan, keterampilan, serta memanfaatkan perkembangan teknologi.
(cip)
Lihat Juga :