9 WNI Relawan Global Sumud Flotilla Dipukul hingga Disetrum Israel, DPR: Melewati Batas Kepantasan dan Kemanusiaan

Jum'at, 22 Mei 2026 - 14:48 WIB
loading...
9 WNI Relawan Global...
Kepala Perwakilan Konjen RI di Istanbul, Darianto Harsono menyambut sembilan WNI yang tergabung dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0. Foto: IG @menluri
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi I DPR Syamsu Rizal menyoroti tindakan tentara Israel yang menyiksa sembilan WNI yang tergabung dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0. Menurutnya, tindakan tentara Israel telah melewati batas kepantasan dan kemanusiaan.

"Perlakuan tentara Israel 'melewati batas,' batas kepantasan juga kemanusiaan dan sudah berulang-ulang," ujar Syamsu saat dihubungi, Jumat (22/5/2026).

Kendati demikian, Deng Ical, sapaan akrabnya, menyarankan pemerintah untuk menggalang dukungan bersama negara sahabat untuk mengutuk tindakan Israel. “Menggalang dukungan bersama antarnegara untuk menciptakan opini publik dan dukungan sosial untuk mengutuk tindakan Israel,” ujar Deng Ical.

Baca juga: 9 WNI yang Ditahan Israel Alami Kekerasan Ditendang, Dipukul, hingga Disetrum



Selain itu, Deng Ical juga menyarankan Pemerintah untuk menggalang kesepakatan guna membawa masalah ini ke ICC sambil mendorong kemerdekaan Palestina.

“Hasil yang diharapkan ada ketetapan Mahkamah Internasional untuk menghukum tentara Israel dan menyatakan sebagai kejahatan perang atau kejahatan terhadap kemanusiaan, bukan hanya pemimpin Israel tapi juga personel tentara, berarti ada penyelidikan terbuka,” tegasnya.

Di sisi lain, Deng Ical juga mendorong kasus intimidasi 9 WNI oleh tentara Israel ini ke pengadilan AdHoc HAM. "Hasilnya bisa menguatkan sentimen global dan menjadi tekanan internasional, sekaligus masukan bagi mahkamah internasional," pungkasnya.

Sebelumnya, Konsul Jenderal (Konjen) RI di Istanbul, Turki, Darianto Harsono telah menyambut sembilan WNI yang tergabung dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 usai diculik Israel di perairan internasional. Dia menyampaikan para WNI dalam kondisi sehat.

"Kami Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Istanbul alhamdulillah hari ini bersama-sama sembilan saudara-saudari kita yang bergabung dalam misi GSF, telah bersama kami dalam kondisi sehat walafiat," ujar Darianto dalam video yang diposting Menlu Sugiono di Instagram, Jumat (22/5/2026).

Darianto mengungkapkan, para WNI mengalami kekerasan fisik selama diculik dan ditahan oleh militer Israel seperti ditendang, dipukul hingga disetrum. "Walaupun mereka selama tiga-empat hari mengalami kekerasan fisik ada yang ditendang, dipukul, ataupun disetrum," ungkapnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KPK Cecar Anggota DPR...
KPK Cecar Anggota DPR Nabil Husein soal Aliran Uang Produksi Batu Bara
DPR: Swasembada Migas...
DPR: Swasembada Migas Sama Pentingnya dengan Swasembada Pangan
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
DPR Desak Negara Tindak...
DPR Desak Negara Tindak Keras Tanpa Kompromi Judi Online dan Teror Pinjol
Evita: Ekspor Satu Pintu...
Evita: Ekspor Satu Pintu Harus Jadi Instrumen Hilirisasi, Bukan Ubah Jalur Penjualan
ART asal Indonesia Dianiaya...
ART asal Indonesia Dianiaya di Malaysia, DPR Minta Kemlu Lobi agar Pelaku Dihukum Berat
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Rekomendasi
Leopard Aesthetics yang...
Leopard Aesthetics yang Menggigit: Lepas E4 EV Buktikan SUV Listrik Bisa Elegan Tanpa Radikal
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Sekolah Garda Terdepan...
Sekolah Garda Terdepan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Belajar
Berita Terkini
Didakwa Terima Suap...
Didakwa Terima Suap Rp4,8 Miliar, Hery Susanto Tak Ajukan Eksepsi
Jaksa Ungkap Nama Samaran...
Jaksa Ungkap Nama Samaran Hery Susanto, Ada John Lennon 07 hingga Komandante
3 Fakta Terbaru Kasus...
3 Fakta Terbaru Kasus Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Batal Ajukan Gugatan Praperadilan
Singgung Perbedaan Pandangan,...
Singgung Perbedaan Pandangan, Dudung Ajak Purnawirawan TNI-Polri Jaga Persatuan
Gita Wirjawan: Integritas...
Gita Wirjawan: Integritas Harus Jadi Prioritas Memilih Pemimpin
KPK Periksa Eks Sekjen...
KPK Periksa Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono sebagai Tersangka Kasus Gratifikasi
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved