PKS Tekankan Peran Perempuan dalam Penguatan Ekonomi Keluarga dan Nasional
Jum'at, 22 Mei 2026 - 15:55 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut Eko menuturkan, konsumsi rumah tangga masih menjadi penopang terbesar perekonomian nasional dengan kontribusi sekitar 60 hingga 65 persen. Maka itu, perempuan memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi bangsa.
“Kalau kita melihat data, konsumsi rumah tangga menjadi penyumbang terbesar ekonomi nasional. Artinya, jika ibu-ibu tidak berbelanja selama seminggu saja, maka perekonomian nasional bisa terganggu,” imbuhnya.
Dia melihat perempuan hari ini tidak hanya berperan dalam mengelola rumah tangga, tetapi juga banyak yang ikut membantu menopang ekonomi keluarga. Dikatakannya bahwa ketika perempuan bergerak di bidang ekonomi, dampaknya tidak hanya dirasakan secara pribadi, tetapi juga oleh seluruh anggota keluarga.
“Kalau ibu-ibu bergerak di bidang ekonomi, bukan hanya dirinya yang terbantu, tetapi seluruh keluarganya ikut terselamatkan,” jelasnya.
Dia pun memaparkan data Kementerian Sosial terkait jumlah UMKM di Indonesia pada = 2025 yang mencapai sekitar 65,5 juta unit usaha. Jumlah itu dianggap sangat besar karena mampu menyerap sekitar 97 persen tenaga kerja nasional.
“Kalau kita melihat data, konsumsi rumah tangga menjadi penyumbang terbesar ekonomi nasional. Artinya, jika ibu-ibu tidak berbelanja selama seminggu saja, maka perekonomian nasional bisa terganggu,” imbuhnya.
Dia melihat perempuan hari ini tidak hanya berperan dalam mengelola rumah tangga, tetapi juga banyak yang ikut membantu menopang ekonomi keluarga. Dikatakannya bahwa ketika perempuan bergerak di bidang ekonomi, dampaknya tidak hanya dirasakan secara pribadi, tetapi juga oleh seluruh anggota keluarga.
“Kalau ibu-ibu bergerak di bidang ekonomi, bukan hanya dirinya yang terbantu, tetapi seluruh keluarganya ikut terselamatkan,” jelasnya.
Dia pun memaparkan data Kementerian Sosial terkait jumlah UMKM di Indonesia pada = 2025 yang mencapai sekitar 65,5 juta unit usaha. Jumlah itu dianggap sangat besar karena mampu menyerap sekitar 97 persen tenaga kerja nasional.
Lihat Juga :