Qurban Incorporated: Menyatukan Ibadah, Menyebarkan Keadilan

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:46 WIB
loading...
Qurban Incorporated:...
Zainal Abidin, Executive Director MAI Foundation MIT Sloan IDEAS Asia Pacific Fellow. Foto/istimewa
A A A
Zainal Abidin
Executive Director MAI Foundation MIT Sloan IDEAS Asia Pacific Fellow

SETIAP Iduladha, jutaan umat Islam Indonesia menyembelih hewan qurban dengan semangat keagamaan yang tinggi. Namun di balik semangat itu, ada kenyataan sosial yang kerap luput dari sorotan: daging qurban menumpuk di kota-kota besar, sementara wilayah-wilayah pelosok tak tersentuh distribusi dagingnya. Qurban telah menjadi ibadah yang nyaring di kota, tetapi sayup-sayup sampai di desa.

Potensinya sesungguhnya luar biasa. Tahun 2025, nilai transaksi qurban nasional diproyeksikan mencapai Rp27,1 triliun dari sekitar 1,92 juta pekurban, menghasilkan lebih dari 101 ribu ton daging. Namun angka besar itu belum menyentuh akar masalah. Data menunjukkan satu persen penduduk terkaya mengonsumsi 4,7 kg daging kambing dan sapi per kapita per tahun, sementara satu persen termiskin hanya 0,009 kg — selisih 517 kali lipat. Ini bukan salah angka. Ini masalah sistem.

Dua Luka di Dua Ujung Rantai

Otto Scharmer menyebut kesenjangan antara niat baik dan dampak nyata sebagai intention-impact gap. Niat pekurban tulus. Tapi sistem yang menampung niat itu bocor — dan luka terjadi di dua ujung sekaligus.

Di hilir: sebanyak 90,91 juta mustahik prioritas tersebar di desa-desa terpencil, wilayah rawan stunting, dan kantong kemiskinan yang tak terjangkau logistik distribusi qurban konvensional. Mereka lapar akan gizi bukan secara simbolik, tapi secara literal.

Di hulu: peternak rakyat yang seharusnya paling menikmati musim qurban justru semakin terdesak. Dalam sepuluh tahun terakhir, jumlah peternak turun drastis, populasi ternak menyusut, dan usaha ternak semakin tidak menarik bagi generasi muda. Seekor sapi yang dibesarkan selama dua belas bulan dijual dengan harga yang ditentukan makelar, jauh sebelum Iduladha tiba, karena peternak tidak punya pilihan lain.

Kenaikan harga hewan qurban yang setiap tahun ramai diberitakan? Itu rezeki pedagang sebagai price maker, bukan peternak yang cuma jadi price taker. Sistem ini timpang bukan karena ada orang jahat di dalamnya — tapi karena tidak ada yang merancangnya dengan sadar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemenag Catat 2 Juta...
Kemenag Catat 2 Juta Hewan Kurban Senilai Rp18,28 Triliun Dipotong saat Iduladha
Kurban dan Pembangunan
Kurban dan Pembangunan
Sapi Kurban Banpres...
Sapi Kurban Banpres Prabowo Dibiayai APBN, Ulama NU Sebut Sah Menurut Fikih
Masjid Dekat Rumah Amien...
Masjid Dekat Rumah Amien Rais Dapat Kiriman Sapi Kurban dari Pak TIW saat Iduladha
Aliyah Rizq Raih Pengakuan...
Aliyah Rizq Raih Pengakuan Asean dan Asia Records lewat Asia Mega Qurban 2026
Jazuli Juwaini Ajak...
Jazuli Juwaini Ajak Umat Maknai Haji dan Kurban sebagai Penguatan Spiritual dan Sosial
Gerakan Kurbanlah Salurkan...
Gerakan Kurbanlah Salurkan Hewan Kurban untuk 3.000 Keluarga di Aceh
Lewat Program TJSL,...
Lewat Program TJSL, IFG Life Salurkan Hewan Kurban untuk Masyarakat
Libur Panjang Iduladha...
Libur Panjang Iduladha Berakhir, 199 Ribu Kendaraan Kembali ke Jabotabek
Rekomendasi
FA Simpan Tiket Murah...
FA Simpan Tiket Murah Piala Dunia 2026 untuk Fans Inggris
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Jaring Talenta Pelaut Muda Perkuat Distribusi Energi Nasional
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan...
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan Bubarkan Diri, Polisi Bersihkan Sampah di Depan Gedung DPR
Berita Terkini
Prabowo Bertemu Menlu...
Prabowo Bertemu Menlu Qatar di Istana Merdeka, Ini Tiga Poin yang Dibahas
Sekjen GMNI Serukan...
Sekjen GMNI Serukan Gotong Royong dan Persatuan Nasional
BGN Stop Penyaluran...
BGN Stop Penyaluran MBG selama Libur Sekolah
Agustina Arumsari Ditunjuk...
Agustina Arumsari Ditunjuk Jadi Juru Bicara BGN
Fuad Hasan Absen karena...
Fuad Hasan Absen karena Kondisi Kesehatan, KPK Minta Bukti
Prabowo Ungkap Indonesia...
Prabowo Ungkap Indonesia Ingin Perluas Peluang WNI Kerja di Jerman
Infografis
Besaran Biaya Ibadah...
Besaran Biaya Ibadah Haji Tahun 2024 Setiap Embarkasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved