Tanwir II Pemuda Muhammadiyah Dorong Kader Rebut Ruang Strategis Bangsa

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:20 WIB
loading...
Tanwir II Pemuda Muhammadiyah...
Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dzulfikar Ahmad Tawalla dalam pembukaan Tanwir II Pemuda Muhammadiyah 2026 di Denpasar, Bali yang digelar Kamis hingga Sabtu (21-23/5/2026). Foto/Ist
A A A
DENPASAR - Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah menggelar Tanwir II Pemuda Muhammadiyah 2026 yang dilaksanakan di Denpasar, Bali pada Kamis hingga Sabtu (21-23/5/2026). Forum ini merupakan refleksi serta evaluasi agenda strategis organisasi, perumusan sikap terhadap isu kebangsaan dan keumatan, hingga persiapan menuju Muktamar Pemuda Muhammadiyah mendatang.

Mengusung tema besar 'Bertumbuh dan Mengakar Untuk Indonesia Jaya', Tanwir II menjadi momentum konsolidasi arah gerakan Pemuda Muhammadiyah dalam menghadapi tantangan sosial, politik, ekonomi, dan transformasi generasi muda Indonesia.

Baca juga: Pemuda Muhammadiyah Imbau DPR Dengarkan Aspirasi Rakyat

Pembukaan Tanwir II Pemuda Muhammadiyah 2026 dibuka oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bersama Sekretaris Umum PP Muhammadiyah sekaligus Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti, serta didampingi oleh Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dzulfikar Ahmad Tawalla yang juga menjabat sebagai Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia.



Selain itu juga hadir Ketua KPU Mochammad Afifuddin, Wakil Ketua MPR Abcandra Muhammad Akbar, Gubernur Bali Wayan Koster, dan para ketua organisasi kepemudaan lintas iman, akademisi, serta perwakilan kader dari seluruh wilayah tanah air.

Kehadiran berbagai unsur tersebut menegaskan posisi Pemuda Muhammadiyah sebagai salah satu kekuatan strategis generasi muda dalam merawat demokrasi, memperkuat dialog kebangsaan, dan menjaga semangat persatuan Indonesia.

Baca juga: Pemuda Muhammadiyah Gelar Pelatihan Nasional Dai Muda Penggerak Desa di Yogyakarta

Dzulfikar Ahmad Tawalla yang akrab disapa Fikar itu menegaskan bahwa Pemuda Muhammadiyah tidak boleh kehilangan akar sosialnya di tengah perubahan zaman.

"Jangan sampai organisasi sibuk membangun panggung, tapi lupa membangun kader. Kita tidak butuh gerakan yang hanya ramai di media sosial, tetapi sepi di cabang dan ranting. Pemuda Muhammadiyah harus mengakar ke bawah, hadir di denyut persoalan anak muda, masuk ke kampus, desa, masjid, komunitas, dan ruang-ruang tempat rakyat sedang berjuang menghadapi hidup,” ujar Fikar dalam pidato pembukaan Tanwir II Pemuda Muhammadiyah 2026 di Denpasar, Kamis (21/5/2026).

Ia menilai bahwa tantangan generasi muda hari ini bukan hanya soal lapangan pekerjaan dan pendidikan, tetapi juga krisis arah, ketimpangan akses, dan hilangnya keberanian moral dalam ruang publik. Karena itu, Pemuda Muhammadiyah harus bertumbuh dengan orientasi yang jelas dan berdampak.

“Bertumbuh bukan sekadar memperbanyak struktur atau seremonial. Bertumbuh itu ketika kader punya kapasitas, punya keberanian berpikir, dan mampu merebut ruang strategis bangsa. Kita ingin Pemuda Muhammadiyah melahirkan intelektual, penggerak sosial, entrepreneur, politisi, dan pemimpin masa depan yang tetap berpihak pada rakyat dan nilai Islam berkemajuan.”

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa Pemuda Muhammadiyah harus berani keluar dari zona nyaman organisasi dan masuk ke arena perubahan sosial yang nyata.

"Kalau anak muda hanya jadi penonton perubahan, kita akan tertinggal. Pemuda Muhammadiyah harus menjadi kekuatan yang membaca zaman sekaligus mempengaruhi arah peradaban. Mengakar ke bawah supaya paham realitas rakyat, dan bertumbuh ke depan supaya mampu memimpin Indonesia. Itu spirit Tanwir kali ini.”

Pada momentum pembukaan Tanwir II ini, PP Pemuda Muhammadiyah juga meluncurkan buku Negarawan Muda Indonesia karya Dzulfikar Ahmad Tawalla. Buku tersebut lahir dari kegelisahan atas semakin jauhnya politik dari etika pengabdian serta minimnya ruang kaderisasi kepemimpinan yang berpihak pada rakyat dan gagasan kebangsaan.

Dalam pengantarnya, Fikar menilai bahwa generasi muda hari ini membutuhkan lebih banyak teladan keberanian moral dibanding sekadar popularitas politik. Negarawan Muda Indonesia ditulis sebagai refleksi sekaligus ajakan agar anak muda tidak alergi terhadap politik, tetapi justru hadir membawa integritas, gagasan, dan keberpihakan sosial di tengah krisis keteladanan publik.

Sebagai organisasi otonom Persyarikatan Muhammadiyah, Pemuda Muhammadiyah menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat dakwah persyarikatan di berbagai lini kehidupan, mulai dari pendidikan, sosial, ekonomi, kebudayaan, hingga kebangsaan.

Dia menegaskan, melalui Tanwir II ini Pemuda Muhammadiyah ingin memastikan bahwa gerakan dakwah Islam berkemajuan tetap relevan dengan tantangan zaman sekaligus membumi di tengah kebutuhan masyarakat.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Konsolidasi Nasional,...
Konsolidasi Nasional, KNPI Gandeng Pemuda dan Mahasiswa Gelar Aksi Dukung Prabowo
Kader Muhammadiyah Uji...
Kader Muhammadiyah Uji Penetapan Awal Bulan Hijriah oleh Menag ke MK
Kolaborasi Generasi...
Kolaborasi Generasi Muda Jadi Penggerak Perubahan Lingkungan
Sari Yuliati Terpilih...
Sari Yuliati Terpilih sebagai Ketum PPK Kosgoro 1957 Periode 2026-2031
Panitia Mubes Kosgoro...
Panitia Mubes Kosgoro 1957 Terima Dokumen Lengkap Caketum La Ode Safiul Akbar
Muktamar XIX Pemuda...
Muktamar XIX Pemuda Muhammadiyah, Affandi Komitmen Tingkatkan Kapasitas Intelektual
Banyuwangi Kota Pembuka...
Banyuwangi Kota Pembuka Satu Indonesia Awards 2026, Bupati: SDM Kunci Kemajuan Daerah
Pemilu 2029 Didominasi...
Pemilu 2029 Didominasi Pemilih Muda, PKB Jabar Siapkan Ribuan Pengurus Muda
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
Rekomendasi
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
Timnas Amerika Serikat...
Timnas Amerika Serikat Dapat Jalur Relatif Mudah ke Semifinal Piala Dunia 2026
Dorong SDM Unggul, IWIP-WBN...
Dorong SDM Unggul, IWIP-WBN Gandeng LPDP Kirim Mahasiswa ke China
Berita Terkini
Bukan Sekadar Insinyur,...
Bukan Sekadar Insinyur, Alumni ITS Didorong Kuasai Kepemimpinan dan Finansial
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan,...
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan, Relawan Jokowi: Ini Bukan Akhir dari Segalanya
Hadapi Masa Depan yang...
Hadapi Masa Depan yang Tak Pasti, Mahasiswa Diajarkan Kepemimpinan, Inovasi, dan Talenta Digital
APHI Dorong Pemegang...
APHI Dorong Pemegang PBPH Manfaatkan Permenhut untuk Kembangkan Proyek Karbon
Ade Darmawan Minta Jaksa...
Ade Darmawan Minta Jaksa Tolak Segala Intervensi di Kasus Ijazah Jokowi
Nostalgia dengan Fotografi...
Nostalgia dengan Fotografi Analog, Lomography Kini Hadir di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved