RUU Satu Data Indonesia Bisa Atasi Bansos Salah Sasaran
Minggu, 24 Mei 2026 - 08:44 WIB
loading...
A
A
A
"Contoh yang paling konkret adalah ketika kita menghadapi bencana, ada bantuan sosial dari masyarakat, itu selalu ada masalah. Ada masyarakat yang merasa bahwa dia punya hak, tidak dapat haknya," ujarnya
Politikus Partai Golkar ini menyebut persoalan data juga kerap muncul dalam pelaksanaan pemilu maupun pilkada. Karena itu, Doli mendorong agar RUU Satu Data Indonesia segera diwujudkan untuk menghadirkan basis data kependudukan yang terintegrasi.
"Dengan adanya Undang-Undang Satu Data Indonesia ini, kita sudah punya sistem database kependudukan, semua data yang terintegrasi dan sistematis," ujarnya.
Doli menilai perlu adanya lembaga atau institusi yang memiliki tanggung jawab khusus dalam pengelolaan data nasional agar sinkronisasi data pusat dan daerah dapat berjalan lebih baik.
Hal senada disampaikan anggota Baleg DPR RI Firman Soebagyo. Firman mengatakan, pemerintah daerah selama ini mengalami kesulitan saat menjalankan program bantuan sosial akibat data yang tidak valid.
Politikus Partai Golkar ini menyebut persoalan data juga kerap muncul dalam pelaksanaan pemilu maupun pilkada. Karena itu, Doli mendorong agar RUU Satu Data Indonesia segera diwujudkan untuk menghadirkan basis data kependudukan yang terintegrasi.
"Dengan adanya Undang-Undang Satu Data Indonesia ini, kita sudah punya sistem database kependudukan, semua data yang terintegrasi dan sistematis," ujarnya.
Doli menilai perlu adanya lembaga atau institusi yang memiliki tanggung jawab khusus dalam pengelolaan data nasional agar sinkronisasi data pusat dan daerah dapat berjalan lebih baik.
Hal senada disampaikan anggota Baleg DPR RI Firman Soebagyo. Firman mengatakan, pemerintah daerah selama ini mengalami kesulitan saat menjalankan program bantuan sosial akibat data yang tidak valid.
Lihat Juga :