Kritik dalam Film Pesta Babi Jadi Bahan Evaluasi Pembangunan di Papua

Selasa, 19 Mei 2026 - 21:41 WIB
loading...
A A A
"Tapi kami juga melihat mungkin narasi dari sisi pilihan bahasa, kemudian angle-nya, kemudian pilihan orang diwawancara, yang memang kami melihat tidak ada satu segmen dari pemerintah," katanya.

Dalam kesempatan itu, Velix mengakui terdapat sejumlah fakta dalam film yang dapat menjadi masukan bagi pemerintah, termasuk terkait pendekatan sosial dan humanis dalam pembangunan Papua.

"Ini menjadi fakta yang harus kita lihat sebagai sebuah masukan bagi pemerintah dalam semua konteks, apakah ekonomi, kemudian kerangka politik, hubungan kebangsaan, cara pendekatan sosial dan humanis," ujarnya.

Di sisi lain, Velix menegaskan pemerintah juga memiliki agenda percepatan pembangunan Papua yang disebut berbasis pendekatan budaya dan kewilayahan. Velix menyebut pemerintahan Prabowo Subianto mengedepankan pendekatan masyarakat adat dalam pembangunan Papua, termasuk melalui kebijakan pembentukan enam provinsi dan penerbitan Peraturan Presiden Nomor 107 Tahun 2024.

"Pemerintah, Bapak Presiden Prabowo Subianto memberikan, mengutamakan cara pendekatan budaya, masyarakat adat dalam konteks agenda percepatan pembangunan," katanya.

Di acara yang sama, aktivis perempuan dan kemanusiaan Musdah Mulia menyebut film Pesta Babi merupakan menggambarkan semacam gunung es dari fakta yang ada.
Kritik dalam Film Pesta Babi Jadi Bahan Evaluasi Pembangunan di Papua

Musdah Mulia. Foto/Tangkapan layar iNews
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SPI Jadi yang Pertama...
SPI Jadi yang Pertama Beri Naskah Analisis RUU Advokat ke Pemerintah
Akui Program Pemerintah...
Akui Program Pemerintah Banyak Kekurangan, Wapres Gibran: Kita Perbaiki Bersama
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Pengamat UGM: Tak Bisa Ditahan Lagi Pemerintah
MUI Desak Pemerintah-DPR...
MUI Desak Pemerintah-DPR Rumuskan Regulasi Soal LGBT: Harus Lebih Berat dari Perzinaan!
Semangat Otsus Harus...
Semangat Otsus Harus Tercermin dalam Desain Politik Papua
Perlindungan Warga Sipil...
Perlindungan Warga Sipil Jadi Kunci Keberlanjutan Pembangunan Papua
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
Rekomendasi
Disambut Antusias! 86...
Disambut Antusias! 86 SD Ikuti Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok
Persaingan Ketat! 86...
Persaingan Ketat! 86 Peserta Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok Berebut Tiket ke Jakarta
Membangun Revolusi Pembiayaan...
Membangun Revolusi Pembiayaan Sosial Nasional Tanpa Membebani APBN
Berita Terkini
Asfinawati: Ujaran Kebencian...
Asfinawati: Ujaran Kebencian dalam HAM Menyangkut Ras hingga Agama Bukan Orang per Orang
UBK Keluarkan 9 Poin...
UBK Keluarkan 9 Poin Pernyataan usai Ketua BEM FH Abdimaludin Terima Uang Rp20 Juta
Haul Akbar Ploso, Gus...
Haul Akbar Ploso, Gus Muhaimin: Jangan Hanya Menonton, Santri Harus Jadi Solusi Bangsa
Tiyo UGM Dilaporkan...
Tiyo UGM Dilaporkan ke Polisi, Ray Rangkuti: Harusnya Orang Jahat yang Dihukum Bukan yang Berpikir
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke PN Jakarta Timur
Berkas Perkara 3 Pejabat...
Berkas Perkara 3 Pejabat Bea Cukai Dilimpahkan ke Pengadilan, Segera Disidang
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved